Connect with us

Daerah

Bupati Karo Hadiri Musrembang Kelurahan Gung Negri Kabanjahe

Published

on

saat Bupati Karo Tiba Tiba Hadiri Musrembang Terakhir diKecamatan Kabanjahe yang dilaksanakan di kantor Dinas Perumahan dan permukiman kabupaten karo

Geosiar – Kabanjahe – Pelaksaanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) KeLurahaan Gung Negeri, kamis (31/1) sekira pukul 09.45 Wib bertempat di kantor Lurah Gung Negeri Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Musrembang Kelurahan Gung Negeri ini menjadi pelaksaanaan kegiatan Musrembang yang terakhir untuk kecamatan kaban jahe dan acara langsung dibuka oleh Josua Pinta Purba selaku lurah Gung Negri dan musrembang tersebut terlihat cukup menarik dan menyita perhatian
dikarenakan kehadiran dari Rombongan Bupati karo, Terkelin Brahmana SH.

Acara yang sedang berlangsung dihentikan sejenak dikarenakan kedatangan Rombongan Bupati Karo yang sempat mengejutkan Peserta Musrembang, selanjutnya dengan santai Bupati Karo menenangkan dengan berkata ” Kita cari tempat yang lebih luas atau kita pindah ke pendopo ujar Terkelin Brahmana, dan kita berjalan saja biar sehat guyon bupati karo sembari menuju Lokasi terpilih dilingkungan Dinas Perkim.

Bupati Karo Terkelin Brahmana SH didampingi anggota DPRD Karo Mansur Ginting, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi Msi, Kadis Perkim Chandra Tarigan, Kadis Kesehatan drg Irna Safrina Milaa, kadis PU Paten Purba , Hotman brahmana Kabid Lingkungan Hidup Camat kabanjahe Frans Leo Surbakti SSTP, Aiptu Indra Brahmana sebagai Polmas menghadiri acara Musrenbang tingkat Kelurahan Kabanjahe.

Terkelin Brahmana menyampaikan dengan mengatakan ” isu Skala Prioritas yang penting dan wajib, serta para Kepling dan masyarakat untuk memasukan Program terkait masalah Kebersihan, Drainase, Parit dan lokasi Pembuangan Air, agar Masyarakat sehat dan terhindar dari penyakit terutama DBD.

Lanjut Bupati Karo, faktor inilah saya tegaskan ulang agar para peserta yang hadir untuk mengutamakan Agenda Kebersihan, sebab bila lingkungan kita tidak bersih akan timbul penyakit dari parit – parit (selokan), serta dapat berakibat menjadi sarang nyamuk didalam parit atau Drainase yang sumbat dan penuh sampah, dan kepada para Kepling Gung negeri 1 hingga 10, agar menyampaikan masukan masukan dari wilayah masing masing, apa apa saja yang harus dianggarkan dan mendesak untuk direalisasikan, ujar Bupati Karo.

Menyahuti banyaknya aspirasi dan usulan para Kepling terkait program kerja di tahun 2019 yang dilontarkan Kepala Lingkungan (Kepling) 1 hingga 10, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Karo, Nasib sianturi mengatakan ” Semuanya akan kita catat dan kita rangkum dalam usulan Musrenbang ini “.

Pemda Karo akan menargetkan di tahun 2020 seluruh Connecting Drainase tuntas, artinya setiap parit harus berhubungan antara satu dengan yang lainnya dan jelas miliki pembuangannya. “Begitu pun saya mengharapkan para kepling berperan aktif untuk mempersatukan masyarakat, pinta Sianturi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo juga menanggapi Prioritas Program tentang kesehatan Masyarakat yang menyangkut Kebersihan dan kesehatan masyarakat yang ditimbulkan oleh genangan air di parit parit, Drg Irna Safrina Milaa mengharapkan agar Masyarakat Membudidayakan 3M, Menguras Menimbun dan Menumpuk, serta fungsi Fooging akan Terealisasi.

Karna Fooging hanya Mematikan Nyamuk dewasa, dan tidak untuk jentik jentik nyamuk, maka dengan itu harus diterapkan 3M, dan itu akan kita Sosialisasikan ke masyarakat melalui kelurahan dan Dinas kita, tuturnya.

Pihak Dinas Perumahan dan Permukiman Chandra Tarigan menjelaskan, Kita akan segera mensurvei lokasi saluran air yang sumbat dan tergenang, diminta para kepling lakukan pendataan dan kirim ke kami, agar dapat ditindaklanjuti, sebab ada Anggaran rumah tidak layak huni di Dinas Perkim Kabupaten Karo.

Solusi sementara, terkait tergenangnya air di beberapa wilayah, saran saya kepada Kepling supaya air dialirkan kepada tanah yang bersedia tanahnya menampung air dan dibuat sumur serapan dan biopori, tutup Candra./Mawar

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pasca Diberitakan, BBPJN Wilayah Sumut Lakukan Perawatan Jalan Nasional Di Kabupaten Karo

Published

on

Lokasi perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo

Geosiar – Tanahkaro – Pasca pemberitaan terkait Banyaknya titik titik permukaan jalan yang sangat memprihatinkan dan dalam kondisi kerusakan parah hampir di sepanjang permukaan Jalan Nasional jamin ginting di kabupaten Karo – batas Kabupaten Deliserdang hingga Ruas Simpang Ujung aji batas kota kabanjahe, serta ditemukan banyak titik lubang menganga dan retak retak, serta asphalt yang terkelupas.

