Connect with us

Daerah

Ajudan Bupati Karo Berpotensi Dilapor Kepada Penegak Hukum, Diduga Sebagai Sumber Pemberitaan Hoax

Published

on

Geosiar – Tanahkaro – Terkait dari Pemberitaan serta pernyataan Bupati Karo, Terkelin Brahmana SH tentang “Kita sudah babak belur dan digoreng” yang menuai Kritik dan pandangan dari Masyarakat luas serta para tokoh Pemuda dan Aktivis dari Organisasi Masyarakat (Ormas), serta atas pemberitaan tersebut, akhirnya Ajudan Karo merasa terusik dan keberatan dan mengeluarkan statement bernada ancaman.

Selanjutnya awak Media Geosiar langsung mempertanyakan kepada Humas Protokoler Pemkab Karo melalui aplikasi nomor selulernya (30/1) sekira pukul 16.09, dan humas menjawab
” Maaf ya dek silahkan tanya langsung ke Ajudan Bupati Karo ” sembari mengirimkan dua nomor kontak seluler milik Ajudan Bupati Karo.

Awak media berusaha memperjelas kepada Humas Pemkab Karo dengan mempertanyakan kembali terkait bidang Kominfo dan Humas Protokoler yang berkompeten untuk dapat memberikan keterangan sebagai pemberi informasi terkait seluruh kegiatan dan yang berhubungan dengan Bupati Karo.

Joko kembali menjawab, kalo terkait dengan Bupati tanya ke Ajudan saja, Maaf ya dek saya mau wirid jawabnya dengan singkat.

Terpisah, saat pelaksanaan Musrenbang di Kelurahaan Gung Negeri (31/1) awak media bertemu secara langsung dengan kedua Ajudan Bupati Karo dan mempertanyakan terkait jawaban dan arahan dari Humas Protokoler Pemkab Karo sehari sebelumnya, Natafael Milala (Fael) menjawab ” bahwa Fungsi dan Tugas yang diemban nya adalah mengawal, menjaga, serta mengawasi setiap kegiatan Kepala Daerah.

Sesuai dengan Peraturan dan Perundangan, serta sesuai dengan Tupoksi sebagai seorang Ajudan, saat disinggung terkait pernyataan Bupati Karo “Kita sudah Babak belur dan digoreng”, Fael sembari tersenyum dengan mengatakan ” Kakak kan sudah tau tugas dan fungsi jabatan saya, ujar Fael.

Selanjutnya awak Media juga menghampiri Mansyur Sembiring yang juga sebagai Ajudan Bupati Karo (31/1) yang turut mengawal Bupati Karo menghadiri Kegiatan Musrenbang di Kelurahan Gung Negeri Kabanjahe sekira pukul 13.56 Wib, Mansur langsung berkata ” Seharusnya kalian Pertanyakan dulu baru buat berita tentang Rapat Evaluasi Anggaran 2018, kok kalian buat Menggoreng gitu, ucapnya ketus.

Lanjut Mansur Sembiring ” Seharusnya kalian (Media Geosiar.com) perlu kamu ketahui, Karna itu rapat Evaluasi dan gak seharusnya diliput, Karna itu Rapat tertutup, kalian sudah melanggar etika jurnalis, kalian bisa saya bawa keranah hukum, saya juga seorang jurnalis dan saya tau aturan dan UU etika jurnalis ujarnya, lalu ketika awak media mempertanyakan Tugas dan Fungsinya sebagai ajudan, mansur berkilah dengan menjawab “saya ada kesatuan jadi saya tidak bisa menjawab katanya sambil berlalu” ucap Ajudan Bupati Karo.

Selanjutnya Penulis meminta tanggapan dan kejelasan kepada beberapa nara sumber (4/2) dikabanjahe bersama Wakil Redaktur Pelaksana Www.Geosiar.Com (Eddy Surbakty) terkait Nada Ancaman yang dilontarkan oleh Mansyur Sembiring kepada (Penulis) Biro Tanahkaro, dengan mengatakan ” Mungkin saja Ajudan itu lagi bermimpi menjadi Seorang Bupati dan juga sebagai ahli Hukum, sehingga tanpa disadarinya berucap diluar dari logika akal sehat seorang manusia pada umumnya “.

