Connect with us

Sumut

Dody Shah: Kasus Ini Tidak Ada Kaitannya dengan Pilpres

Published

on

Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM), Musa Idhis Shah alias Dody Shah

Geosiar.com, Medan – Direktur PT Anugerah Langkat Makmur (ALAM), Musa Idhis Shah alias Dody Shah akhirnya berkomentar tentang kasus hukum yang menimpanya. Adik dari Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah (Ijeck), mengatakan, persoalan yang menimpanya murni kasus hukum dan tidak ada kaitannya dengan Pilpres.

Hal ini dikatakan Dody kepada awak media saat menggelar konfrensi pers terkait kasus hukum yang menjerat, Minggu (3/2/2019) kemarin. “Ini murni masalah hukum dan tidak ada kaitannya dengan politik apalagi Pilpres. Semoga apa yang saya jelaskan ini bisa menjawab semua tudingan yang ada,” ujar Dody.

Dody pun tidak mau berkomentar tentang video yang sempat menjadi viral di media sosial saat penggeledahan rumahnya. Dalam video tersebut, sang pembuat menyebut kasus ini karena intervensi arah dukungan di pilpres mendatang. “Kalau itu kami tidak tahu. Video itu siapa yang buat pun kami tidak tahu,” jelas Dody.

“Namun saat video tersebut diambil, saya tidak ada di situ. Saya sedang di Polda untuk menjalani pemeriksaan,” katanya.

Sebelumnya, video itu menjadi viral setelah seorang di balik rekaman tersebut menuding polisi tidak profesional. Menurut pengambil video, Dody sengaja ditetapkan sebagai tersangka karena dilatarbelakangi persoalan politik. “Alasannya apa ke sini, tidak jelas yah,” ujar seorang perempuan bertanya kepada polisi yang berjaga di depan rumah Dodi.

Dia pun mengancam akan menyebarluaskan video tersebut, sampai viral di medsos. Awalnya seorang petugas sempat ingin menjelaskan ke perempuan yang merekam video soal penggeledahan, namun dibalas dengan ketus. “Kami tidak mau pilih yang kalian wajibkan itu, makanya kalian datang ke sini kan,” kata dia.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, membantah pernyataan dari perekam video itu. Menurutnya, polisi bekerja secara profesional dan independen dalam penanganan kasus. “Jadi kami sampaikan bahwa Polri dalam hal ini sebagai penegak hukum kita netral,” kata Tatan di Mapolda Sumut, Kota Medan, Jumat (1/2/2019).

Dia menyampaikan secara verbal orang di balik rekaman video ini sudah menuduh instansi polri. Pihaknya akan mengambil langkah tegas terhadap perempuan tersebut, yang diduga kerabat tersangka Dody Shah.