Connect with us

Sumut

Pemko Medan Tetap Serius Peningkatan Kebersihan di Medan

Published

on

Walikota -Wakil Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin-Ir Akhyar Nasution tinjau TPA Terju dan Namo Bintang

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan tampak serius masalah penanganan sampah di kota Medan. Bentuk keseriusan itu, Walikita-Wakil Walukota Medan Drs Dzulmi Eldin – Ir Ahkyar Nasution meninjau kesiapan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan mengelola sampah, Senin (14/1/2019). Tujuannya, mewujudkan kota Medan bersoh dan bebas sampah.

Mulai dari peralihan penangan sampah yang sempat ditangani Kecamatan, penambahan armada serta kesiapan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Namo Bintang  dan TPA Terjun untuk menampung sampah yang dihasilkan warga setiap harinya.

Selama ini kata Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi melalui Kadis DKP H M Husni di Medan, salah satu kendala yang dialami DKP dalam penanganan sampah karena kurangnya moda angkutan sampah. Sebab, angkutan pengangkut sampah yang dimiliki tidak sebanding dengan sampah yang dihasilkan.

Sementara, hasil pendataan yang telah dilakukan DKP, jelas Husni, setiap warga Kota Medan menghasilkan 0,7 kg sampah perhari. Jika dikalikan dengan jumlah penduduk Kota Medan yang saat ini mencapai sekitar 2,9 juta, maka sampah yang dihasilkan warga setiap harinya sekitar 2.000 ton. Ditambah lagi wilayah Kota Medan cukup luas dengan memiliki 21 kecamatan, 151 kelurahan dan 2001 lingkungan.

“Sebelum tahun 2018, moda angkutan yang  masih bisa dioperasikan untuk mengangkut sampah hanya berjumlah 273 unit. Menyikapi minimnya jumlah moda angkutan sampah itu, makanya kita melakukan penambahan 40 unit konvektor dan konvektor, termasuk becak di tahun 2018.  Jumlah ini pun masih dirasakan kurang, karenanya kita berupaya melakukan penambahan kembali di tahun 2019. Rencananya, ada 20 unit konvektor serta moda pendukung lainnya seperti alat berat, amrol dan bak sampah yang ditambah. Penambahan ini juga kita lakukan berdasarkan bentangan dan luas jalan di Kota Medan,” kata Husni.

Dipastikan, apabila jumlah moda angkutan sampah itu terpenuhi, Husni pun optimis pengangkutan sampah akan dilakukan mulai dari hulu sampai hilir. Artinya, pengangkutan sampah mulai dilakukan dari  wilayah tempat tinggal masyarakat hingga TPA. ”Semoga tahun 2019 ini penambahan armada angkutan sampah terealisasi. Dengan demikian seluruh sampah yang ada ada dapat diangkut hingga TPA,” jelasnya.

Ditambahkan, penanganan sampah harus didukung dengan keberadaan TPA. Saat ini bilang Husni, TPA yang dioperasikan hanya TPA Terjun di Kecamatan Medan Marelan dengan lahan seluas 12 hektar. Di tahun 2019, Husni tidak mau lagi TPA hanya berfungsi hanya tempat menampung sampah. Karenanya,  harus dilakukan perubahan konsep dengan melakukan pengelolaan terlebih dahulu dengan menggunakan sistem 3R yakni Resuse, Reduse dan Recycle.

“Setelah melalui sistem 3R, barulah sisa sampah yang ada kita buang ke TPA. Pengelolaan ini bisa kita lakukan dengan menggandeng pihak lain. Apabila kita tidak melakukan perubahan konsep, kemungkinan dalam 4 tahun ke depan TPA Terjun tak dapat dioeprasikan karena telah menjadi gunungan sampah,” terangnya.

