Connect with us

Politik

Hj Hamidah Ajak Masyarakat Dukung Program “Jumpa Berlian”

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota DPRD Medan Hj Hamidah mengajak masyarakat mendukung program Pemko Medan menerapkan “Jumpa Berlian” yakni Jumat Pagi Bersihkan Lingkungan Anda. Kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Ajakan itu disampaikan Anggota DPRD Medan Hj Hamidah saat menggelar sosialisasi III Tahun 2019 Perda Kota Medan No 6/2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jl Gaharu Gg Mahoni Kec Medan Timur, Selasa (26/2/2019). Saat sosialisasi, turut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.

Menurut Hamidah, untuk menciptakan kebersihan sangat diharapkan dukungan masyarakat. “Tanpa dukungan masyarakat, kebersihan di Medan tidak akan tercapai. Ayo masyarakat mendukung Perda Persampahan,” ujar Hj Hamidah.

Disampaikan Hj Hamidah selaku Ketua Fraksi PPP DPRD Medan itu, untuk memaksimalkan penerapan Perda, Pemko kiranya menyediakan sarana pendukung seperti bak sampah dan tempat pembuangan sampah (TPS) di setiap lingkungan.

Pada kesempatan itu, Hamidah berharap Pemko Medan secepatnya melakukan pembenahan lingkungan untuk mendapatkan kebersihan lebih baik.

Disampaikan Hamidah, Perda Pengeloaan Persampahan terdiri XVII BAB dan 37 Pasal yang bertujuan menjaga kelestarian fungsi lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat serta menjadikan sampah sebagai sumber daya. Sedangakan tujuan sosialisasi untuk menggugah kesadaran masyarakat hidup bersih.

Sampah yang dimaksud yakni sampah rumah tangga dan sejenisnya yang berasal kawasan komersial, kawasan industri, kawasan khusus dan fasilitas umum. Dalam Perda tersebut juga diatur tentang hak dan kewajiban.

Dimana setiap orang berhak mendapat pelayanan pengelolaan persampahan secara baik dan berkawasan lingkungan. Juga berhak mendapat perlindungan akibat dampak negatif dari kegiatan tempat pemprosesan akhir sampah.

Sedangkan kewajiban yakni mengurangi sampah dengan cara yang berwawasan lingkungan. Menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan. Sedangkan pihak pengelola kawasan koemersial, kawasan industri, kawasan khusus, fasilitas sosial dan umum wajib menyediakan fasilitas pemilahan sampah.

Perda ini juga mengatur tentang larangan dan ketentuan pidana. Seperti Pasal 32 dengan jelas mengatur larangan yakni setiap orang atau badan dilarang membuang sampah sembarangan di kota Medan, Menyelenggarakan pengelolaan sampah tanpa seizin Walikota dan menimbun sampah atau pendauran ulang sampah yg berakibat kerusakan lingkungan.

Dalam Pasal 35 diatur soal ketentuan pidana yakni setiap orang yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 3 bulan atau denda Rp 10 jt. Sedangkan untuk suatu badan yang melanggar ketentuan dipidana kurungan 6 bulan atau denda Rp 50 jt. (lamru)