Connect with us

Politik

Anggota DPRD Medan, Jangga Siregar Sahuti Keluhan Pedagang Pusat Pasar

Published

on

Medan, Geosiar.com – Anggota komisi C DPRD Medan Jangga Siregar SH temui dan serap keluhan para pedagang makanan dan minuman di lt II dan III Pusat Pasar Medan. Pedagang mengeluhkan air limbah comberan dapur umum dan merembes ke dagangan mereka.

Saat kunjungan Jangga Siregar selaku politisi Hanura itu, diterima puluhan pedagang, Jumat (11/1/2019). Pada kesempatan itu Jangga Siregar minta Direktur PD Pasar segera merelokasi pedagang makanan dan minuman yang ada di lantai III Pusat Pasar Medan.

Sebab, keberadaan pedagang makanan dan minuman di lantai III membuat pedagang di lantai II terkena air limbah sisa pencucian air mengenai dagangan bahkan menjadi rusak dan tidak dapat dijual kepada konsumen.

Sebagaimana dikeluhkan pedagang, Darwin menyebutkan, akibat kebocoran-kebocoran yang ada, lantai menjadi becek dan tergenang dan berbau sehingga sering ada pedagang maupun konsumen sering jatuh terpleset di area depan maupun di dalam kios.

Pedagang lainnya Syaiful juga mengkhawatirkan terjadinya kebakaran di pasar tersebut bilamana terjadi korsleting atau arus pendek karena basah.

Apalagi, sebutnya, di area kebocoran oleh air limbah dari makanan dan minuman di lantai III itu terdapat banyak kabel yang dikhawatirkan bisa menjadi pemicu terjadi kebakaran diI Pusat Pasar Medan.

“Beberapa waktu lalu, pernah kabel-kabel di lantai II ini mengeluarkan api akibat tetesan-tetesan air limbah sisa cucian dari lantai III Itu membuat kami panik pak, ” katanya kepada Jangga Siregar.

Bukan hanya itu, pedagang lainnya bernama Netty juga mengkhawatirkan bilamana kebocoran-kebocoran air limbah dari pedagang di lantai III itu membuat bangunan di pusat pasar Medan rapuh dan runtuh.

“Tolong lah pak, kami udah capek ngeluhkan hal ini kepada PD Pasar agar pedagang di lantai III itu bisa direlokasi segera, ” harapnya.

Menyahuti keluhan pedagang itu,Jangga Siregar SH yang saat ini Caleg DPRD Medan 2019-2024 (Partai Hanura) dapil II (Medan Belawan, M Marelan, M Deli dan Medan Labuhan) berjanji kepada pedagang untuk mencari win-win solusi keberadaan pedagang makanan yang ada di lantai III Pusat Pasar Medan.

Untuk itu, kata politisi Hanura itu pihaknya (Komisi C DPRD Medan) akan memanggil perwakilan pedagang di lantai II, lantai III dan PD Pasar untuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPRD Medan.

“Pemanggilan itu untuk dimintai keterangan mencari solusi.Prinsipnya kita anggota dewan itu mendengar keluhan masyarakat. Dan agar tahu duduk permasalahan dan solusinya kita perlu duduk bersama, ” pungkasnya.

Sementara Kepala Pasar Pusat Pasar Medan, Idham Siregar menyebutkan kalau keluhan pedagang di lantai II memang terkait air limbah sisa pencucian pedagang makanan dan minuman di lantai III.

Diakuinya,bahwa beberapa waktu lalu sebanyak 23 pedagang yang terkena imbas bocoran air limbah itu membuat surat keluhan kepada pihaknya.

“Ada 23 pedagang yang berjualan di lantai II telah menandatangani surat keberatan ke kami,” ujarnya. (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kunjungi Pabrik Pengolahan Metal, Sandi Janjikan Insentif Padat Karya Industri Kecil dan Menengah

Published

on

Sandi Janjikan Insentif Padat Karya Bagi Industri Kecil dan Menengah (Kumparan.com)

Geosiar.com, Jakarta – Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno berkunjung ke pabrik pengolahan metal PT. Rachmat Perdana Adimetal di kawasan Perkampungan Industri Kecil (PIK), Cakung, Jakarta Timur. Sandi menganggap industri seperti ini sebagai salah satu lokomotif ekonomi nasional.

Bagi Sandi, pabrik pengolahan metal yang ia kunjungi ini dapat meningkatkan dan mengumpil perekonomian Indonesia, seperti UMKM pada umumnya.

“Prabowo-Sandi harus pastikan kita bersinergi dengan dunia usaha untuk menjadikan pilar. Supaya industri pengolahan ini bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Seperti UMKM, industri seperti ini akan jadi lokomotif lapangan kerja di bawah Prabowo-Sandi,” kata Sandi di pabrik PT Rachmat Perdana Adimetal, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019).

Tak hanya itu, melihat produksi dari pabrik yang ia kunjungi, Sandi mengatakan industri seperti itu juga harus mendapatkan insentif padat karya. Hal tersebut dilakukan sebagai cara untuk memastikan industri seperti pabrik metal ini dapat terus berjalan.

