Connect with us

Sumut

Simpan Sabu di Bra, Janda 3 Anak Ditangkap Polisi

Published

on

Simpan sabu di bra, janda 3 anak ditangkap polisi.


Geosiar.com, Serdang Bedagai – SH alias S (34) mengaku sangat menyesal, baru dua hari diperintahkan Cecep untuk jual sabu malah ditangkap polisi. Janda tiga anak ini diketahui ditangkap saat duduk  di dapur rumahnya di Kampung Baru Dusun I, Desa Nagur, Kec Tanjung Beringin, Sergai merasa di korbankan oleh Cecep.

Kekesalan itu diutarakan S kepada Wartawan Kamis (7/2/2019) sore usai gelar konfrensi pers yang di gelar Sat Narkoba Polres Sergai di pimpin Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Eka Putra Pasaribu di dampingi Kasat Narkoba Polres Sergai AKP. Martualesi Sitepu. Ia pun meminta Sat Narkoba Polres Sergai menangkap Cecep selaku pemilik sabu dan mengedarkan di Kampung Baru itu.

Pasca bercerai dengan suami, S terpaksa menerima tawaran Cecep untuk menjualkan sabu. Awalnya Cecep menitipkan lima peket sabu untuk dijual seharga Rp 50 ribu dua hari di simpan sabu sudah laku 4 paket dan sisa satu paket di simpan di dalam BHnya “ Cecepnya ada di dalam Kampung Baru itu sudah saya kasi tahu sama polisi sabu itu milik Cecep tapi tidak ditangkap” papar S.

Dalam paparannya, Kapolres Sergai AKBP. Juliarman Eka Putra Pasaribu mengatakan S ditangkap Senin (4/2/2019) sekira pukul 16:30 WIB. Personil Sat Narkoba di Pimpin Kasat AKP. Martualesi Sitepu dan Kanit II IPDA. M.Sihombing  bersama tiga anggotanya melakukan penyelidikan di lokasi.

Dari hasil penyelidikan  itu diketahui S sebagai pengedar sabu selanjutnya melakukan penggerebekan rumah S yang sedang duduk di dapur rumah. Saat dilakukan penggeledahan badan disaksikan Kepala Dusun Uli ditemukan satu paket sabu seberat 0,24 gram, pipet, 8 plastik klip kosong serta uang tunai Rp 200 ribu. (art)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

Forsesdasi Diharapkan Dapat Meningkatlan Kinerja Sekda

Published

on

Medan, Geosiar.com – Sekda Kota Medan Ir Wirya Al Rahman MM menghadiri Rapat Konsolidasi Sekda se- Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (15/2/2019) siang. Rapat konsolidasi  digelar guna mempererat silaturahmi antar Sekda se-Sumut sekaligus menjadi forum untuk menyampaikan uapaya peningkatan maupun permasalahan yang terjadi di tiap kabupaten/kota masing-masing.

Sekda Pemprov Sumut Hj Sabrina yang memimpin rapat konsolidasi dampingi Kepala Biro Organisasi Syafruddin  mengatakan, rapat konsolidasi itu merupakan pertama kalinya dilakukan sejak terpilihnya Sekda Kota Medan Wirya Al Rahman sebagai Ketua Pengurus Komisariat Wilayah Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Komwil Forsesdasi) Provinsi Sumatera Utara periode selanjutnya. Sebelumnya, jabatan itu dipegang mantan Sekda Kota Medan terdahulu Ir H Syaiful Bahri Lubis.

 ‘’Rapat Konsolidasi ini merupakan ajang silaturahmi bagi kita setelah Sekda Kota Medan terpilih menjadi Komwil Forsesdasi. Bersama Sekretaris Pengurus Komwil Forsesdasi yakni Sekda Kab. Deli Serdang Darwin Zein, saya berharap Forsesdasi mampu menjadi wadah bagi kita semua untuk saling bertukar pikiran dan masukan terkait hal yang dihadapi di tiap kabupaten/kota di Sumut. Dengan demikian kita bisa sama-sama belajar untuk meningkatkan kinerja sehingga mampu menjadikan seluruh kabupaten/kota di Sumut menjadi lebih baik dan bermartabat,’’ kata Sekda Pemprovsu.

Selain itu, lanjut Sekda Pemprovsu, rapat konsolidasi tersebut juga sekaligus menyampaikan peran serta Pemda untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) yang sebentar lagi akan digelar. ‘’Rapat konsolidasi ini juga didasari dinamika yang terjadi di masyarakat yang begitu cepat berkembang. Untuk itu, Pemerintah Daerah (Pemda) wajib mendukung kelancaran seluruh tahapan Pemilu. Bukan itu saja, Pemda juga bertanggung jawab menjadikan pesta demokrasi berjalan dengan jujur dan adil,’’ tambahnya.

Sementara itu, Sekda Kota Medan Wirya Al Rahman MM menyambut baik rapat konsolidasi yang digelar tersebut. ‘’Saya berharap Forsesdasi ini dapat kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, kita juga harus bergerak cepat menyusun program-program yang akan menjadi fokus pembahasan kita. Pembahasan tersebut lebih difokuskan kepada sektor ekonomi. Dengan demikian, diharapakan dapat memberi dampak yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah di Sumut,’’ ungkap Sekda Kota Medan.

