Connect with us

Dunia

Putin Sebut Rudal AS di Eropa Bisa Hantam Rusia dalam Waktu 12 Menit

Published

on

Presiden Rusia Vladimir Putin

Geosiar.com, Washington DC – Setiap langkah AS menempatkan rudal baru di Eropa, disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin, bisa mengancam Moskow dalam waktu 10-12 menit jika timbul skenario terburuk.

Skenario itu akan membuka kemungkinan Rusia terkena serangan nuklir sebelum rudalnya bisa mencapai wilayah AS.

Melansir dari laporan Reuters, 21 Februari 2019, rudal darat Rusia yang saat ini menargetkan Amerika Serikat didasarkan pada wilayah Rusia dan oleh karena itu waktu penerbangan ke pusat-pusat populasi AS akan lebih lama daripada rudal AS yang dikerahkan di Eropa.

Putin tidak mengkonfirmasi bagaimana, secara teknis, Rusia akan mengerahkan rudal dengan waktu serangan yang lebih singkat. Opsi yang mungkin adalah menempatkan rudal di tanah sekutu dekat wilayah AS, menyebarkan rudal lebih cepat di kapal selam, atau menggunakan salah satu senjata hipersonik yang menurut Moskow sedang dikembangkan.

Pada pidatonya pada hari Rabu di depan Majelis Federasi Rusia, Putin menyampaikan bahwa kapal selam yang mampu membawa drone bawah laut terbaru dengan kemampuan serangan nuklir, yang disebut Poseidon, akan diluncurkan pada musim semi ini, dan juga berbicara tentang keberhasilan pengembangan rudal hipersonik baru bernama Tsirkon.

Televisi pemerintah Rusia pada hari Rabu menyiarkan rekaman Poseidon sedang diuji untuk pertama kalinya, menurut laporan kantor berita RIA.

Pernyataan Vladimir Putin ini menandai ketegangan baru kedua negara setelah Amerika Serikat keluar dari perjanjian INF, yang menuding Rusia melanggar pakta dengan membuat jangkauan rudal yang dilarang.