Connect with us

Nasional

Bagikan 5.000 Sertifikat Tanah, Jokowi Ingatkan Warga Tangerang Menabung

Published

on

Suasana pembagian 5000 sertifikat oleh Presiden Jokowi di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang (Kumparan.com)

Geosiar.com, Tangerang – Presiden Joko Widodo kembali membagikan sertifikat tanah kepada masyarakat. Pembagian kali ini dilakukan di Tigakarsa, Kabupaten Tangerang, Senin (18/2/2019).

Jokowi tiba di lokasi sekira pukul 12.10 WIB. Jokowi membagikan 5.000 sertifikat tanah dan ia mengaku sengaja mempercepat pembagian sertifikat tanah agar tak lagi ada sengketa yang terjadi.

“Kenapa sertifikat dipercepat? Dipermudah? Karena setiap saya ke daerah, yang saya dengar sengketa tanah di mana- mana,” ungkap Jokowi saat berpidato dalam kegiatan itu.

“Saya sudah sampaikan, Pak Menteri 2017 harus keluar sertifikat 5 juta, tahun 2018, 7 juta keluar, tahun ini 9 juta. Tahun depan, saya enggak tahu berapa yang harus ditargetkan. Di Kabupaten Tangerang , Pak Menteri bilang (tahun) 2023 rampung semua,” tambahnya.

Jokowi mengungkapkan, sertifikat tersebut bisa digunakan sebagai jaminan jika ingin meminjam di bank. Akan tetapi, Jokowi mengingatkan, masyarakat harus menghitung benar jika ingin menjaminkan sertifikat tersebut ke bank.

“Dipakai jaminan ke bank enggak apa-apa. Tapi sebelum pinjam ke bank dihitung dulu, dikalkulasikan dulu, bisa ngangsur enggak. Kalau enggak, enggak usah. Tapi kalau ada keuntungan, bisa nyicil, silakan,” jelasnya.

Jokowi juga menambahkan, pinjaman dana nantinya bisa dijadikan modal kerja yang dapat memberikan keuntungan. Dengan begini maka masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya.

Jokowi mengingatkan dalam pidatonya bahwa para penerima sertifikat agar ingat akan pentingnya menabung sebagai simpanan untuk modal kerja.

“Mau beli mobil, truk silakan, tapi dari keuntungan yang kita peroleh. Banyak pegang ini penginnya mau disekolahkan. Dapat pinjaman langsung, kan duit gede untuk apa? Untuk apa. Jangan dipakai untuk apa selain untuk modal kerja, investasi,” tutup Jokowi.