Connect with us

Politik

Warga Tanjung Gusta Medan Minta Perbaikan Jl Cempaka

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan melalui Dinas PU Kota Medan diminta supaya memprioritaskan perbaikan Jl Cempaka di Kelurahan Tanjung Gusta, Kec Medan Helvetia. Jalan tersebut merupakan akses penting yang kondisinya rusak dan butuh perbaikan cor beton.

“Dinas PU Medan kita harap respon untuk percepatan cor beton. Sehingga akses warga tidak terganggu,” ujar Abd Rani SH ketika mengadakan Reses I Tahun 2019 gelombang ke 1 di Jl Gaperta Ujung Gg Bilal Kel Tanjung Gusta Kec Medan Helvetia, Minggu (17/2/2019).

Hadir saat reses tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu ibu perwiritan dan ratusan konstituen. Hadir mewakili Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dari Dinas Kesehatan Kota Medan Dr. Pocut Fatimah Fitri, MARS, Dinas Sosial Rinaldy Sitorus, SAg /Korkot PKH Medan, Dinas PU selaku UPT II Ardiansyah dan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Sabaria Sembiring.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Budi Pandia warga Jl Cempaka mengeluhkan kondisi Jl Cempaka rusak belum di beton sehingga sering banjir. Untuk itu diminta kepada anggota DPRD Medan Abd Rani supaya dapat memfasilitasi ke Pemko Medan agar cepat dilakukan perbaikan.

Keluhan lain juga disampaikan Sundari, terkait sampah lingkungan di Kel Tanjung Gusta jarang diangkut. Sehingga, sampah membusuk hingga menimbulkan bau busuk. Warga berharap pengangkutan sampah dilakukan rutinitas.

Begitu juga keluhan yang disampaikan Sukirah, mengaku warga kurang mampu namun tidak pernah mendapat bantuan seperti bantuan beras miskin. Sukirah berharap Ianya mendapat bantuan dari pemerintah.

Menyahuti keluhan warga, Abd Rani mengatakan seluruh aspirasi akan disampaikan ke Pemko Medan. Abd Rani akan menindaklanjutinya ke Pemko supaya segera direalisasikan.

Terkait keluhan Sukirah karena tidak mendapat bantuan beras. Abd Rani minta kepada Pemko supaya peserta penerima bantuan dari pemerintah supaya dievaluasi. Karena kondisi perekonomian warga dipastikan sudah berubah. Artinya yang dulunya miskin mungkin saat ini sudah kaya. (lamru)