Connect with us

Hukum

Tokoh Pemuda Brastagi Minta Kapolri Dan kapolda Sumut Evaluasi Jabatan Kapolres Karo

Published

on

James Tarigan SE, Tokoh Pemuda Brastagi

Geosiar – Kabanjahe – Oknum yang telah membebaskan kedua TSK Narkoba dipolres Karo dianggap dan patut diduga sama saja sudah terlibat dan ambil bagian didalam Peredaran Narkoba.

Persoalan yang telah Viral dikalangan Masyarakat dan didalam Pemberitaan maupun dimedia Sosial terkait telah dibebaskanya kedua Tersangka (TSK) tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika oleh Sat Res Narkoba Polres Karo (1/1/2019) telah menjadi perhatian Publick, dan kini akibat dari mencuatnya persoalan tersebut kepermukaan, Polres Karo semakin menuai kritikan hingga Masyarakat meminta agar Kapolri dan Kapoldasu dapat sesegera mungkin Mengevaluasi jabatan Kapolres Karo dan menindak Oknum Sat Res Narkoba Polres Karo yang diduga telah menyalahi Wewenang dan jabatan.

Salah satu Tokoh Pemuda diberastagi, James Tarigan SE (18/1) menanggapi terkait hal telah dibebaskanya kedua TSK Narkotika oleh Sat res Narkoba Polres Karo jajaran Polda Sumut dengan mengatakan ” Kita sangat sangat menyayangkan kejadian pembebasan kedua TSK tersebut, terlebih saat ini kita sudah dalam keadaan Darurat Narkoba, seperti yang pernah dikatakan Presiden kita Ir. H Jokowidodo, serta saat ini ada juga salah satu putra terbaik dari kabupaten karo menjadi petinggi Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat yang kita banggakan dan juga serius memerangi Narkoba.

Dikampung halaman dari petinggi BNN Pusat ini malah ada oknum oknum yang seyogianya menegakan Hukum dikabupaten karo malah tidak menghargai perjuangannya untuk memberantas Narkotika, maka dari itu kami harap Kapolri dan kapolda sumut dapat segera turun tangan untuk mengungkap dibalik pembebasan kedua TSK Narkotika ini dan sesegera mungkin Mengevaluasi jabatan Kapolres Karo, ini karena oknum yang telah membebaskan kedua TSK tersebut kita anggap dan patut kita duga dengan keras sama saja sudah terlibat dan ambil bagian didalam Peredaran Narkoba dikabupaten Karo ini, tegas james.

Lanjut Tarigan, informasinya terkait Kronologis Penangkapan serta barang bukti dan rencana tindaklanjut dari penanganan terhadap kedua TSK tersebut hingga tuntas dan dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU), hal ini telah dilaporkan oleh Kapolres tanah Karo kepada Kapoldasu, maka dari itu sudah selayaknya juga untuk Oknum oknum yang nantinya terbukti terlibat dan yang menyalahi Praturan didalam Persoalan ini harus dipecat dari kesatuanya dan diproses baik secara Kode Etik ataupun sesuai dengan regulasi Hukum yang berlaku, pinta james.

Terpisah, Sembiring yang juga warga kota Berastagi (18/1) di Berastagi mengatakan jangan sampai hal seperti ini terulang kembali, bila Pembebasan kedua TSK tersebut tidak menyalahi dan benar adanya, maka Kapolres Karo harus segera mengklarifikasi kebenaran dari laporan yang dibuat atas nama Kapolres Tanahkaro AKBP Benny R Hutajulu kepada Kapoldasu yang sudah beredar luas dan menjadi bahan Pemberitaan dibeberapa media cetak maupun Media elektronik

Kita harapkan juga agar Kapolres Karo dapat menjelaskan kepada Publik secara Resmi, baik dihadapan Media elektronik maupun Media cetak terkait Pembebasan kedua TSK tersebut, agar Masyarakat tidak salah Presepsi yang berkelanjutan terhadap Kinerja Kepolisian khususnya Polres Karo didalam proses Pengungkapan serta Pemberantasan Narkotika dan Obat obatan terlarang dikabupaten Karo, ujar Sembiring mengakhiri.

Geosiar mengkonfirmasi Kapolres karo (17/1) terkait laporan kepada kapolda sumut yang dibuat atas nama Kapolres tanahkaro AKBP Benny R Hutajulu apakah benar adanya atau HOAX (tidak benar), serta kini kedua tersangka tersebut sudah dibebaskan, namun bukanya mendapat jawaban, akan tetapi Kapolres Karo tersebut memblokir Aplikasi WhatsAp awak media./Edy surbakti.