Connect with us

Ekonomi

Bupati Karo Diminta Klarifikasi Berita Hoax Yang Ditulis Ajudanya, Serta Kembalikan Fungsi Humas Dan Kominfo

Published

on

Kantor Bupati Karo dijalan jamin ginting kabanjahe (Sumatra Utara)

Geosiar – Tanahkaro – Bermula dari sebuah pernyataan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH tentang “Kita sudah Babak belur dan digoreng ” yang menuai Kritik dan pandangan miring dari belbagai element dimasyarakat, tokoh Pemuda dan Aktivis dari Organisasi Masyarakat (Ormas).

Dengan adanya pemberitaan terkait pernyataan Bupati Karo tersebut membuat sang Ajudan Bupati Karo (Mansur Sembiring) yang juga berstatus sebagai Anggota Tentara Nasional indonesia (TNI) langsung merasa gerah serta merasa keberatan hingga mengeluarkan statement bernada ancaman kepada awak media Online yang memberitakan.

Pernyataan Mansur Sembiring saat dikonfirmasi awak media (31/1) saat turut mengawal Bupati Karo menghadiri Kegiatan Musrenbang di Kelurahan Gung Negeri Kabanjahe, sekira pukul 13.56 Wib, menyatakan ” Seharusnya kalian Pertanyakan dulu baru buat berita tentang Rapat Evaluasi Anggaran 2018, kok kalian buat Menggoreng gitu, ucapnya ketus.

Lanjut Mansur Sembiring ” Seharusnya kalian (Media Geosiar.com) perlu kamu ketahui, Karna itu rapat Evaluasi dan tidak seharusnya diliput, Karna itu Rapat tertutup, kalian sudah melanggar etika jurnalis, kalian bisa saya bawa keranah Hukum, saya juga seorang jurnalis dan saya tau aturan dan Undang undang etika jurnalis, ujarnya.

Selanjutnya awak media mempertanyakan Tugas dan Fungsinya sebagai Ajudan, Mansur berkilah dengan menjawab “saya ada kesatuan jadi saya tidak bisa menjawab katanya sambil berlalu” ucap Ajudan Bupati Karo, (baca : WWW.Geosiar.com Ajudan Bupati Karo Berpotensi Dilapor Kepada Penegak Hukum, Diduga Sebagai Sumber Pembritaan Hoax)

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Penjara Indonesia kabupaten Karo, Bang Zabrixx (5/2) menjelaskan “Saat ini sudah banyak beredar dan kita temukan penyebaran informasi terkait kegiatan Bupati karo, Terkelin Brahmana SH yang tersebar melalui pemberitaan yang diduga kuat berisi konten “Hoax” (tidak benar adanya ).

Serta informasi yang kita dapatkan dilapangan terkait pemberitaan Hoax tersebut bersumber dari sang Ajudan Bupati Karo, dan terkait release berita tersebut tanpa diketahui oleh Bagian Humas Pemda Karo, seperti pernyataan dari Humas Pemda Karo yang ditulis oleh media geosiar ini beberapa waktu lalu, (tidak mengetahui, dan mengarahkan untuk bertanya langsung kepada Ajudan Bupati Karo, sembari memberikan nomor seluler kedua Oknum Ajudan Bupati Karo untuk dikonfirmasi)

Lanjut Zabrixx, Semestinya Saudara Mansur Sembiring Selaku Ajudan Tidak perlu terlalu berlebihan didalam melaksanakan tugasnya sebagai Ajudan, terlebih didalam menanggapi Hal pemberitaan, toh Pemerintahan Daerah (Pemda Karo) Kabupaten Karo telah memiliki Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), maupun Bagian Hubungan masyarakat (Humas) dan Protokoler.

Dinas dan bagian tersebutlah yang lebih berkompeten untuk Memberikan informasi serta Penjelasan kepada publik, ataupun kepada Rekan rekan dari Media terkait informasi terlaksananya seluruh kegiatan Bupati ataupun Kegiatan dari Pemda Karo, dan sudah sepatutnya pula seorang Ajudan mengerti akan posisinya sebagai Ajudan.

Selama ini, dan menurut amatan kami terhadap Ajudan Bupati Karo, terlihat lebih cenderung Memposisikan diri menjadi seorang penulis, serta merangkap menjadi sumber penyebaran informasi (pemberitaan) terkait kegiatan kegiatan yang dilakukan oleh Bupati Karo yang mengatasnamakan kegiatan dari Pemda Karo, dan berbekal informasi dari para penulis yang mengaku lebih sering mendapatkan bentuk Realease pemberitaan melalui sang Ajudan.