Selain itu tambah Husni lagi, TPA Namo Bintang juga akan dioperasikan kembali guna mendukung TPA Terjun dengan tetap melakukan pengelolaan lebih dahulu sebelum dibuang ke tempat tersebut. “Jika pengelolaan kedua TPA ini berjalan seperti yang kita rencanakan ini, insya Allah masalah sampah dapat kita atasi,” tegasnya optimis. (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

BNNK Sergai Gelar Peringatan HANI 2019, Serukan ‘Stop Narkoba’

Published

on

BNNK Sergai saat berkampanye dengan memberikan logo ‘stop narkoba’ kepada pengendara becak bermotor yang sedang melintas di Jalinsum, Senin (24/6/2019). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) pada 22 Juni 2019 mendatang, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kampanye bertajuk ‘Stop Narkoba’, dengan membagikan logo dan bendera HANI kepada setiap pengendara yang melintas di Jalinsum Sergai, di depan kantor BNNK Sergai Desa Firdaus, Kecamatan Sei rampah, Senin (24/6/2019).

Dalam kesempatan itu, Kepala BNNK Sergai Drs Adlin M Tambunan mengatakan bahwa kampanye ini merupakan bukti keseriusan BNNK untuk membasmi masalah narkoba di Sergai.

“Kampanye anti narkoba yang dilakukan oleh BNNK agar kiranya dapat diterima oleh masyarakat, bertujuan agar warga semakin sadar tentang bahaya narkoba sehingga menjauhinya,” tutur Adlin saat ditanya perihal kegiatan kampanye, Senin (24/6/2019).

Sesuai dengan tema HANI 2019 ‘Milenial Sehat Tanpa Narkoba Menuju Indonesia Emas’, Adlin pun mengharapkan kaum milenial khususnya di Serga bisa jauh dari jerat narkoba. Oleh karena itu, BNN Kabupaten Sergai terus berupaya melakukan kampanye anti narkoba. 

Seperti diketahui, Kabupaten Sergai memang terkenal sebagai daerah rawan narkoba. Hal ini bisa dilihat dari adanya kampung narkoba yang terkenal sebagai sarang bagi pengedar dan pengguna obat terlarang itu. Bahkan sudah banyak yang diamankan oleh pihak kepolisian setempat. 

Untuk menekan peredaran narkoba tersebut, Adlin mengatakan jika peran BNNK sangat diperlukan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba itu, terkhususnya kepada generasi muda. (art)

Continue Reading

Sumut

Bupati Sergai Buka Perlombaan GSI Tingkat SMP Tahun 2019

Published

on

Pembukaan perlombaan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2019 di Lapangan sepak bola PT Socfindo, Kebun Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (24/6/2019). (Foto: art/Geosiar.com)

Geosiar.com, Sergai – Bupati Serdang Bedagai (Sergai)  Ir H Soekirman didampingi Wakil Bupati (Wabup) Darma Wijaya membuka acara perlombaan Gala Siswa Indonesia (GSI) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun 2019 di Lapangan sepak bola PT Socfindo, Kebun Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (24/6/2019).

Selain Bupati dan Wabup Sergai, acara ini juga dihadir Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik beserta jajarannya, Kepala BNN Sergai Adlin Tambunan, perwakilan Kajari Sei Rampah, Camat Teluk Mengkudu Parulian Siagian beserta Muspika, pimpinan Bank Sumut Cabang Sei Rampah Ahmad Pasundan Tarigan, Ketua Dewan Pendidikan Sergai Agus Marwan, Manager PT Socfindo Kebun Matapao Korwil Bidang Pendidikan, Kepala Sekolah SD/SMP se-Sergai, dan peserta tim sepak bola dari 17 Kecamatan se-Sergai.

Dalam sambutannya, Soekirman dalam menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada panitia penyelenggara, khususnya kepada Dinas Pendidikan yang telah menggelar kembali GSI untuk tahun yang ketiga kalinya sejak berganti nama dari Liga Pelajar Indonesia (LPI).

“Gala Siswa Indonesia (GSI) merupakan salah satu bentuk kepedulian dalam memajukan persepakbolaan di Kabupaten Sergai,” ucap Soekirman saat memberi sambutan, Senin (24/6/2019).

Melalui GSI, harap Soekirman, diharapkan lahir pemain-pemain sepak bola berbakat yang berkesempatan mendapat pembinaan lebih lanjut dan secara jangka panjang akan menjadi pesepak bola profesional bagi Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, julukan Kabupaten Sergai. 

Lebih lanjut, sang Bupati memastikan sebagai pemerintah daerah yang dengan segala keterbatasan anggaran, bakal terus berusaha melakukan pembinaan secara maksimal kepada seluruh cahang olahraga, khususnya sepak bola. 