Lanjut Eddy, Pernyataan Ajudan Bupati Karo tersebut sangat berpotensi merusak tatanan sinergitas antara Pemerintahan Pemda Karo dengan masyarakat luas (Publick) dan terkhususnya kepada Media Cetak dan Elektronik yang ada di kabupaten Karo ini, sebab Ajudan telah Merampok tugas tugas Sub bagian Humas, Humas protokoler dan Dinas Kominfo yang seharusnya lebih berkompeten sebagai pemberi informasi publik, baik kedalam (internal) maupun keluar (external).

Natafael (Fael) yang juga sebagai Ajudan Bupati karo dengan jelas mengatakan serta mengakui tugas dan fungsi dari Ajudan, yakni Mengawal, Menjaga serta Mengawasi seluruh kegiatan kepala Daerah, dan itu dapatlah diartikan tugas Ajudan bukanlah menjadi pembuat berita, pembagi berita, dan menjadi sumber Pemberitaan yang mengatasnamakan Pemerintahan Kabupaten Karo.

Dan setahu kami, Protokoler yang ada terkait tugas bagian hubungan masyarakat (Humas) mempunyai tugas melaksanakan Analisis dan penyiapan rancangan kebijakan dalam bidang hubungan masyarakat, serta memiliki fungsi sebagai :
1. Pelaksanaan Analisis dan penyiapan rancangan kebijakan pengelolaan informasi.
2. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan dan pengelolaan dokumentasi.
3. Pelaksanaan analisis dan penyiapan rancangan kebijakan penyelenggaraan publikasi.
4. Penyelenggaraan kegiatan keprotokolan daerah.
5. Penyelenggaraan tata usaha bagian hubungan masyarakat

Atas dasar itulah yang dilakukan Ajudan Bupati Karo sudah dianggap menciderai protokoler yang ada dan sangat meresahkan para penggiat dan pencari berita untuk disebar luaskan melalui media cetak ataupun media elektronik terkhususnya dikabupaten karo, Ajudan Bupati tersebut juga terkesan sudah merampok tugas dan fungsi Hubungan Masyarakat (Humas) Penerintahan Daerah (Pemda) Karo, jelas Eddy.

Soni Husni ginting, Aktivis Organisasi Masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Kabupaten Karo (4/2) juga mengecam ucapan yang dilontarkan Ajudan Bupati Karo, serta menjelaskan ” Sebenarnya yang lebih berpotensi untuk dilaporkan dan dibawa keranah Hukum tersebut adalah Ajudan Bupati Karo (red : Mansyur) itu, sebab ada masyarakat yang kompline terhadap sebuah pemberitaan dimedia cetak yang mencatut pernyataan seorang ibu warga gang 45 kabanjahe beberapa waktu lalu, dan Berita itu tidaklah benar adanya.

Lanjut Soni, ” Bupati Karo tidak pernah berada ataupun meninjau lokasi gang 45 kabanjahe, seperti yang telah diberitakan Harian Sib dan beberapa Media Berbasis Online lainya, ketidak benaran berita itu terlihat saat saya (red : Soni) konfirmasi ke pihak Humas Protokoler Pemda Karo (joko) via handphone terkait pemberitaan “Bupati Karo Meninjau Kegiatan di Gang 45 Kabanjahe, dan Humas protokoler mengaku tidak mengerti, dan mungkin Release pemberitaan tersebut dari Ajudan Bupati Karo, dan hingga saat ini berita terkait Bupati Karo tinjau kegiatan di gang 45 tersebut belumlah juga di ralat oleh Pemda Karao ataupun dari Sumber penulisan Berita, jelas Soni.