Akhirnya nanti Publik menjadi salah tafsir terhadap Kerja dan Kinerja Bupati Karo dan Pemda Karo, serta hal tersebut juga sangatlah berpotensi mengurangi Kepercayaan masyarakat terhadap Pemda Karo, terlebih lebih lagi dengan apa yang dilakukan Ajudan Bupati Karo tersebut sangatlah terkesan seperti hanya untuk menutupi kepentingan kepentingan tertentu semata.

Saya sangat berharap kepada Saudara Bupati Karo, Bapak Terkelin Brahmana SH, agar dapat Segera membuat Konferensi Pers untuk meluruskan dan mengklarifikasi pemberitaan tersebut kepada Publik dan para jurnalis yang ada dikabupaten karo terkait berita yang diduga Hoax “Bupati Karo Tinjau Drinase di Gang 45 Kecamatan Kabanjahe” ujar Zabrixx mengakhiri.

Hal senada juga dikatakan Soni Ginting, Dalam hal pemberitaan “Bupati Karo Tinjau Kegiatan Rehabilitasi Drainase di Gang 45 Kelurahan Gung Leto yang sudah diberitakan oleh Harian Sib dan sekitar 10 Media berbasis online, saya minta agar Bupati Karo dapat bersikap tegas dan profesional mensikapi permasalahan ini, serta segera meralat Pemberitaan tersebut, agar untuk kedepannya tidak terjadi lagi hal serupa.

Lanjut Soni, Jangan sampai banyak pihak pihak menjadi korban Pembohongan Publik dan turut Mempublikasikan berita berita yang ternyata Hoax dan tidak benar adanya, saya juga sangatlah berharap agar Bupati Karo dapat juga segera memfungsikan kembali tugas dan fungsi Humas Protokoler dan Infokom sebagai mana mestinya dan sesuai dengan Protokoler yang ada, serta didasari oleh perundang – undangan yang berlaku.

Soni kembali menegaskan (5/2) dikota Kabanjahe, bahwa “Bupati Karo tidak pernah berada ataupun meninjau kegiatan dilokasi gang 45 kabanjahe ” dan berita itu dapat dikategorikan Hoax (tidaklah benar), dan itu telah diberitakan Harian Sib dan sekitar 10 link Media Berbasis Online lainya.

Saya konfirmasi ke pihak Humas Protokoler Pemda Karo (joko) via handphone (Seluler) terkait pemberitaan “Bupati Karo Meninjau Kegiatan di Gang 45 Kabanjahe tersebut, dan Humas protokoler mengaku tidak mengerti, dan mungkin Release pemberitaan tersebut dari Ajudan Bupati Karo, serta hingga saat ini berita terkait Bupati Karo tinjau kegiatan di gang 45 tersebut belumlah juga di ralat oleh Pemda Karao ataupun dari Sumber penulisan Berita, jelas Soni.

Sebagai perimbangan berita, awak media geosiar.com kembali melakukan konfirmasi melalui nomor seluler milik Ajudan Bupati Karo (Mansur Sembiring), sekira pukul 17.15 Wib terkait benar atau tidaknya sumber pemberitaan dengan judul “Bupati Karo Meninjau Kegiatan rehabilitasi Drainase di Gang 45 Kabanjahe ” berasal darinya, namun hingga berita ini dinaikan oleh redaksi, awak Media belum mendapatkan hasil jawaban Konfirmasi dari Ajudan Bupati Karo tersebut./Tim-Mawar.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Dinas Perikanan Karo Tabur 2000 Benih Ikan Nila Ditambak Desa Sirumbia

Published

on

Kadis Perikanan Ir Metehsa Purba saat lakukan penaburan benih ikan Nila bersama Muspika Kecamatan Simpang Empat, Kepala Desa Sirumbia Arijona Sitepu, Anggota BPD, Prangkat Desa, Karang Taruna dan sejumlah warga didesa sirumbia

Geosiar – Tanahjaro – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karo beupaya meningkatkan perkembangan pembangunan disektor perikanan, Kepla dinas (Kadis) Perikanan Kab Karo bersama warga menabur benih (bibit) ikan Nila di tambak Desa Sirumbia, Kecamatan Simpang Empat, senin (11/02/2019) sekira pukul 17.00 WIb, dan benih ikan yang ditabur sebanyak 2000 ekor.

Kadis Perikanan, Ir Metehsa Purba menjelaskan “Penaburan benih ikan ini bertujuan untuk menambah populasi dan keanekaragaman jenis ikan, serta daoat mencegah terjadinya kepunahan jenis ikan di perairan Kabupaten Karo, khususnya perairan Tambak Kuta Desa Sirumbia ini.