Selanjutnya, Setda Kota Medan tersebut mengatakan,  nantinya akan diadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Namun, rapat tersebut akan digelar setelah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forsesdasi yang akam berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur dalam waktu dekat. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Berniat Berangkat Les, Kepala Seorang Pelajar Dihantam Kayu Hingga Harus Operasi

Published

on

Kepala Seorang Pelajar Dihantam Kayu Hingga Harus Dilakukan Operasi (Geosiar.com)

Geosiar.com, Medan-Riko Fernando (15) pelajar warga kecamatan Medan Area harus merasakan penderitaan bertubi-tubi setelah dirinya dilecehkan dengan sebutan orang China. Remaja belia ini juga menerima aksi kekerasan fisik berupa hantaman sebilah kayu yang diduga dilakukan oleh orang yang tidak dikenalnya.

Pelaku diduga bernama Stepen Sinaga (15). Lokasi kejadian perkara di Jalan Pukat 7, Kecamatan Medan Area, Rabu (13/2/2019) sekira pukul 14.30 WIB.

Akibat hantaman kayu yang mengenai bagian kepala Riko, tepatnya didekat pelipis mengalami luka cukup parah hingga diduga kuat mengalami keretakan dan harus dilakukan operasi di Rumah Sakit Deli, Medan.

Informasi yang dihimpun tim awak media, kejadian saat itu ketika Riko akan beranjak menuju lokasi kursus sorenya, didalam perjalanan korban tidak sengaja bertemu dengan yang diduga sebagai pelaku.

“Saat itu anak saya mau les sore. Dan lewat dari jalan Pukat 7, untuk menjeput kawannya. Jumpalah dengan pelaku, dan pelaku bilang anak saya ‘hei orang China’,” ujar ibu korban, Cindy.

Kemudian Riko dipukul dan ditendang. Pelaku juga dengan beringasnya mengambil sebuah kayu lalu menghantam kepala bagian didepan putra ketiganya itu.

“Anak saya nggak pernah tau berkelahi dan anak saya penurut sama siapapun, entah kenapa anak saya jadi korban, Kepalanya retak dan bolong dibagian depan, dan harus dioperasi kata dokter. karena tetdapat serpihan kayu itu masuk dalam otak anak saya,” tutur Cindy sambil menangis menahan sedih.

Warga sekitar lokasi membenarkan adanya peristiwa itu terjadi,  “Ya benar disini tadi siang ada anak-anak berkelahi bang, dan ada anak yang kepalanya berdarah, pelaku langsung lari, dan anak itu kita bawa ke rumah sakit bang,” ujar warga sembari meminta agar identitasnya tidak disebutkan dengan alasan tertentu.

Selanjutnya menurut telusuran awak media di Rumah Sakit Deli, dan benar adanya korban yang ditangani serta dinyatakan oleh pihak rumah sakit harus dirawat secara intensif, serta menjalani operasi dibahagian kepala.

Pada Kamis malam sekira pukul 21.00 WIB, korban akhirnya menjalani pembedahan. Operasi tersebut berlangsung sukses hingga pukul 00.00 WIB.

Hingga  berita ini diturunkan, keluarga korban telah membuat laporan Polisi di Polsek Percut Sei Tuan.

Continue Reading

Sumut

Walikota Medan Dampingi Mensos RI Serahkan Bansos PKH

Published

on

Medan, Geosiar.com – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH mendampingi Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita dalam acara penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako kepada 1.000 Kepala Keluarga (KK) kurang mampu di Kota Medan di Lapangan Benteng Medan, Kamis (14/2). Pemberian sembako merupakan bagian dari Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kemensos RI untuk seluruh di Indonesia.

Pembagian sembako berupa beras,minyak makan dan gula pasir ini disalurkan melalui Dinas Sosial Kota Medan kepada warga kurang mampu yang sudah didata sebelumnya.

Mensos RI Agus Gumiwang mengatakan, kegiatan ini menyasar bagi semua masyarakat kurang mampu di Indonesia, termasuk Kota Medan. “Pembagian sembako ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat kurang mampu di seluruh Indonesia. Di samping itu menjadi penguat hubungan sosial antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dengan masyarakat,” kata Agus.

Sementara itu, Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH sangat mengapresiasi pemberian sembako yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu di Kota Medan. “Pemko Medan mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI. Sebab, lewat program PKH tersebut masyarakat kurang mampu dapat terbantu. Semoga sembako yang diberikan tersebut dapat digunakan dengan sebaik-baiknya,” kata Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota menambahkan, penyerahan bansos tersebut sudah sesuai sasaran. Artinya sebelum penyerahan, Dinas Sosial Kota Medan sudah mendata secara rinci kriteria keluarga kurang mampu yang berhak menerima bansos tersebut. Dengan demikian tidak ada penyerahan bansos yang salah sasaran.

“Semua mekanisme pendataan sebelum penyerahan bansos terlebih dahulu dilakukan. Hal tersebut dimaksudkan agar bansos yang diberi benar-benar sampai kepada yang berhak menerima,” pungkasnya. (lamru)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com