Kami berharap kepada Humas Protokoler beserta Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten Karo bersama Dinas Kominfo Pemda Karo untuk dapat segera mendesak Bupati Karo untuk segera mengevaluasi jabatan Oknum Ajudan Bupati Karo (Mansur Sembiring) sesegera mungkin, agar tidak terjadi lagi pemberitaan terkait kegiatan Bupati Karo yang kami anggap tidaklah berdasar dan terkesan (Hoax), dan dengan mengatas namakan Pemda karo yang juga disebarluaskan tanpa sepengetahuan dan persetujuan Pemda Karo./Mawar

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Longsor Rusak Gedung Sekolah, Siswa SD di Cilacap Diliburkan

Published

on

Longsor merusak gedung SD, PAUD, musala dan mengancam 16 rumah warga Sadabumi Kecamatan Majenang, Cilacap (liputan6.com)

Geosiar.com, Cilacap – Hujan lebat yang melanda Kabupaten Cilacap mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah di kabupaten paling barat Jawa Tengah sisi selatan ini. Salah satunya yang terdampak paling parah ialah Desa Sadabumi Kecamatan Majenang.

Longsor menyebabkan gedung SD, PAUD dan Musala rusak. Sekitar 16 rumah juga terancam oleh karena gerakan tanah yang terus berlangsung karena tingginya curah hujan yang melanda wilayah ini.

Koordinator Pendidikan Wilayah Majenang, Rohandi menjelaskan gedung SD Negeri 3 Sadabumi rusak parah akibat longsor ini. Kerusakan terjadi pada sejumlah ruang belajar, kantor serta pagar.

Selain itu tembok ruang belajar retak-retak. Pondasi kelas juga terangkat lantaran terpengaruh gerakan tanah.

“Yang sebelah utara itu paling parah,” ucap Rohandi, Senin (11/2/2019).

Atas peristiwa tersebut, Senin ini siswa di sekolah itu terpaksa diliburkan. Gedung sekolah tak cukup aman untuk proses belajar mengajar. Gerakan tanah juga masih berlangsung sehingga risikonya masih terlalu tinggi.

Dinas pendidikan bertindak berkoordinasi dengan sejumlah pihak lainnya untuk secepatnya mencari tempat belajar sementara siswa agar libur tak berlarut-larut. Pertimbangannya untuk menjaga keselamatan siswa dan guru

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majenang, Edi Sapto Prihono mengungkapkan, selain merusak gedung SD, longsor juga menyebabkan gedugn PAUD dan musala rusak.

Continue Reading

Daerah

Dinas Perikanan Karo Tabur 2000 Benih Ikan Nila Ditambak Desa Sirumbia

Published

on

Kadis Perikanan Ir Metehsa Purba saat lakukan penaburan benih ikan Nila bersama Muspika Kecamatan Simpang Empat, Kepala Desa Sirumbia Arijona Sitepu, Anggota BPD, Prangkat Desa, Karang Taruna dan sejumlah warga didesa sirumbia

Geosiar – Tanahjaro – Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Karo beupaya meningkatkan perkembangan pembangunan disektor perikanan, Kepla dinas (Kadis) Perikanan Kab Karo bersama warga menabur benih (bibit) ikan Nila di tambak Desa Sirumbia, Kecamatan Simpang Empat, senin (11/02/2019) sekira pukul 17.00 WIb, dan benih ikan yang ditabur sebanyak 2000 ekor.

Kadis Perikanan, Ir Metehsa Purba menjelaskan “Penaburan benih ikan ini bertujuan untuk menambah populasi dan keanekaragaman jenis ikan, serta daoat mencegah terjadinya kepunahan jenis ikan di perairan Kabupaten Karo, khususnya perairan Tambak Kuta Desa Sirumbia ini.

Dengan bertambahnya populasi ikan, nantinya dapatlah diharapkan meningkatkan hasil tangkapan ikan oleh masyarakat Desa untuk memenuhi gizi dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Lanjutnya lagi, 2000 benih ikan nila yang kita tabur ini bukan untuk budidaya tapi restocking dalam istilah perikanan, maka harapan kami warga desa tolong di jaga dan di rawat. Kali ini 2000 dulu nanti kita lihat perkembangannya kami pantau lagi beberapa bulan kedepan kalau ada perkembangan kita tambah 5000 lagi sesuai muatan kolam.

