Connect with us

Olahraga

Nainggolan Atau Pellegrini, PSG Bingung Pilih Mana

Published

on

Pemain Inter Milan (football5star.com)

Geosiar.com, Olahraga – Gelandang Inter Milan Radja Nainggolan menjadi rebutan klub Prancis dan Paris Saint-Germain (PSG). Namun klub kaya Prancis itu juga meminati Lorenzo Pellegrini dari AS Roma.

Media di Prancis, seperti dikutip Football Italia, PSG sudah mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Nainggolan. Mereka membahas langkah bagi Nainggolan di bursa transfer Januari ini.

Sky Sport Italia mengklaim PSG juga mendekati Roma untuk menanyakan situasi Pellegrini. PSG memerlukan bantuan lini tengah karena Adrien Rabiot akan bergabung dengan Barcelona dan bulan ini Lassana Diarra diperkirakan akan pensiun.

Inter Milan dikabarkan bisa menawarkan dengan harga tinggi mengingat pemain Belgia ini dikontrak hingga 2022. Sementara Roma bisa melepas Pellegrini dengan klausul rilis sekitar 30 juta euro.

Petinggi Inter Milan, Beppe Marotta, pernah membantah soal penjualan pemain ini. Ia menegaskan Nainggolan tidak akan dijual Januari ini. Walaupun tidak jarang membuat masalah, sebenenarnya Inter Milan masih membutuhkan tenaga Nainggolan.

“Ia sama sekali tidak akan berada dalam daftar jual pada Januari,” ujar Beppe Marotta.

“Kami mengambil tindakan ini karena itulah satu-satunya yang tepat untuk dilakukan, ada peraturan dan seseorang yang melanggarnya harus membayarnya,” tambanhya.

Inter Milan pernah menghukum Nainggolan. Pemain yang memiliki darah Batak itu dihukum karena masalah indisipliner.

Nainggolan pernah dihukum Inter Milan lantaran telat datang ke tempat latihan. Karena hal itu, gelandang berusia 30 tahun ini tidak boleh ikut dalam semua urusan Inter Milan di dunia sepak bola.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Seleksi Tahap Ketiga Skuat PSMS Medan untuk Liga 2 2019 Selesai, Sisa 16 Pemain

Published

on

(sports.sindonews.com)

Geosiar.com, Olahraga – Seleksi tahap ketiga perekrutan PSMS Medan sudah selesai dilakukan untuk mempersiapkan skuat mereka mengarungi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Liga 2 2019, Senin (21/01/19) kemarin.

Sebelumnya pada tahap kedua tersisa 30 pemain, di tahap ketiga ini jumlahnya makin sedikit, terpangkas dan hanya tinggal 16 pemain. Seleksi ini dilakukan di Lapangan Kebun Bunga, Medan, Senin kemarin. Dilakukan dengan menggelar game 2×30 menit.

16 pemain yang lolos terdiri dari dua kiper, empat bek sayap dan dua bek tengah. Selanjutnya ada dua gelandang tengah, dan empat penyerang sayap, serta dua striker.

Para pemain yang lolos seleksi ketiga ini rencananya akan digabungkan dengan 24 pemain profesional di Liga 1 dan Liga 2 yang sudah mendaftar di PSMS Medan. 

16 pemain hasil seleksi ketiga ini, akan bersaing dengan 24 pemain profesional untuk bisa masuk skuat utama PSMS Medan mengarungi Liga 2 2019.

Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning hanya menginginkan tiga sampai empat orang yang terpilih ke skuat utama
untuk 16 pemain hasil seleksi ketiga ini.

Berikut 16 pemain yang lolos seleksi ketiga , seperti dikutip dari indosport.

Kiper: Bayu Anggara, Wahyu Ardiansyah

Bek Sayap: M. Hari Nasution, Aris Ariza, Egas Adasi, Dike Arias, 

Bek Tengah: M. Effendi, Rifky Wahyudi

Gelandang: Faisal Harahap, Ardi Putra Mulia 

Penyerang kiri: Bagus Setiawan, Edi Alna, 

Penyerang kanan: M. Ricky Hamdani, M Yudha Pratama

Striker: M. Rohid, Sanzai Hutajulu

B

Continue Reading

Olahraga

Singapura Nyatakan Mundur dari Piala AFF U-22 2019

Published

on

Singapore national team with Fandi Ahmad (foxsportsasia.com)

Geosiar.com, Olahraga – Pada akhir pekan lalu, kabar datang dari Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS). FAS mengeluarkan pernyataan mengenai partisipasi Timnas Singapura U-22 di ajang Piala AFF U-22 2019.

Seperti tertulis dalam situs resmi FAS, Sabtu (19/1/2019), FAS menulis Timnas Singapura U-22 tidak akan berpartisipasi pada Piala AFF U-22 2019.

“Mengingat fakta bahwa tim yang sama juga akan bermain di Kualifikasi Piala AFC U-23 pada Maret 2019, pelatih kepala Fandi Ahmad sebaliknya akan fokus pada persiapan untuk kualifikasi itu dengan menggelar pemusatan latihan terpusat di luar negeri sebelum turnamen untuk mendapatkan skuat yang optimal,” demikian penjelasan resmi FAS.

Jika mengacu pada pembagian grup, mundurnya Singapura ini membuat lawan Timnas Indonesia U-22 berkurang. Pasalnya, the Young Lions tergabung dalam grup sama dengan pasukan asuhan Indra Sjafri di Grup B, bersama Malaysia, Myanmar, dan tuan rumah Kamboja.

Sementara Grup A dihuni Thailand, Vietnam, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Laos.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari AFF perihal penarikan diri Timnas Singapura U-22 dari Piala AFF U-22 2019.

Piala AFF U-22 2019 akan jadi edisi pertama karena memang baru kali ini AFF menyelenggarakan turnamen untuk kelompok usia U-22. Turnamen ini jadi disasar jadi pemanasan Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 serta SEA Games 2019 di Manila.

Pada edisi pertama ini, Piala AFF U-22 2019 akan diadakan di Kamboja pada 18 Februari-2 Maret 2019.

Continue Reading

Olahraga

Edy Rahmayadi Beri PR untuk Ketua Umum PSSI yang Baru

Published

on

Edy Rahmayadi

Geosiar.com, Olahraga – Masyarakat patut menghargai keputusan pengunduran diri Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi. Secara mantap Edy mengakui mundur dari jabatan ketua umum karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI. Seperti diketahui, jarang sekali pemimpin yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya.

Banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh Ketum PSSI baru guna membenahi dunia persepakbolaan Tanah Air. Harus kita akui, beberapa waktu belakangan, prestasi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia belum memberikan hasil yang sesuai keinginan.

Hal ini juga semakin parah dengan mencuatnya kasus mafia sepak bola, soal dengan pengaturan skor. Satgas Antimafia Bola menemukan adanya mafia bola di kompetisi yang berada di bawah naungan PSSI, Liga 2 dan Liga 3. Sejumlah tersangka pun telah ditetapkan oleh aparat kepolisian terkait kasus tersebut.

Edy berharap Ketum PSSI yang baru nanti harus benar-benar memahami tentang persepakbolaan Indonesia dan dapat memajukan prestasi anak bangsa melalui sepak bola, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Termasuk menyelesaikan karut marut permasalahan yang ada.

Edy juga berharap agar kongres PSSI bisa menghasilkan teknik mengembangkan serta memajukan persepakbolaan Indonesia dan dapat membersihkan sepak bola Indonesia dari para mafia yang telah merusak dan merugikan dunia persepakbolaan Indonesia.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com