Dengan bertambahnya populasi ikan, nantinya dapatlah diharapkan meningkatkan hasil tangkapan ikan oleh masyarakat Desa untuk memenuhi gizi dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, 2000 benih ikan nila yang kita tabur ini bukan untuk budidaya tapi restocking dalam istilah perikanan, maka harapan kami warga desa tolong di jaga dan di rawat. Kali ini 2000 dulu nanti kita lihat perkembangannya kami pantau lagi beberapa bulan kedepan kalau ada perkembangan kita tambah 5000 lagi sesuai muatan kolam.

Sekali sekali di kasih makan lah ikan nya biar cepat besar agar kita bisa mancing disini sekalian rileks, tempatnya saya lihat cukup potensial. Kolamnya agar lebih lebih di bersihakan lagi kalau bisa di pagar agar tempat ini kita jadikan tempat santai seperti tempat wisata karena tempatnya masih sangat alami katanya.

Saran saya untuk tahun depan kita buat budidaya ikan di desa ini, yaitu budidaya ikan menggunakan terpal berdiameter di deoan halaman rumah warga, karena saya lihat desa ini cukup potensial kata Kadis.

  Danramil Simpang Empat Kapten Kav.  J Surbakti menambahkan kepada karang taruna yang hadir dalam penaburan ikan,”kelola lah tempat ini menjadi lebih bagus, tadi saya lihat jalan kebawah sudah bagus di bangun jadi tetap pelihara, saya juga dengar dari BNN kemarin desa ini juga bersih dari narkoba maka saya apresiasi warga dan karang taruna di sini. Saya sudah sampaikan kepada Dandim, maka bila ada kegiatan karang taruna yang positif kabari saja kami siap mendukung kata Danramil.

Sementara Kepala Desa Sirumbia Arijona Sitepu mangatakan,” atas nama masyarakat desa saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kadis Perikanan Kab Karo beserta rombongan dan juga muspika kecamatan simpang empat yang di wakilkan bapak Danramil serta rombongan yang sudah mau turun langsung untuk tabur bibit ikan di tambak Tapin Desa Sirumbia, hal ini cukup bermanfaat bagi masyarakat, maka semampu kami akan menjaga dan mengembangbiakkan benih ikan tersebut yang sudah di tabur sebanyak 2000 ekor ujarnya.

Tambah Kades,  juga kepada Bapak Danramil Simpang Empat untuk saran dan masukkannya dalam hal pembangunan desa, siap kami laksanakan untuk melanjutkan pembangun Desa sirumbia yang lebih baik kedepannya ujarnya.

Monas Ginting perwakilan dari karamg taruna mengatakan, “banyak terima kasih kami ucapkan kepada bapak Kadis perikanan dan Danramil atas kepeduliannya terhadap desa kami, kiranya bapak di beri kesehatan dan panjang umur agar bisa terus berbuat baik untuk perkembangan di sektor perikanan khususnya tidak hanya di desa kami tapi juga bisa ke desa desa lain di Kabupaten Karo ini tutupnya./Pmg/Eps

Continue Reading

Ekonomi

Sesuai Target, Jokowi Apresiasi Kinerja IHSG Tahun Ini

Published

on

Jokowi Tutup Perdagangan BEI Tahun 2018 di Gedung BEI, Jakarta (Kumparan.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) secara resmi menutup transaksi perdagangan saham tahun 2018 di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir pada posisi 6.194, menguat 3.856 poin atau 0,06 persen.

Jokowi tiba di BEI pada sekitar pukul 15.54 WIB, atau beberapa menit sebelum penutupan perdagangan.

Setelah melakukan seremoni penutupan perdagangan di BEI, Jokowi menyampaikan pencapaian IHSG sesuai target yang ditetapkan, yaitu di atas angka 6.000. Karenanya, Jokowi sangat mengapresiasi kinerja BEI tahun ini.

“Kita lihat capaian BEI di tahun ini sesuai target di atas 6 ribu. Kinerja BEI terasa positifnya meski kita tahu kondisi ekonomi global yang dinamis dan sulit diprediksi,” ungkapnya di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (27/12).

Bagi Jokowi, pencapaian IHSG di atas 6 ribu ini membuat pihaknya semakin optimistis terhadap perkembangan pasar modal ke depan. Karena, tidaklah gampang mencapai perdagangan di angka lebih dari 6 ribu. Apalagi seperti diketahu, gejolak eksternal seperti perang dagang yang berpengaruh terhadap kondisi psikologis pasar.

