Connect with us

Daerah

Konsumsi Narkoba, Roky Warga Tebingtinggi Dituntut 9 Tahun Penjara

Published

on

Jaksa penuntut umum Dwi SH dari Kejari Tebingtinggi menuntut terdakwa Roky Silaban dikenakan 9 tahun penjara (geosiar.com)

Geosiar.com, Tebingtinggi – Jaksa penuntut umum Dwi SH dari Kejari Tebingtinggi menuntut terdakwa Roky Silaban dikenakan 9 tahun penjara dihadapan persidangan yang dipimpim majelis hakim, Dharma SH dkk terkait kepemilikan narkoba, Kamis (17/1/2019).

Dalam sidang tuntutan dikatakan, terdakwa Roky ditangkap pihak petugas pada hari Senin (20/8/2018) sekira pukul 22.30 WIB, di Jalan Veteran, Kelurahan Tebingtinggi Lama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi.

Terdakwa ditangkap saksi Agustiyan dan saksi Ardika yang merupakan (petugas Kepolisian) saat mendapat informasi dari informan yang dipercayai. Ia mengatakan bahwa di sekitar Jalan Veteran Kel. Tebing Tinggi Lama Kec. Tebing Tinggi Kota, Kota Tebing Tinggi tepatnya di pinggir jalan sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

Usai mendapat informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan di lokasi dan melakukan pengintaian. Petugas melihat terdakwa sedang berdiri di pinggir jalan seperti menunggu seseorang dengan gerak-gerik mencurigakan. Selanjutnya petugas menghampiri terdakwa dan merasa curiga terhadap perilaku terdakwa saat itu. Petugas menunjukkan surat tugas dan kemudian menyuruh terdakwa mengeluarkan barang-barang yang ada pada badan/pakaian yang dikenakan terdakwa.

Saat akan dilakukan penggeledahan, terdakwa didapati membuang 1 (satu) bungkus plastik asoy warna hitam dari genggaman tangan kanannya yang berisi narkotika golongan –I jenis shabu dan 1 (satu) unit hp merek Samsung warna hitam. Petugas langsung membawa terdakwa dan seluruh barang bukti ke kantor polisi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, terdakwa mengaku memperoleh narkotika jenis shabu tersebut, pada hari Jumat (20/8/2018) sekitar pukul 22.00 WIB dari seseorang bernama Boboy (belum tertangkap) di Jalan Bulian Kota Tebingtinggi tepatnya di teras sebuah warnet sebanyak 1 (satu) bungkus plastik transparan kecil yang berisi serbuk kristal warna putih narkotika Golongan I jenis shabu seharga Rp. 100.000.

Perbuatan terdakwa diatur dan diancam pidana dalam Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009.