Connect with us

Politik

Silaturahmi Nasional Bersama Pengemudi Online, Jokowi: Jangan Sampai Kita Diaduk-aduk Politikus

Published

on

Presiden Joko Widodo saat menghadiri acara Silatnas di Jiexpo, Kemayoran. (Kumparan.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo berharap, meskipun ada perbedaan pilihan politik, masyarakat dianjurkan untuk tidak terpecah. Di depan para pengemudi ojek online di JIExpo Kemayoran, Jokowi juga menyebut perbedaan politik adalah hal yang wajar di era demokrasi.

“Sudah jadi takdir kita berbeda-beda dan kita manfaatkan itu sebagai kekuatan, bukan terpecah-pecah karena perbedaan agama, tradisi. Ini akan sangat keliru besar,” ungkap Jokowi di acara Silaturahmi Nasional Keluarga Besar Pengemudi Online di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/2019).

Jokowi menjelaskan, hal ini mungkin terjadi dimulai dari politik, pemilihan bupati, pemilihan wali kota, Gubernur dan Presiden. Bisa jadi persaudaraan terpecah belah karena perbedaan pilihan.

Ia menginginkan agar tidak ada ada masyarakat yang terpengaruh oleh isu-isu tidak benar yang dilontarkan pihak yang tak bertanggungjawab. Khususnya, para politikus di Indonesia.

“Jangan sampai kita diaduk-aduk sama politikus. Hati-hati, negara kita negara besar,” ucapnya.

Oleh sebab itu, Jokowi berharap agar masyarakat menentukan siapa calon pemimpin yang akan dipilih dari berbagai aspek. Tak hanya soal pengalaman, calon tersebut juga harus memiliki prestasi dan rekam jejak yang baik.

“Dilihat saja, punya pengalaman atau tidak? Kedua, punya prestasi atau tidak, dilihat. Ketiga, rekam jejaknya seperti apa, dilihat, punya ide apa dilihat, punya gagasan yang baik dilihat, punya program apa dilihat, sudah itu saja,” tutupnya.