Connect with us

BMKG

Viral Dimedsos, Dandim 0205/TK Cari Ke 5 Pendaki Untuk Diberikan Pengarahan Larangan Masuk Zona Merah

Published

on

(dok : edy surbakty) Dandim 0205/TK Letkol Taufik Rizal

Geosiar – Tanahkaro – Sekelompok remaja diduga telah melakukan pendakian gunung Api Sinabung, yang hingga saat ini masih berada pada Level IV (Status Awas), pada Sabtu 3 November 2018 lalu.

Aksi nekad mereka itu diketahui publik, pasca foto dan video documentary bertajuk “Mendaki Gunung Sinabung” yang mereka rekam. Muncul di media social (face book, red), Senin, 21/1/2019 yang menuai beragam bentuk komentar dari para Netizen mewarnai postingan tersebut.

Dalam rekaman video documentary yang berdurasi cukup singkat tersebut tidak diutarakan terkait latar belakang dari aksi para remaja tersebut, dan tidak diketahui mengapa ke lima remaja belasan tahun itu berani menembus Kawasan Zona berbahaya yang beberapa tahun silam pernah menelan korban jiwa.

Hingga kini kepastian titik lokasi masih menjadi pertanyaan nitizen, namun dari foto dan video, lokasi pendakian para pemuda itu, memang identik dengan kawasan Gunung Api Sinabung, itu terlihat dibaliknya hamparan danau Lau Kawar, serta didalam video disebutkan meraka melakukan perjalanan melalui Desa Kuta Gugung, pada pukul 16 lewat 39 menit, anak remaja tersebut juga menulis menginap semalam dan pulang pada minggu 4 November 2018.

Selanjutnya Geosiar langsung mengkonfirmasi Komandan Kodim (Dandim) 0205/TK yang juga sebagai komandan satuan tugas pengamanan zona merah terkait vitalnya aktifitas dan video sekelompok remaja yang telah melakukan pendakian serta berkemah di gunung api Sinabung yang diunggah dimedia sosial facebook atas nama account Tarigan’s Rap tertanggal 29 November 2018.

Dandim 0205/TK Letkol Taufik Rizal mengatakan ” Saya menyayangkan hal itu terjadi, dan itu berkaitan dengan Nyawa, saya sudah Perintahkan kepada jajaran untuk mencari ke 5 anak remaja tersebut dan akan kita beritau bahwa tindakan mereka salah telah memasuki Zona Merah sampai ke puncak Gunung Sinabung, ujar Taufik (22/1).

Lanjut Dandim, Danramil saya sudah langsung ke Relokasi Siosar untuk menghimbau anak anak tersebut, termasuk kepada keluarganya dan saya perintahkan agar anak anak tersebut untuk segera menghapus postingannya di media sosial Facebook, saya mohon kerjasamanya untuk jangan memperluas foto foto dan Video tersebut, agar tdak menjadi anggapan boleh naik kepuncak gunung Api Sinabung oleh masyarakat dan Wisatawan, tegas Letkol Taufk Rizal./Mawar