Connect with us

Nasional

5 Fakta Pelanggar Lalu Lintas yang Menolak Ditilang dan Merusak Motornya

Published

on

Pria berinisial AS, seorang pengendara sepeda motor menolak tilangan polisi dan merusak motornya

Geosiar.com, Tangerang – Pria berinisial AS, seorang pengendara sepeda motor menolak tilangan polisi. Padahal dirinya telah melanggar aturan lalu lintas. Bahkan pria berusia 21 tahun itu sampai merusak sepeda motor yang ia kendarai bersama teman wanitanya.

Peristiwa yang telah tersebar di media sosial dan viral tersebut terjadi pada Kamis (7/2/2019) pagi di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan.

Berikut 5 fakta tentang kejadian tersebut.

1.Pria berinisial AS pengendara sepeda motor menolak ditilang

Kasatreskrim Polres Tangerang Selatan Alexander Yurikho membenarkan bahwa AS berboncengan dengan teman wanitanya dengan berjalan melawan arus. Polisi yang berada di lokasi pun terpaksa menilang pelaku karena dianggap melanggar membahayakan pengendara lain.

2. Ditilang karena tidak memakai helm dan melawan arus

Polisi masih menyita sepeda motor milik pria berinisil AS (21) yang sudah hancur akibat amukannya sendiri. Polisi terpaksa memberhentikan pria itu karena tak mengenakan helm saat berkendara.

AS dinyatakan melanggar, namun dirinya protes kepada petugas Satlantas Polres Tangerang Selatan. Padahal pelanggaran yang dilakukan AS tidak memakai helm, tidak memiliki SIM dan lainnya.

3. Merusak motor matic yang ditumpangi bersama teman wanitanya

Karena merasa tidak terima ditilang, AS memprotes penilangan itu dengan merusak motornya sendiri.

Sementara dua petugas Polantas hanya melihat ulahnya. Seorang petugas mencatat surat tilang dan seorang lagi merekam perbuatan AS.
Karena AS tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan, polisi kemudian menyita dan membawa motor yang telah dirusak AS itu ke Mapolres Tangsel.

4. Tidak bisa menunjukkan SIM dan STNK

Akhirnya Polisi menyita sepeda motor milik AS yang mengamuk saat ditilang di Jalan Soetopo, Serpong, Tangerang Selatan. Polisi terpaksa menyita motor karena pria itu tak bisa menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

5. Polisi belum mempidanakan pelanggar pengendara

Polisi masih menunggu kedatangan pria yang mengamuk dan merusak motornya sendiri karena tak terima ditilang. Saat ini polisi hanya menjatuhkan sanksi tilang kepada pria ini, belum ke arah pidana.

“Belum kita pastikan, tapi nanti akan kita lakukan di tindakan selanjutnya. Sementara kita fokus pada pelanggaran lalu lintas pada tilang tersebut. Dan kita masih menunggu dari surat-surat motor tersebut,” ujar Kasat Lantas Polres Tangerang Selatan AKP Lalu Hedwin di Polres Tangerang Selatan.