PT. Rachmat Perdana Adimetal ini memiliki karyawan sebanyak 245 orang, menghasilkan barang berupa bagian-bagian sparepart kendaraan bermotor, dan produksinya dapat mencapai 6 juta piece per bulannya.

Continue Reading

Politik

Kepsek Diwarning Pahami Kelola Keuangan Sekolah

Published

on

Medan, Geosiar.com – Ketua Komisi B DPRD Kota Medan, HT Bahrumsyah SH menyayangkan masih banyak kepala sekolah (Kasek) tidak paham melakukan pengelolaan keuangan sekolah. Padahal , Dinas Pendidikan telah melakukan pembekalan ilmu keuangan melalui manajer BOS (Biaya Operasional Sekolah) disetiap pengucuran alokasi anggaran.

“Kita tahu hari ini bagaimana manajemen kelola keuangan Kasek sangat minim sekali instrument-instrumen yang hanya memiliki latar belakang dunia pendidikan, tapi tiba-tiba  disuruh kelola sebuah keuangan,” kata Bahrum usai menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama sejumlah Kasek se Kecamatan Medan Labuhan , Selasa (19/3/2019) diruang Banggar lantai II DPRD Kota Medan.

Menurutnya, untuk itulah Komisi B DPRD Kota Medan selanjutnya mengumpulkan para Kasek untuk memastikan bahwa kegiatan pengelolaan keuangan BOS di tahun 2018 telah sesuai dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) nomor 1 tahun 2018.

Dalam Permendikbud diuraikan secara tegas membatasi pemanfaatan dana BOS untuk disimpan dengan maksud dibungakan, membiayai yang tidak menjadi prioritas, studi banding, tur wisata, membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan UPTD.

Disebutkan Bahrumsyah, ada mekanisme yang diabaikan kasek seperti tidak pernah melakukan rapat kerja, melakukan rencana kerja anggaran sekolah (RKAS) yang seharusnya melibatkan elemen sekolah seperti ketua komite dan para guru.

“Maka dari itu kami melakukan pengawasan untuk anggaran 2019 ini, kita panggil dulu nanti baru akan kita bentuk tim , nanti akan minta data untuk anggaran khususnya di 2018 lalu,” tegasnya didampingi anggota komisi M Yusuf.

Saat rapat, Bahrumsyah banyak menyerap sejumlah keluhan Kasek yang ternyata banyak dimintai dana pos-pos siluman oleh orang tertentu mengatasnamakan jajaran instansi untuk pengamanan.”Tiba-tiba nanti ada spanduk, tiba-tiba ada anggaran untuk kegiatan KUPT,” ungkapnya.

Diketahui, para kasek selain berwenang dalam pengelolaan dana BOS juga memiliki alokasi dana APBD untuk  mobiler sekolah dan DAK. (lamru)

Continue Reading

Politik

Komisi C DPRD Medan Sahuti Keluhan Pedagang Lt 3 Pusat Pasar, Relokasi Ditunda

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pedagang Pusat Pasar bermohon untuk tetap bertahan berjualan seperti biasa di lantai 3. Keberadaan mereka sudah nyaman selama ini dan menjalankan kewajiban membayar pajak dan iuran.

“Kenapa saat ini tiba tiba mau dipindahkan. Kami sudah nyaman dan mentaati segala ketentuan. Kami mohon kepada, PD Pasar dan anggota dewan dapat memperhatikan nasib kami,” pinta Agusmar Pily salah seorang pedagang saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) di komisi C DPRD Medan, Selasa (19/3/2019).

Agusmar Pily yang juga Ketua Assosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSINDO) Sumut, menyampaikan, seluruh pedagang di pusat pasar lt 3 keberatan untuk direlokasi. Karena mereka sudah nyaman dan melakukan kewajiban. Bahkan, ketentuan aturan baru pun mereka akan mengikutinya sepanjang hal yang wajar.

“Kami tidak setuju jika kios kami dibongkar dari lantai 3. Kami memiliki izin dan membayar kewaiiban. Kenapa tiba tiba disuruh pindah, ada apa,” ulang Agusmarpily lagi.

Menyahuti keluhan pedagang, Ketua Komisi C DPRD Medan Boydo HK Panjaitan selaku pimpinan rapat menyimpulkan dan merekomendasikan pemindahan pedagang dari lantai 3 supaya dibatalkan.

“Kita memang mendukung penataan pasar di lantai 3 dan lantai 4. Tapi hendaknya penataan dan relokasi dibatalkan. Setelah siap Hari Raya Idul Ftri mendatang proses penataan baru kita pertimbangkan lagi. Kita harus mendukung keyamanan kondusif menjelang Pemilu ini,” tegas Boydo.

Sebagaimana diketahui, RDP dihadiri Ketua Komisi C Boydo DPRD Medan HK Panjaitan dan didampingi anggota DPRD lainnya Mulia Asri Rambe (Bayek), Jangga Siregar dan Modesta Marpaung. Juga hadir Dirut PD Pasar Rusdy Sinuraya, M Nasib mewakili Perekonomian Pemko Medan, badan Pengawas PD Pasar serta perwakilan pedagang lainnya. (lamru)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com