Connect with us

Sumut

Konfercab III WKRI Cabang Tanjung Selamat: Perempuan dan Perspektif Politik dalam Membangun Bangsa

Published

on

Kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) III Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Tanjung Selamat (Geosiar.com)

Geosiar.com, Medan – Kegiatan Konferensi Cabang (Konfercab) III Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Tanjung Selamat yang bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia anggota WKRI sebagai warga negara Indonesia dengan kondisi kehidupan politik dan berdemokrasi dan mengemban tugas sesuai dengan Fokus Pastoral Keuskupan Agung Medan (KAM) digelar pada hari Sabtu (2/3/2019).

Kegiatan yang  mengusung tema ‘Perempuan dan Perspektif Politik dalam Membangun Bangsa’ ini dihadiri oleh utusan dari setiap ranting (5 ranting) dan seluruh DPC Tanjung Selamat yang berjumlah 62 peserta.

Acara ini juga dihadiri oleh undangan sebanyak 15 orang. Undangan yang hadir yakni Pastor pendamping, ketua presidium DPD Sumatera Utara, Presidium 1 DPD Sumatera Utara dan beberapa pengurus DPD Sumatera Utara yang lain. Demikian juga Camat Medan Tuntungan Bapak Gelora Ginting, Ketua Pemuda Katolik KOMDASU Bapak Hotdiman Manik,  serta beberapa Ketua dan pengurus DPC Medan Timur dan Hayam Wuruk.

Konfercab ini diawali dengan upacara  nasional dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua Panitia Konfercab III, Ketua WKRI DPC Tanjung Selamat, Ketua Pemuda Katolik KOMDASU, Bapak Camat Medan Tuntungan, Pastor Pendamping WKRI DPC Tanjung Selamat serta Ketua Presidium DPD Sumatera Utara yang sekaligus membuka Konfercab III DPC WKRI secara resmi.

Kegiatan ini juga dilengkapi dengan seminar singkat bertema “Pro Ecclesia et Patria : 100%  Katolik 100% Indonesia” yang dipimpin pastor RP Yohanes Surono, OSC dan materi Sosialisasi Organisasi oleh ibu Sarina Sijabat sebagai Ketua Presidium DPD Sumatera Utara.

Dalam kegiatan Konfercab ini juga diadakan pemilihan pimpinan WKRI DPC Tanjung Selamat. Terpilih sebagai Ketua ialah Ibu Maria Goretty Tarigan, S.Si dan Wakil Ketua Ibu Ir Julia Hutauruk, MSi dengan periode masa bakti 2019-2022.

Pimpinan terpilih selanjutnya dilantik oleh ketua Presidium DPD Sumatera Utara, ibu Sarina Sijabat dan tak lupa diberkati di dalam misa kudus oleh pastor RP Yohannes Surono, OSC.

Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) merupakan organisasi kemasyarakatan yang didirikan pertama kali di Yogyakarta pada tanggal 26 Juni 1924. WKRI adalah organisasi kemasyarakatan yang berbentuk badan hukum dan disahkan oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan No J.A.5/23/8 tanggal 5 Pebruari 1952 dan sesuai dengan ketentuan UU RI No. 8 tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Berdirinya WKRI Cabang Paroki Santa Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan dilatarbelakangi oleh kerinduan sekelompok wanita  untuk berperan aktif di tengah masyarakat di sekitar wilayah kerja.  Keinginan untuk membangun kapasitas dan memiliki wadah organisasi yang menunjang perannya tidak hanya di dalam keluarga tetapi juga di tengah masyarakat dan gereja inilah yang mendorong terbentuknya WKRI di Paroki Santa Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan. 

Pelantikan Dewan Pengurus Cabang (DPC) yang dilaksanakan pada tanggal 19 Nopember 2009 lalu menandai berdirinya WKRI DPC Santa Maria Ratu Rosari Tanjung Selamat Medan.

Hingga saat ini telah terbentuk lima ranting di lingkungan paroki dan stasi. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, semua ranting berupaya semaksimal mungkin melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat. (Tees)