Hari ini, selasa (23/4) pihak Balai Besar Pelaksaanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah sumut terlihat memulai pekerjaan perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, dan dimulai dari seputaran taman hutan raya (Tahura).

Pihak BBPJN Wilayah Sumut, simanjuntak saat dikonfirmasi dilokasi pekerjaan menjelaskan “benar kita dari BBPJN, ini sudah dimulai dan rencananya hingga kecamatan merek nantinya, pembersihan dengan grader ini dilakukan agar jalan menjadi lebar serta pada saat hujan nantinya tidak terjadi genangan air pada permukaan jalan, dan untuk informasi lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kantor aja bang, ujarnya kepada awak media geosiar.com.

Sebelumnya, senin (15/4) Geosiar telah menulis informasi didalam pemberitaan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, baca www.Geosiar.com : Penyelenggara jalan nasional Jamin Ginting Tunggu Jatuh Korban Jiwa.

Seperti diketahui, ada UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang mengatur secara rinci mengenai jalan, termasuk resiko dan sanksi pidana serta denda bagi penyelenggara jalan yang lalai serta abikatkan celaka bahkan akibatkan meninggal dunia, dapat diancam dengan hukum pidana./edy surbakti

Continue Reading

Daerah

Dijamin Bupati Karo, PDAM Tirtamalem Tetap Tak Mampu Bayar Tunggakan Dan Gaji Karyawan

Published

on

Geosiar – Kabanjahe – Pasca diberhentikanya Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabanjahe, Arvino Hamsyari ST tertanggal 27 Maret 2019, kini tunggakan pembayaran listrik yang menurut informasi sebelumnya telah dijamin oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang seyogianya akan dibayarkan pada tanggal 12 April 2019 ataupun sebelum Pemilu ternyata hingga saat ini belum juga mampu dibayarkan oleh pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin, kamis (18/4/2019).

Selain itu juga, ternyata puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabupaten Karo belum menerima Upah ataupun gaji selama lima bulan terakhir bekerja dikarenakan PDAM Tirtamalem tidak memiliki saldo ataupun uang yang cukup untuk memenuhi pembayaran tunggakan Pembayaran Pasokan Listrik sekira Rp.400.000.000,00 juta lebih ditambah gaji puluhan karyawan selama lima bulan terakhir bekerja.

Saat awak media geosiar menyambangi kantor PDAM Tirtamalem di kota Kabanjahe dan mempertanyakan keberadaan Plt Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin dan Keberadaan Pembantu Plt Tirtamalem Jonara Tarigan untuk dikonfirmasi secara langsung, namun sayang awak media hanya dapat menemui dua orang karyawan bersama Kasub keuangan PDAM Tirtamalem, Naksir Purba.

Saat dipertanyakan apakah pihak PDAM Tirtamalem sudah membayar tunggakan Pembayaran listrik dan tunggakan gaji karyawan, Naksir Purba mengaku dan menjelaskan bahwa Plt Direktur dan Pembantu Plt Direktur PDAM Tirtamalem sedang berada dikantor Bupati Karo dalam rangka membicarakan tunggakan pembayaran listrik beserta tunggakan pembayaran gaji karyawan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Karo.

lanjutnya lagi, benar tunggakan listrik kurang lebih Rp.400 juta dan gaji puluhan karyawan hingga kini belumlah dapat dibayarkan, namun untuk pembayaran pemakain listrik selain tunggakan sudah dibayarkan, ujar Naksir sembari meninggalkan ruang kerjanya dikarenakan adanya keperluan terkait tugasnya.

Menurut penuturan Sumitro Sitepu, karyawan yang juga turut dimintai keterangan tentang belum dibayarkan puluhan gaji karyawan selama lima bulan terakhir juga mengakui kebenaranya dengan mengatakan ” benar gaji kami belum dibayar selama lima bulan bang.

Pernyataan Sumitro tersebut juga diamini karyawan lainya, Peron Purba
mengatakan “gimanalah gaji kami bisa dibayarkan, saldo pemasukan masih kosong direkening perusahaan, kami sebenarnya sangat berharap agar dapat segera menerima gaji yang tertunda untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, ujarnya bernada datar./Edy surbakti

Continue Reading

BMKG

Gempa Bumi 5,1 SR Kembali Guncang Sabang

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Aceh – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang Sabang, Aceh. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB, Kamis (11/4/2019).

Titik koordinat gempa berada di 7,60 Lintang Utara-94,46 Bujur Timur, 212 km barat laut Kota Sabang, Aceh. Gempa ada di kedalaman 77 km.

Namun belum diketahui ada-tidaknya dampak akibat gempa ini.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com