Connect with us

Sumut

Gandi Parapat Terapkan Sosialisasi Door to Door

Published

on

Gandi Parapat saat kunjungi secara langsung ke masyarakat dari pintu ke pintu. Tampak Gandi Parapat (kanan duduk) saat berbincang-bincang dengan warga di Labuhan Batu

Geosiar.com, Medan – Calon Legislatif (Caleg) DPRD Sumut Drs Gandi Parapat dari Partai Hanura dapil 6 terus melakukan sosialisasi ke daerah pemilihan (dapil), yaitu Labuhan Batu,  Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan dan sekitarnya.

Dalam sosialisasi tersebut, Gandi Parapat selain mengenalkan dirinya secara langsung, dirinya juga memberikan pengenal berupa surat kepada masyarakat, “jemput bola” dengan mendatangi dari pintu ke pintu (Door to door).

“Benar surat ini saya sampaikan langsung kepada masyarakat Labuhan Batu, baik ke rumah-rumah maupun di tempat lain. Namun karena keterbatasan saya untuk bertemu langsung dengan masyarakat terpaksa melalui media ini saya menyampaikan surat terbuka kepada masyarakat Labuhan Batu. Untuk lebih mengenal rekam jejak saya agar membuka Google Gandi Parapat,” ujar Gandi Parapat setibanya di Medan, Minggu (03/03/2019).

Gandi menjelaskan pengalamannya saat  memulai sosialisasi hingga saat ini, masyarakat Labuhan Batu tiap rumah sudah punya hp android.

“Masyarakat tidak bisa lagi dibodohi atau dibohongi.Mereka kenal saya kebanyakan dari google, namun kehadiran saya dari pintu ke pintu untuk memastikan bagaimana komitmen saya apabila diutus menjadi anggota DPRD Sumut,” ungkap Gandi.

Diketahui, pergaulan Gandi Parapat cukup hebat. Dirinya dikenal memiliki kepribadian baik dengan ke Gubsu almarhum Rizal Nurdin, Bupati/Gubsu Syamsul Arifin, MS Kaban saat DPR RI hingga Menteri Kehutanan, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Anas Urbaningrum, Akbar Tanjung dan lainnya.

“Sangat sulit saya meyakinkan orang yang belum paham kepribadian saya. Sebenarnya siapa manusia tidak mau kaya, apa saya orang bodoh kali. Saya sangat yakin setelah kalian utus saya menjadi DPRD Sumut pasti tidak menyesal. Bersahabat dengan oknum pejabat tanpa ada pertalian saudara atau hubungan darah atau sekampung itu sangat sulit dan setelah selesai mereka dari jabatannya hubungan tetap akrab,” tutur Gandi Parapat.

Gandi Parapat membeberkan kunci atau rahasia agar memiliki banyak sahabat, yaitu dengan cara mengaplikasikan kejujuran, keberanian menyatakan pendapat dan ketulusan  membantu.

“Jadi surat terbuka saya ini adalah sebuah gambaran ketulusan dan sebagai saksi apabila saya menghianati setelah diutus. Saya masih tetap bersosialisasi di L Batu, kemarin saya ke Medan hari Minggu saya sudah di Labuhan Batu. Saya sangat yakin bisa menang, hanya yang saya khawatir suratan tangan atau nasib karena pemberian tunai,” tegas Gandi.

Gandi menambahkan, nomor 5  berarti masa jabatan 5 tahun, podana 5, jari tangan 5.

“Namun kalaupun saya gagal saya akan nikmati itu dan akan tetap bersama masyarakat Labuhan Batu. Pengalaman abang Candra Siahaan gagal DPR RI yang dipestakan, karena dimasa itu hampir semua anggota  DPR ditangkap KPK,” tutup Gandi Parapat. (X1/rel)