Connect with us

pemilu 2019

Surya Paloh Tepis Fitnah Tentang Jokowi

Published

on

Surya Paloh

Geosiar.com, Jakarta – Sebelum memenuhi undangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Negara, ratusan ulama dan pimpinan pondok pesantren dari Aceh menggelar silaturahmi ke Kantor DPP Partai Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Selasa (5/3/2019).

Mereka mengaku prihatin karena calon presiden (capres) nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin masih diserang sejumlah isu negatif yang akhirnya dianggap sebagai kebenaran oleh masyarakat Aceh.

“Saya meminta diberikan spirit untuk mengantisipasi di daerah saya, Tamiang. Banyak sekali fitnah yang menuju Bapak Jokowi,” ujar salah satu perwakilan ulama Aceh, Abdul Khalid Nasution.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, mengakui, masalah utama dan serangan utama yang mampu ditujukan untuk bisa lebih meyakinkan setiap anggota masyarakat untuk tidak memilih Jokowi merupakan dengan pendekatan meyakinkan masyarakat melalui upaya yang tidak terhormat.

“Fitnah, kebohongan. Itu upaya-upaya utama. Bila upaya-upaya wajar, sebenarnya masyarakat diberikan kesempatan oleh KPU. Kita melihat debat yang ada di televisi misalnya. Tersapat dua kali debat, masyarakat bisa melihat visi, pikiran, dan kemampuan Jokowi,” ujar Surya Paloh.

Surya Paloh menyampaikan, pada Pemilu kali ini, masyarakat Indonesia tampaknya diajak untuk menerima provokasi dan agitasi. “Masyarakat kita diajak untuk menerima provokasi dan agitasi. Jadi, berulang kali dikatakan di mana saja yang menjadi trending juga dikatakan bahwa Jokowi PKI,” ungkap Surya Paloh.

“Jokowi sudah membantahnya sudah lebih dari 77 kali, menurut saya. Bahkan kalau saya jadi Jokowi, sudah cukuplah 77 kali membantahnya. Jangan sampai 78 kali, tidak bagus. Mengapa demikian? Karena ini sudah tidak perlu lagi dibantah. Logikanya sudah jelas peristiwa PKI itu terjadi pada 1965. Usia Jokowi baru 5 tahun. Bagaimana balita PKI, itu tidak masuk akal,” lanjut Surya.

Surya menilai, bila masih ada masyarakat yang percaya isu-isu murahan tersebut, berarti memang sudah ada kelompok masyarakat yang kehilangan akal sehat dan hati nuraninya.

“Jadi kalau masyarakatnya masih mau menerima itu, ya kita mau bilang apa? Dia sudah tidak lagi datang dengan pendekatan akal sehat dan nurani dirinya,” ujar Surya Paloh.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pemilu 2019

Polisi Tangkap 20 Provokator Kericuhan Aksi 22 Mei

Published

on

Karopenmas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo

Geosiar.com, Jakarta – Sebanyak 20 peserta aksi unjuk rasa yang diduga sebagai provokator yang mengakibatkan kerusuhan pda 21-22 Mei kini telah ditangkap polisi.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo mengatakan bahwa 20 orang tersebut saat ini sedang dilakukan pemeriksaan di Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat.

“Sudah hampir 20 lebih yang sudah diamankan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap orang-orang tersebut yang diduga sebagai provokator maupun sebagai pelaku tindak pidana lainnya,” ungkapnya, Rabu (22/5/2019).

Namun Dedi belum mendapat alat bukti yang dibawa oleh ke-20 orang tersebut secara merinci. Ia mengatakan mereka ditangkap karena melakukan tindak pidana seperti perusakan.

Sementara Rumah Sakit Budi Kemuliaan mengatakan korban tertembak akibat kerusuhan di sekitar Tanah Abang, Jakarta, tak hanya satu. Total, ada 17 pasien yang diterima RS tersebut.

Mereka dilarikan ke rumah sakit karena berbagai macam alasan, seperti terkena tembakan. Dua orang di antaranya sudah dirujuk ke RS Tarakan.

Direktur RS Budi Kemuliaan Dr Fahrul W Arbi membenarkan adanya seorang korban tewas tertembak di depan Pasar Blok A Tanah Abang. Korban tewas itu yakni Farhan Syafero (30) warga Kampung Rawakalong, Kelurahan Grogol, Kota Depok.

Hingga saat ini sekitar ratusan orang berpakaian serba putih dan tutup kepala putih datang meringsek ke arah gedung Bawaslu RI, Jakarta, Rabu (22/5/2019). Kedatangan massa ini membuat kelompok yang sudah lebih dulu ada di lokasi langsung terpicu.