Sekali sekali di kasih makan lah ikan nya biar cepat besar agar kita bisa mancing disini sekalian rileks, tempatnya saya lihat cukup potensial. Kolamnya agar lebih lebih di bersihakan lagi kalau bisa di pagar agar tempat ini kita jadikan tempat santai seperti tempat wisata karena tempatnya masih sangat alami katanya.

Saran saya untuk tahun depan kita buat budidaya ikan di desa ini, yaitu budidaya ikan menggunakan terpal berdiameter di deoan halaman rumah warga, karena saya lihat desa ini cukup potensial kata Kadis.

  Danramil Simpang Empat Kapten Kav.  J Surbakti menambahkan kepada karang taruna yang hadir dalam penaburan ikan,”kelola lah tempat ini menjadi lebih bagus, tadi saya lihat jalan kebawah sudah bagus di bangun jadi tetap pelihara, saya juga dengar dari BNN kemarin desa ini juga bersih dari narkoba maka saya apresiasi warga dan karang taruna di sini. Saya sudah sampaikan kepada Dandim, maka bila ada kegiatan karang taruna yang positif kabari saja kami siap mendukung kata Danramil.

Sementara Kepala Desa Sirumbia Arijona Sitepu mangatakan,” atas nama masyarakat desa saya ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Kadis Perikanan Kab Karo beserta rombongan dan juga muspika kecamatan simpang empat yang di wakilkan bapak Danramil serta rombongan yang sudah mau turun langsung untuk tabur bibit ikan di tambak Tapin Desa Sirumbia, hal ini cukup bermanfaat bagi masyarakat, maka semampu kami akan menjaga dan mengembangbiakkan benih ikan tersebut yang sudah di tabur sebanyak 2000 ekor ujarnya.

Tambah Kades,  juga kepada Bapak Danramil Simpang Empat untuk saran dan masukkannya dalam hal pembangunan desa, siap kami laksanakan untuk melanjutkan pembangun Desa sirumbia yang lebih baik kedepannya ujarnya.

Monas Ginting perwakilan dari karamg taruna mengatakan, “banyak terima kasih kami ucapkan kepada bapak Kadis perikanan dan Danramil atas kepeduliannya terhadap desa kami, kiranya bapak di beri kesehatan dan panjang umur agar bisa terus berbuat baik untuk perkembangan di sektor perikanan khususnya tidak hanya di desa kami tapi juga bisa ke desa desa lain di Kabupaten Karo ini tutupnya./Pmg/Eps

Continue Reading

Daerah

Viral! Video Siswi SMP Saling Jambak di Maros

Published

on

Tangkapan layar video yang viral (Detik.com)

Geosiar.com, Maros – Video pertengkaran siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Maros tengah viral di media sosial. Lokasi perkelahian itu tepat di jalan Gladiol di areal wisata Kuliner Pantai Tak Berombak (PTB), kecamatan Turikale, Maros, Sulawesi Selatan.

Dalam video itu, tampak seorang pelajar putri bersama oleh dua pelajar lainnya dengan memanggil sambil mengejek, samapai ia berbalik lalu menjambak rambut siswi di belakangnya itu. Satu orang siswi lainnya juga ikut membantu temannya.

Walaupun tak berseragam sekolah lengkap, namun tulisan di salah satu celana olah raga yang digunakan mereka tertulis SMP Negeri 1 Turikale. Pihak sekolah juga tidak menolak jika itu siswinya.

“Benar itu siswi kami, tapi yang satunya itu anak SMP PGRI 2. Kita sudah upayakan untuk saling berdamai. Mereka ini berteman baik, cuma karena soal saling ledek saja,” ujar Plt Kepala SMPN 1 Turikale, Jabaruddin, Senin (11/2/2018).

Perkelahian siswi SMP ini terjadi pada Minggu (10/2/2019) pagi usai car free day di lokasi itu. Saat pulang, siswi SMP PGRI 2 diejek oleh tiga orang siswi SMPN 1 itu. Saat terjadi perkelahian, salah seorang siswi mem-video perkelahian itu hingga akhirnya viral di media sosial.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com