Didampingi oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen, Jokowi menutup perdagangan bursa tahun ini.

Continue Reading

Ekonomi

Pemda Karo Terima Dana Hibah Pasca Bencana TA. 2018 Rp 161,7 M dari BNPB

Published

on

Bupati karo Terkelin Brahmana SH saat menghadiri dan menerima Dana Bantuan Hibah Pasca Bencana dari BNPB dijakarta

Geosiar.com – Bupati Karo Terkelin Brahmana SH, bersama Kepala Pelaksana BPBD karo Ir Martin Sitepu, kabid Pencegahan BPBD Karo Surya, kasi RR BPBD Karo irvan asurbakti memenuhi undangan BNPB dalam rangka penyerahan Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH ) dan Penandatangan Perjanjian Hibah Daerah (PHD), Rabu (7/11/2018) pukul 08.00 wib di Auditorium lantai 15 Jalan Pramuka Kav 38 Jakarta Timur.

Kegiatan ini sesuai dengan undangan yang diterima oleh Pemkab Karo, nomor : und-116 /PK/2018 tanggal 5 Nopember 2018, yang ditandatangani atas nama Direktur Pembiayaan dan Transfer Non Dana Perimbangan Ubaidi Socheh Hamidi, “Sebut Bupati Karo saat berada di BNPB.

Berdasarkan itu saya bersama Kalak BPBD Karo, saat ini berada di BNPB, untuk menerima Surat Penetapan Pemberian Hibah (SPPH) Rehabilitasi Rekonstruksi pasca bencana tahun 2018 dan penandatanganan perjanjian hibah daerah bencana(PHD),” Katanya

Peserta Hibah yang diundang sesuai surat undangan yaitu Gubernur di Yogyakarta, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Jawa Tengah, Bupati Bantul, Bupati Gunungkidul, Bupati Klaten, Bupati Kulon Progo, Bupati Pacitan, Bupati Sleman, Bupati Wonogiri, Walikota Yogyakarta, Gubernur Sumut.

Bupati Karo menyebutkan Kita patut bersyukur dan berterima kasih, dimana Pemerintah Pusat masih berkenan menggelontorkan Dana begitu besar, seingat saya sebesar 161, 7 M lebih, itu yang saya teken tadi, dana itu diperuntukkan kepada Pemda Karo, untuk pembiayaan Penanggulangan Bencana, antar Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Masyarakat.

Pemda Karo akan menindaklanjuti dan melaksanakan kegiatan-kegiatan rehabilitasi dan analisis ini dengan tata kelola yang baik, semoga apa saja yang bisa dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat Karo khususnya yang tertimpa musibah Bencana alam.” Ucap Terkelin Brahmana.

Sementara Kalak BPBD Karo Ir. Martin Sitepu mengatakan sudah melengkapi semua persyaratan yang diminta BNPB terkait penyerahan dana hibah tersebut, karena sejak ditandatangani Bupati Karo surat hibah tersebut, maka waktu penyaluran 30 hari sudah harus sudah selesai, oleh sebab itu BPBD Karo siap menerima dan mengelola dana tersebut dengan tepat sasaran, “imbuhnya.

Disamping itu, BPBD Karo akan berperan aktif atau Pejabat yang mewakili untuk menindaklanjuti penerimaan SPPH dan PHD ini dalam pelaksanaan kegiatan secara intensif dengan maksimal, agar tidak ada penyimpanan sekecil apapun nantinya “Tegasnya

Menurut Martin, adanya dana hibah tersebut karena Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, Perubahan yang dilakukan APBD Pemerintah Kab Karo tidak mencukupi, maka sesuai mekanisme kita dapat mengajukan meminta bantuan kepada Pemerintah Provinsi.

Pemerintah Provinsi juga tidak mampu, sehingga dapat disampaikan kepada Pemerintah melalui BNPB, untuk meminta dana tersebut, hal ini dapat kita lihat sekarang akhirnya terealisasi, pihak BNPB memasukkan Kab. Karo salah satu penerima dana hibah dari 13 Provinsi /Kabupaten/Kota se Indonesia.”Pungkasnya.

Ditandai dalam penyerahan dan penandatanganan dana hibah Rehabilitasi Rekonstruksi Pasca Bencana TA. 2018 kepada Bupati Karo dilakukan oleh kementerian keuangan Direktur pembiayaan dan transfer Non dana perimbangan Ubaidi Socheh Hamidi./Eps/DK

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com