Connect with us

Nasional

Dijerat Pasal Berlapis, Ratna Sarumpaet Terancam 10 Tahun Bui

Published

on

Ratna Sarumpaet

Geosiar.com, Jakarta – Ratna Sarumpaet didakwa dua pasal berlapis mengenai kebohongan atau hoax yang disebarkannya sampai membuat kekacauan ditengah-tengah masyarakat. Oleh karenanya, Ratna terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Dakwaan pertama yang diterima Ratna dari Jaksa Rahimah adalah Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Pasal itu menyatakan barang siapa, dengan menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun,” ungkap Jaksa di persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019)

Adapun dakwaan kedua lanjut Rahimah adalah Pasal 28 Ayat (2) juncto 45A Ayat (2) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman hukuman berdasarkan dakwaan yang kedua ini adalah 6 tahun penjara.

Dakwaan ini mengatur soal setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan suku, agama, ras, dan golongan (SARA).

Menerima dakwaan tersebut, pengacara Ratna Sarumpaet, Desmihardi, menyatakan akan menyiapkan eksepsi untuk Ratna. Satu poin yang akan mereka soroti adalah penggunaan UU Nomor 1 Tahun 1946 untuk menjerat Ratna. Eksepsi tersebut rencananya akan dibacakan pada sidang lanjutan Ratna Sarumpaet pada Rabu, 6 Maret 2019 mendatang.