Connect with us

Politik

Ciptakan Hidup Sehat Lewat Penerapan Perda KTR

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan diharapkan dapat bersikap tegas menerapkan Perda No 3/2014 tentang kawasan tanpa rokok (KTR). Diyakini, dengan menjalankan Perda dengan benar dipastikan dapat menciptakan hidup bersih dan sehat.

Harapan dan penegasan itu disampaikan anggota DPRD Medan Deni Maulana Lubis (Nasdem) saat menggelar sosialisasi I Tahun 2019 Perda Pemko Medan No 3 Tahun 2014 KTR di Jl Bajak I perumahan Suka Cipta Residence, Harjosari I Ke Medan Amplas, Selasa (29/1/2019). Hadir saat sosialisasi ratusan masyarakat dan konstituen.

Deni mengharapkan Pemko Medan jangan setengah hati menerapkan Perda yang sudah disahkan. Sehingga ketentuan yang diatur dalam Perda dapat berjalan maksimal. Kepada masyarakat juga diharapkan memberi dukungan penuh. Sebab peran masyaràkat sangat penting untuk terlaksananya Perda.

Seperti laràngan merokok di dalam angkutan kota/ umum (angkot) wajib melarang penumpang bila merokok. Menurut Deni ke depan kiranya dapat terlaksana dengan baik.

Adapun Perda No 3 Tahun 2014 yang disosialisasikan terdiri dari XVI Bab dan 47 Pasal. Seperti pasal 27 disebutkan pemilik angkutan umum wajib memberitahukan kepada pengemudi untuk tidak merokok dan tidak membiàrkan penumpang merokok. Dan selanjutnya Pasal 28 ditekankan lagi bagi pengemudi/sopir wajib melarang penumpang merokok.

Sedangkan dalam pasal 7 KTR antara lain fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum.

Untuk menguatkan Perda tersebut, bagi yang melanggar Perda diberikan sanksi ketentuan pidana diatur Pasal 44 yakni, setiap yang merokok ditempat area KTR diancam pidana denda Rp 50 ribu. (lamru)