Connect with us

Sumut

Beritakan Pembalakan Liar, Wartawan di Pematangsiantar Dikeroyok

Published

on

Tigor Munthe Tri Aditya saat berada di rumah sakit swasta Jalan Seram Pematangsiantar, Sabtu (12/1/2019).

Geosiar.com, Pematangsiantar – Seorang wartawan media online yang bertugas di Pematangsiantar Sumatera Utara diduga dikeroyok sejumlah orang yang belum dikenal, Sabtu (12/1/2019).Pengeroyokan itu terjadi di depan sebuah kafe di Jalan Kartini, Pematangsiantar itu. Akibat kejadian itu, korban Tri Aditya (23), mengalami luka di kepala, wajah dan kaki. Setelah itu dia dibawa ke salah satu rumah sakit swasta di Jalan Seram Pematangsiantar.

Tri mengatakan, kejadian bermula saat dia dikontak melalui telepon seluler oleh seseorang dan meminta bertemu di depan kafe di mana kejadian berlangsung.

Tri tak merasa curiga, pasalnya akan ada upaya klarifikasi terkait berita yang dia beritakan mengenai dugaan illegal logging.

“Saat menunggu di lokasi untuk bertemu dengan orang yang mengontak tadi, mendadak belasan orang menghampiri dan mengeroyokku,” katanya. Para pelaku, menurut Tri, datang mengendarai dua mobil.

Selain menggunakan kaki dan tangan, ada pelaku memakai benda tajam yang kemudian mengenai bagian belakang kepalanya.

“Saat mengeroyok begitu, salah seorang pelaku sempat berteriak mengaku tak senang dengan pemberitaannya mengenai pembalakan liar,” ujar Tri.

Selain menganiaya, para pelaku juga merampas dan membawa serta satu unit telepon seluler miliknya. Tri sendiri sudah melaporkan pengeroyokan yang dia alami ke Polres Pematangsiantar.

Kepala Satuan Reskrim Polres Pematangsiantar, AKP Demak Ompusunggu menyatakan pihaknya sudah menerima laporan korban. Sejauh ini kata dia, petugas masih melakukan proses penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Kita masih menyelidiki,” katanya singkat, Sabtu malam. Ditanya apakah pihaknya sudah mengidentifikasi pelaku yang melakukan pengeroyokan, Demak menyebut belum bisa disampaikan karena korban sendiri tidak mengenal pelaku saat kejadian.