Connect with us

Daerah

Kapolres Asahan Pinpin Pemusnahan 16 Kg Sabu Dan 20 Kg Ganja

Published

on

saat Kapolres Asahan Pinpin Pemusnahan 16 Kg Sabu dan 20 Kg Ganja

Geosiar – Asahan – Polres Asahan melaksanakan pemusnahan narkotika jenis sabu-sabu dan daun ganja di lapangan Polres Asahan, Rabu (30/01/2019).

Kapolres Asahan AKBP Faisal F. Napitupulu, S.I.K., M.H. saat memimpin langsung pemusnahan Barang bukti Narkotika Sabu dan Ganja mengatakan sabu-sabu yang dimusnahkan seberat 16.949,86 gram dan daun ganja sebanyak 25 batang dengan berat 20.793,65 gram.

Narkotika jenis sabu dan daun ganja tersebut merupakan tangkapan Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan sepanjang tahun 2018 dengan jumlah tersangka sebanyak 498 orang”, ujar orang nomor satu di Polres Asahan tersebut.

Sementara sepanjang bulan Januari 2018, lanjut Faisal, Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan sudah menangkap 23 tersangka dengan barang bukti sabu-sabu 149,35 gram,daun ganja seberat 0,38 gram dan pil ekstasi seberat 0,27 gram.

Kapolres mengatakan akan terus melakukan pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Asahan. “Saya minta dukungan dari masyarakat agar sama-sama memberantas narkotika di lingkungan tempat tinggal.

Apabila ada mengetahui peredaran narkotika, jangan ragu untuk memberitahukan kepada pihak Kepolisian, identitas pelapor akan dirahasiakan”, kata Faisal.

Mantan Kasubdit III/ Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumatera Utara ini juga menegaskan akan menindak tegas anggota yang memakai narkotika, apalagi berperan sebagai pengedar ataupun bandar.

Saya juga akan menindak tegas anggota yang terlibat peredaran narkotika. Bila melawan saat akan ditangkap, tembak di depan masyarakat. Personil Polres Asahan harus bersih dari narkotika apabila ingin memberantas narkoba di Kabupaten Asahan”, tegas Faisal.

Narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara di rebus di air, sementara daun ganja dimusnaskan dengan cara dibakar di dalam tong.

Pemusnahan narkotika ini dihadiri oleh pihak Pemerintah Kabupaten Asahan, Dandim 0208/ Asahan, petugas Labfor cabang Medan, perwakilan Pengadilan Negeri Asahan, perwakilan Kejari Asahan, perwakilan Ketua DPRD Asahan serta sejumlah tokoh agama dan tokoh pemuda Kabupaten Asahan./Eps

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pasca Diberitakan, BBPJN Wilayah Sumut Lakukan Perawatan Jalan Nasional Di Kabupaten Karo

Published

on

Lokasi perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo

Geosiar – Tanahkaro – Pasca pemberitaan terkait Banyaknya titik titik permukaan jalan yang sangat memprihatinkan dan dalam kondisi kerusakan parah hampir di sepanjang permukaan Jalan Nasional jamin ginting di kabupaten Karo – batas Kabupaten Deliserdang hingga Ruas Simpang Ujung aji batas kota kabanjahe, serta ditemukan banyak titik lubang menganga dan retak retak, serta asphalt yang terkelupas.

Hari ini, selasa (23/4) pihak Balai Besar Pelaksaanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah sumut terlihat memulai pekerjaan perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, dan dimulai dari seputaran taman hutan raya (Tahura).

Pihak BBPJN Wilayah Sumut, simanjuntak saat dikonfirmasi dilokasi pekerjaan menjelaskan “benar kita dari BBPJN, ini sudah dimulai dan rencananya hingga kecamatan merek nantinya, pembersihan dengan grader ini dilakukan agar jalan menjadi lebar serta pada saat hujan nantinya tidak terjadi genangan air pada permukaan jalan, dan untuk informasi lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kantor aja bang, ujarnya kepada awak media geosiar.com.

