Connect with us

Nasional

Warga Ungkit Janji Timses Bupati Karo Saat Kampanye “Bila Menang, Jalan Gang Keluarga Dibangun”

Published

on

Awak Media Geosiar bersama puluhan warga Gang Keluarga kelurahan Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe kabupaten karo saat berada dilokasi jalan yang diharapkan dapat segera dibangun oleh Pemda Karo

Geosiar – Kabanjahe – Terkait dengan adanya informasi dari pemberitaan Media Online WWW.Geosiar.com yang tayang beberapa waktu lalu, (baca : Bupati Karo tidak merata dalam pembangunan), selanjutnya beberapa warga Gang (Gg) Keluarga kelurahan Gung Negeri Lingkungan VIII langsung menghubungi awak media Online Geosiar dengan meminta agar daerah Domisili mereka juga diperhatikan dan berharap segera dilakukan pembangunan oleh Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Karo.

Seperti penuturan beberapa warga di gang Keluarga, lingkungan VIII, Kecamatan Kabanjahe, dimulai dari penjelasan Wak Panjang (72), kami teramat merasa tersisihkan dalam hal pembangunan, saya yang sudah kurang lebih 10 tahun bermukim di Gg keluarga ini sama sekali tidak pernah melihat adanya pembangunan yang memadai dari Pemerintahan, jangan kan untuk akses fisik jalan, Penerangan lampu saja kami itu patungan (Swadaya Masyarakat), dan itu pun hanya dua tiang yang mampu kami pasang dari Dana patungan ujarnya.

Saat awak media mempertanyakan terkait kendala yang ada hingga tidak adanya pembangunan yang Sudah sekian lama tersebut (10 tahun), pak Eko yang keseharianya bekerja sebagai penjual keliling ini mengatakan, Kami Warga Gg Keluarga menyampaikan hal ini bukanlah hanya sekali dua kali, serta jalan Gg Keluarga ini sudah beberapa kali diukur oleh orang yang berganti ganti dari pihak terkait, tapi ujung ujungnya pembangunan tak kunjung terealisasi.

Lanjut pak Eko, Padahal dulu semasa belum menjabat sebagai Bupati, Tim Suksesnya (Timses) sewaktu kampanye mengatakan, bila nanti pak Terkelin Brahmana menang maka jalan Gang Keluarga ini akan segera dibangun, ataupun dibenahi, akan tetapi hingga kini kami tidak bisa menuntut janji tersebut dikarenakan tidak ada hitam diatas putih jawabnya bernada kesal.

Lain hal dengan tanggapan warga lainya, pak Maya langsung nyeletuk dengan berkata, kalo kita membeli tanah otomatis kan harus ada jalan, kalaulah ada perselisihan antara pemilik tanah terdahulu, kenapa dulu bisa dijual, dan hanya karena satu orang kami yang berjumlah ratusan ini tidak dapat merasakan manfaat adanya pembangunan di era pak Jokowi ini ujarnya.

Lanjutnya lagi, selama ini kami sungkan anggkat bicara, kami harapkan agar pihak Pemda Karo dapat Memediasi dan menyelesaikan terkait permasalahan yang kami alami ini, berkali-kali jalan Gg Keluarga ini akan dibangun, akan tetapi ada seseorang ber marga Purba yang terkesan selalu menghalang halangi.

Bila jalan ini dibangun memang lahanya juga terkena, akibatnya pembangunan jalan di Gg Keluarga ini menjadi terhambat dan tidak pernah terealisasi, kami berharap Pemda Karo segera memediasi hal ini kepada pemilik lahan yang tidak ataupun belum setuju demi kepentingan orang banyak, tutup pak Eko.

Awak media mencoba mengkonfirmasi Kepala Lingkungan (Kepling) Edison Karo Karo menjawab dan sedikit menjelaskan ” Semalam sudah dibahas dalam Musrembang Kelurahan, dan untuk lebih lanjut silahkan hubungi lurah, maaf saya buru buru ujarnya sembari berlalu dikarenakan ada keluarganya berkemalangan.

Selanjutnya awak media menyambangi Lurah Gung Negeri, Josua Pinta Purba menjelaskan terkait Konflik yang terjadi di Gg keluarga ” akan kita tindak lanjuti dan kita telusuri serta mengikuti tahapan tahapan yang ada yang harus ditempuh, ujar penata muda tingkat 1 tersebut./Mawar