Connect with us

Dunia

Palestina Tolak Semua Bantuan dari AS

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Palestina – Semua bantuan dari Amerika Serikat akan ditolak Palestina untuk menghindari tuntutan terkait terorisme yang tercantum dalam undang-undang terbaru di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump.

“Pemerintah mengirimkan surat resmi ke pemerintah AS untuk meminta mereka menghentikan semua bantuan ke Otoritas Palestina, termasuk bantuan untuk layanan keamanan Palestina,” ujar pejabat senior Palestina, Saeb Erekat, kepada AFP, Selasa (22/1/2019).

Erekat mengatakan bahwa Palestina mengambil keputusan ini karena khawatir mereka dapat menjadi target tuntutan di bawah Undang-Undang Klarifikasi Anti-Terorisme (ATCA) yang akan disahkan pemerintah AS dalam waktu dekat.

Regulasi itu menargetkan organisasi internasional penerima bantuan tertentu AS yang dapat menjadi subjek hukum kontra-terorisme.

Sebelumnya, sejumlah warga AS yang menjadi korban serangan Palestina dalam konflik dengan Israel mendesak pemerintahnya agar mengajukan tuntutan atas otoritas pimpinan Mahmoud Abbas tersebut.

Selama ini, AS menuduh Palestina mendukung tindak kekerasan dengan memberikan bantuan bagi keluarga atau tahanan yang tewas saat melancarkan serangan ke Israel.

Palestina berdalih bahwa mereka memberikan dana itu untuk membantu warganya yang kehilangan tulang punggung, bukan berarti mendukung kekerasan.

Warga Palestina sendiri menganggap orang-orang yang tewas saat melakukan perlawanan terhadap Israel sebagai pahlawan.

Di tengah kisruh ini, hubungan Palestina dengan AS memanas, apalagi setelah Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Selama ini, Israel dan Palestina memperebutkan Yerusalem sebagai ibu kota mereka kelak.

Ketegangan kian memanas usai AS memutuskan menghentikan serangkaian bantuan untuk Palestina. Meski kelimpungan, sejumlah pejabat Palestina mengaku bahwa kini pihaknya sedang mencari sumber dana bantuan baru dari Eropa.

Dunia

Badai Krosa Hantam Jepang, Seorang Kakek Tewas

Published

on

Badai Krosa

Geosiar.com, Jepang – Seorang pria tua (82) tewas akibat Badai Krosa yang menghantam prefektur Hiroshima, Jepang, pada Kamis (15/8/2019) kemarin. Kakek tersebut terjatuh ke laut dan tenggelam karena terhantam angin ketika tengah mengikat kapal.

Dikutip dari AFP, Jumat (16/8/2019), ada juga yang mengalami luka-luka di 13 prefektur, yaitu sebanyak 50 orang. Beberapa di antaranya mengalami cedera pada bagian paha, kepala serta jari tangan.

Pemerintah setempat sudah mengimbau lebih dari 430 ribu warga di wilayah barat dan utara Jepang agar mengungsi. Sebagian warga mengungsi saat tahu adanya peringatan potensi hujan deras, tanah longsor, ombak besar, dan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami akan tetap waspada dengan adanya hujan deras tidak tentu,” ungkap Juru Bicara Badan Penanggulangan Bencana Jepang, Takayoshi Sugimoto, kepada AFP.

Sementara Badan Meteorologi Jepang memperkirakan hujan deras disertai angin kencang bakal menghantam wilayah utara usai bergerak dari prefektur Hiroshima dan Shimane pada Sabtu besok.

Sebagai antisipasi, ratusan penerbangan juga dibatalkan setelah musim liburan Obon, sementara 48 penerbangan dialihkan ke Jumat pagi karena gangguan badai. Sejumlah maskapai mengimbau penumpang untuk mengikuti informasi penerbangan terkini.

Sejumlah acara peringatan akhir Perang Dunia II juga terpaksa dibatalkan di wilayah barat Jepang akibat cuaca buruk.

Aktivitas Badai Krosa awal minggu ini melemah saat di Samudera Pasifik, kemudian meningkat pesat dari kecepatan 35 kilometer per jam menjadi 126 kilometer per jam pada Kamis (15/8/2019) dini hari.