Sebelumnya, senin (15/4) Geosiar telah menulis informasi didalam pemberitaan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, baca www.Geosiar.com : Penyelenggara jalan nasional Jamin Ginting Tunggu Jatuh Korban Jiwa.

Seperti diketahui, ada UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang mengatur secara rinci mengenai jalan, termasuk resiko dan sanksi pidana serta denda bagi penyelenggara jalan yang lalai serta abikatkan celaka bahkan akibatkan meninggal dunia, dapat diancam dengan hukum pidana./edy surbakti

Continue Reading

Daerah

Dijamin Bupati Karo, PDAM Tirtamalem Tetap Tak Mampu Bayar Tunggakan Dan Gaji Karyawan

Published

on

Geosiar – Kabanjahe – Pasca diberhentikanya Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabanjahe, Arvino Hamsyari ST tertanggal 27 Maret 2019, kini tunggakan pembayaran listrik yang menurut informasi sebelumnya telah dijamin oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang seyogianya akan dibayarkan pada tanggal 12 April 2019 ataupun sebelum Pemilu ternyata hingga saat ini belum juga mampu dibayarkan oleh pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin, kamis (18/4/2019).

Selain itu juga, ternyata puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabupaten Karo belum menerima Upah ataupun gaji selama lima bulan terakhir bekerja dikarenakan PDAM Tirtamalem tidak memiliki saldo ataupun uang yang cukup untuk memenuhi pembayaran tunggakan Pembayaran Pasokan Listrik sekira Rp.400.000.000,00 juta lebih ditambah gaji puluhan karyawan selama lima bulan terakhir bekerja.

Saat awak media geosiar menyambangi kantor PDAM Tirtamalem di kota Kabanjahe dan mempertanyakan keberadaan Plt Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin dan Keberadaan Pembantu Plt Tirtamalem Jonara Tarigan untuk dikonfirmasi secara langsung, namun sayang awak media hanya dapat menemui dua orang karyawan bersama Kasub keuangan PDAM Tirtamalem, Naksir Purba.

Saat dipertanyakan apakah pihak PDAM Tirtamalem sudah membayar tunggakan Pembayaran listrik dan tunggakan gaji karyawan, Naksir Purba mengaku dan menjelaskan bahwa Plt Direktur dan Pembantu Plt Direktur PDAM Tirtamalem sedang berada dikantor Bupati Karo dalam rangka membicarakan tunggakan pembayaran listrik beserta tunggakan pembayaran gaji karyawan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Karo.

lanjutnya lagi, benar tunggakan listrik kurang lebih Rp.400 juta dan gaji puluhan karyawan hingga kini belumlah dapat dibayarkan, namun untuk pembayaran pemakain listrik selain tunggakan sudah dibayarkan, ujar Naksir sembari meninggalkan ruang kerjanya dikarenakan adanya keperluan terkait tugasnya.

Menurut penuturan Sumitro Sitepu, karyawan yang juga turut dimintai keterangan tentang belum dibayarkan puluhan gaji karyawan selama lima bulan terakhir juga mengakui kebenaranya dengan mengatakan ” benar gaji kami belum dibayar selama lima bulan bang.

Pernyataan Sumitro tersebut juga diamini karyawan lainya, Peron Purba
mengatakan “gimanalah gaji kami bisa dibayarkan, saldo pemasukan masih kosong direkening perusahaan, kami sebenarnya sangat berharap agar dapat segera menerima gaji yang tertunda untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, ujarnya bernada datar./Edy surbakti

Continue Reading

BMKG

Gempa Bumi 5,1 SR Kembali Guncang Sabang

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Aceh – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang Sabang, Aceh. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB, Kamis (11/4/2019).

Titik koordinat gempa berada di 7,60 Lintang Utara-94,46 Bujur Timur, 212 km barat laut Kota Sabang, Aceh. Gempa ada di kedalaman 77 km.

Namun belum diketahui ada-tidaknya dampak akibat gempa ini.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com