Continue Reading

pemilu 2019

Usai Pidato, Jokowi Terima Kunjungan Megawati di Istana Merdeka

Published

on

Presiden Joko Widodo menerima Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/5/2019). (Kompas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Setelah pidato kemenangan di Kampung Deret Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menerima tamu, yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Megawati tampak sudah memasuki Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta sejak pukul 15.25 WIB, Selasa (21/5/2019). Megawati hadir ditemani Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan petinggi PDIP Eriko Sotarduga serta Pramono Anung.

Selanjutnya Megawati masuk ke Istana Merdeka. Dia pun tampak menunggu Jokowi di ruang tunggu.

Tak lama kemudian, Jokowi datang dengan mengenakan setelan jas warna biru gelap menghampiri Megawati.

Kemudian Jokowi mengajak Megawati masuk ke ruang utama Istana Merdeka. Keduanya melakukan pertemuan tertutup.

“Nanti ya,” kata Jokowi ke wartawan, Selasa (21/5/2019).

Namun demikian, belum diketahui apa saja yang dibicarakan oleh Jokowi dengan Megawati.

Continue Reading

pemilu 2019

Ini Isi Lengkap Pidato Kemenangan Jokowi-Ma’ruf

Published

on

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kemenangannya (msn.com)

Geosiar.com, Jakarta – Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menyampaikan pidato kemenangannya usai ditetapkan sebagai pemenang pada dini hari tadi. Dalam pidatonya, Jokowi mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia.

Pidato kemenangan tersebut disampaikan Jokowi di Kampung Deret Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019). Jokowi mengatakan bahwa bangsa Indonesia telah sepantasnya bangga karena bisa dewasa dalam berdemokrasi.

Jokowi juga menyebut hasil pemilu adalah makna hakiki dari rakyat yang berdaulat. Dirinya berjanji akan menjadi presiden dan wakil presiden yang mengayomi 100% rakyat Indonesia usai dilantik Oktober 2019.

Berikut ini pidato lengkap kemenangan Jokowi:

Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera, om swastiastu, namo budaya. Salam kebajikan.

“Seluruh rakyat yang kita cintai, yang saya banggakan. Kita bangsa Indonesia patut berbangga, patut berbahagia dan patut bersyukur bahwa kita telah terbukti menjadi bangsa yang dewasa. Dewasa dalam berdemokrasi, dewasa dalam melaksanakan pemilu, dewasa dalam berbangsa dan bernegara.

Kita bersyukur telah dewasa dalam menjaga perdamaian. Dewasa dalam mengelola perbedaan-perbedaan dan dewasa dalam menjaga serta memperkokoh persatuan.

Bukti nyatanya adalah kebebasan kita dalam berdemokrasi. Kemampuan kita untuk menyelesaikan pemilu yang jujur dan adil, serta pemilu yang penuh dengan perdamaian dan kegembiraan.

Pemilu demi pemilu telah kita lalui dengan penuh kedewasaan. Pemilu yang sekarang ini saya meyakini, insya Allah akan bisa kita lalui dengan damai sesuai dengan amanat konstitusi yang kita miliki.

Alhamdulillah puji dan syukur kita panjatkan kehadiran Allah SWT. Rekapitulasi nasional Pemilu Serentak 2019 pada dini hari tadi rakyat Indonesia telah menentukan pilihannya. Baik dalam pileg maupun pilpres.

Inilah makna dari hakiki, hakikat rakyat berdaulat. Saya dan KH Ma’ruf Amin mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia di mana pun berada atas kepercayaan yang diberikan kepada kami berdua.

Kepercayaan dan amanah rakyat tersebut akan kami wujudkan dalam program-program pembangunan yang adil dan merata untuk seluruh golongan dan seluruh lapisan masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air Indonesia.

Setelah dilantik di bulan Oktober nanti, kami adalah Presiden dan Wakil Presiden seluruh rakyat Indonesia. Kami adalah pemimpin dan pengayom dari 100 persen rakyat Indonesia.

Kami Akan berjuang keras demi terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, bagi 100 persen rakyat Indonesia. Marilah kita bersatu padu membangun bangsa dan tanah air tercinta. Demi kedamaian, demi kesejahteraan generasi kita mendatang. Generasi anak cucu kita di masa depan.

Saya mengapresiasi setinggi-tingginya atas kinerja penyelenggara dan pengawas pemilu, KPU dan bawaslu, kepada tokoh masyarakat dan juga para peserta pemilu, kepada aparat keamanan TNI dan Polri, serta semua pihak termasuk para saksi yang siang dn malam bekerja dengan tulus demi pemilu yang adil dan jujur.”

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com