Continue Reading

Dunia

Ucapkan Selamat HUT RI, Menlu AS Harap Hubungan Bilateral Makin Erat

Published

on

Presiden Joko Widodo alias Jokowi berjabat tangan dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta

Geosiar.com, AS – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Michael R. Pompeo mengucapkan selamat atas HUT ke-74 Republik Indonesia. Seiring ucapannya, ia berharap agar kemajuan Kemitraan Strategis, atau kerja sama bisnis dengan Indonesia semakin erat.

“Kami mengharapkan kemajuan Kemitraan Strategis terus berlanjut untuk kepentingan rakyat Indonesia dan Amerika, serta untuk mendukung perdamaian dan kemakmuran di kawasan dan di dunia,” tulis Michael dalam rilis yang diterima pada Jumat (16/8/2019).

Michael menambahkan, kedua negara ini perlu menjaga nilai-nilai dan kepentingan bersama guna menjaga hubungan baik antar keduanya.

“Nilai-nilai dan kepentingan kita bersama akan mendorong hubungan kedua negara yang lebih erat di tahun-tahun yang akan datang,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan Michael dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 besok, Sabtu (17/8/2019).

Selain menuturkan ucapan selamat merayakan hari kemerdekaan, Michael juga memperingati 70 tahun hubungan diplomatik resmi dengan Amerika Serikat.

“Amerika Serikat menghargai Indonesia sebagai pemimpin yang demokratis di kawasan Indo-Pasifik, dan sebagai suara penting untuk prioritas global,” ungkap Michael

Continue Reading

Dunia

PM Justin Trudeau Diduga Langgar Aturan Etika

Published

on

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau

Geosiar.com, Kanada – Perdana Menteri (PM) Kanada Justin Trudeau diduga sudah melanggar aturan soal etika ketika mencoba mencampuri kasus hukum sebuah perusahaan. Oleh karenanya, ia menerima laporan lembaga pengawas etika independen, namun Trudeau menolak minta maaf pada Rabu (14/8/2019).

Dilansir dari reuters pada kamis (15/8/2019), komisi etika independen Mario Dion menyebut PM Trudeau dan timnya pada tahun lalu sudah berupaya merusak sebuah keputusan yang dibuat jaksa penuntut federal bahwa pembangunan yang dilakukan perusahaan SNC-Lavalin Group Inc harus dibawa ke persidangan untuk mengungkap dugaan korupsi.

“Saya sepenuhnya menerima laporan ini. Saya mengambil tanggung jawab sepenuhnya,” ungkap Trudeau, walaupun dia tidak setuju dengan kesimpulan Dion.

Laporan Dion yang tebalnya hingga 58 halaman yang diterima Trudeau itu kemungkinan dapat mencederakan peluang Trudeau untuk mempertahankan jabatannya pada pemilu Kanada yang akan digelar Oktober 2019 mendatang.

Skandal SNC-Lavalin mencuat pada awal Februari 2019 lalu. Perusahaan itu pada 2018 ingin mengambil keuntungan dari sebuah undang-undang yang memungkinkan SNC-Lavalin ‘menyelamatkan diri’ dengan membayar denda ketimbang menghadapi persidangan atas diduga telah menyuap beberapa pejabat di Libya.

Kasus hukum SNC-Lavalin mempertaruhkan Trudeau sebagai pemimpin muda yang melindungi pemerintah dan berjanji akan bersikap terbuka dan transparan.

Kini Trudeau sudah menjadi PM Kanada pertama yang diduga sudah menciderai aturan etika federal.

Trudeau mengaku telah mencoba membujuk mantan Menteri Kehakiman Jody Wilson-Raybould supaya memikirkan kembali keputusan jaksa penuntut. Dirinya menganggap apa yang telah terjadi dimasa lalu tidaklah hal yang baik, tapi saat yang sama dia tidak bisa meminta maaf karena mempertahankan lapangan kerja bagi masyarakat Kanada.

Menurut Dion, PM Trudeau sudah melanggar aturan konflik kepentingan yang melarang para pemegang jabatan publik mencoba mendorong kepentingan pribadi orang lain secara tidak layak.

Continue Reading
Advertisement

BERITA NASIONAL

Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com