Connect with us

Sumut

Rumah Dirusak dan Dituduh Penadah, Sahriati Adukan Ketua PTSSB Sergai ke Polisi

Published

on

Foto pintu rumah Sahriati rusak (geosiar.com)

Geosiar.com, Serdang Bedagai – Sahriati br Manurung  (52) warga Dusun V Penggatalan, Desa Pematang Cermai, Kecamatan Tanjung Beringin, adukan Billiher Sinaga Ketua PTTSB Serdang Bedagai (Sergai) ke Polsek Tanjung Beringin akibat tuduhan penadah sawit dan rumahnya dirusak pada Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 17.00 WIB.

Kejadian bermula pada hari Selasa (22/1/2019) sekitar pukul 16.30 WIB. Cristina Sibarani datang bersama anaknya . Namun oknum penegak hukum di Sergai  tiba-tiba  marah di depan rumah Suriati dengan nada tinggi. Hal tersebut diungkapkan Sahriati  kepada wartawan, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul  12.00 WIB.

Masyarakat yang mendengar  kemarahan itu sontak terkejut  lalu datang  melihat dan ingin mengetahui  kejadian itu. Salah seorang anak Bungsu Cristina yakni Maruli Sinaga yang tinggal disekitaran TKP ikut melihat kejadian itu. Saat itu pula kedua anak Cristina bertengkar yakni  Hendra  dan Maruli Sinaga di pekarangan rumah Suriati.

“Padahal  satu hari itu saya sedang sakit  serta dianjurkan oleh Dokter untuk istirahat dan tidak  membeli sawit  sedangkan suami ku Hotler Sunaga(57) sedang tidak dirumah. Namun  dengan Sontak dan terkejut  serta bangun dari tempat tidur mendengar Biliher Sinaga mengamuk dan merusak pintu rumahku disaksikan sejumlah warga diantaranya Lister Nainggolan,”  ujarnya.

Saya tidak terima dituduh menadah sawit dan pintu rumah dirusak,  pada hari yang sama sekira pukul 20.00 WIB saya membuat laporan ke Polsek  Tanjung Beringin dan malam itu juga polisi turun cek TKP. Dia memohon supaya pihak Polsek Tanjung Beringin memproses pengaduan ini.

Sementara itu, Hotner Sinaga(57) suami Sahriati sangat menyayangkan tindakan Biliher Sinaga selaku Ketua PTTSB Sergai. Seharusnya selaku satu marga konsultasikan dulu jangan langsung merusak rumah apalagi membawa isteri dan anaknya oknum polisi mengacungkan  senjata padahal mereka tidak membeli sawit Billiher Sinaga.

Silister (33) warga yang melihat kejadian mengatakan bahwa Billiar Sinaga telah arogan merusak pintu  rumah milik Sahriati serta memfitnahnya dengan menghujat telah menadah  sawit curian milik Billiar Sinaga.

Kapolsek Tanjung Beringin Iptu Khairul Saleh saat dikonfirmasi wartawan melalui HP membenarkan adanya pengrusakan rumah Sahriati Manurung dan kasusnya sedang ditindaklanjuti.