“Untuk perkembangan selanjutnya, kami hanya mengantarkan para bibit potensial tersebut sampai perbatasan Sungai Ular saja, selanjutnya mereka yang menentukan karir olahraga yang akan ditempuh selanjutnya, sebab berhasil atau tidak merekalah yang menentukan. Semoga para bibit potensial tersebut dapat membawa nama baik daerah dan nasional seperti Dimas Sumantri dan Maldini asal Sergai yang sempat masuk dalam Timnas U-16 dan meraih prestasi tingkat internasional beberapa tahun yang lalu,” sambung Soekirman.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik menyampaikan bahwa Gala Siswa Indonesia (GSI) merupakan suatu kegiatan yang bersifat kompetisi di bidang olahraga sepak bola antar siswa SMP sederajat. Kegiatan ini juga sebagai wadah mengimplementasikan penguatan pendidikan karakter siswa.

“GSI ini sendiri bertujuan untuk meningkatkan kecintaan dan apresiasi serta pengembangan bakat dan minat siswa dalam cabang olahraga sepak bola sekaligus meningkatkan persatuan dan kesatuan antar siswa di seluruh Kabupaten Sergai,” kata Joni.

Sebagai informasi, GSI bakal dimulai pada 24 Juni hingga 13 Juli 2019. Sebanyak 16 tim yang berasal dari SMP negeri dan swasta se-Sergai mengikuti kompetisi tersebut. Babak penyisihan GSI Tahun 2019 akan dilaksanakan di dua lokasi, yakni lapangan Sepak Bola Nagur, Kecamatan Tanjung Beringin dan Lapangan Sepakbola PT Socfindo Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu. (art) 

Continue Reading

Sumut

Dinas PU Medan Lakukan Pengorekan Parit Jl Amal Medan Sumggal

Published

on

Medan, Geosiar.com – Guna meminimalisir kondisi banjir di beberapa titik Kota Medan, Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan kembali melakukan pengorekan drainase, Senin (24/6/2019). Kali ini drainase di Jalan Amal, Kelurahan Sei Kambing, Kecamatan Medan Sunggal tepatnya di samping Gedung Medan Internasional Convention Center (MICC) yang menjadi fokus pengorekan.

Pengorekan drainse dilakukan untuk menindaklanjuti instruksi Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH. Sebab, orang nomor satu di Pemko Medan ingin menyahuti keluhan warga selama ini yang terganggu aktifitasnya karena terjadinya genangan air ketika hujan deras turun. Oleh karenanya Wali Kota pun merespon dnegan Dinas PU Kota Medan guna melakukan pengorekan.

Untuk mendukung kelancaran pengorekan parit, Kadis PU Kota Medan Isa Ansyari menurunkan sejumlah petugas dari kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wilayah Selatan dibantu 1 unit mobil backhoe loader mini. Kondisi parit sangat memprihatikan, sebab mengalami pendangkalan sehingga tidak mampu menampung debit air sehingga meluap menggenangi permukaan jalan maupun rumah warga ketika hujan.

Proses pengorekan berjalan lancar, tanpa kesulitan baik petugas maupun backhoe loader berhasil mengorek lumpur bercampur sampah dari dasar drainase yang mengalami pendangkalan. Hasil pengorekan selanjutnya diangkut dengan menggunakan truk  ke tempat pembuangan. Berkat kerja keras yang dilakukan, pendangkalan parit pun berhasil diatasi.

“Insya Allah pengorekan seperti ini akan terus kita lakukan sesaui dengan keinginan Bapak Wali Kota agar persoalan genangan air di Kota Medan harus diminimalisir. Oleh karenanya satu persatu parit yang tersumbat akan kita korek bersama dengan personel Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PGSU) kecamatan,” jelas Isya.

Di samping itu Isya pun sangat mengharapkan dukungan masyarakat sekitar. Pasca dilakukannya pengorekan, Isya berharap agar masyarakat dapat menjaganya dengan tidak buang sampah sembarangan, terutama dalam  drainase. Dipastikannya, upaya pengorekan akan sia-sia apabila kesadaran masyarakat masih kurang dan masih buang sampah ke dalam drainase. “Jika masyarakat mendukung, drainase pasti tetap berfungsi dengan baik,” ungkapnya. (lamru)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com