Connect with us

Olahraga

Meski Diguyur Hujan, Timnas Indonesia U-22 Semangat Berlatih Skema Permainan

Published

on

Indra Sjafri di Piala AFF U-22 (detik.com)

Geosiar.com, Olahraga – Timnas Indonesia U-22 telah hari keempar pemusatan latihan di Lapangan ABC Senayan Jakarta, Kamis (10/1/2019), yaitu memasuki latihan taktik. Meski diguyur hujan, suara Indra Sjafri tetap lantang menjadi penggerak para pemain menerapkan skema yang diinginkan sang pelatih.

Hujan yang mengguyur para pemain tak menyurutkan semangat para pemain Timnas Indonesia U-22. Sudah ada sebanyak 34 pemain yang berlatih dalam latihan kali ini. Firza Andika menjadi pemain terakhir yang sudah bergabung bersama rekan-rekannya.

Indra Sjafri mengisi sesi latihan dengan menerapkan rencana permainan yang diinginkannya. Membagi 30 pemain outfield ke dalam tiga kelompok, Indra Sjafri berdiri di tengah dan memberikan instruksi.

Indra Sjafri tak jarang meminta para pemain berhenti dan menjelaskan maksud instruksinya, termasuk ketika ada yang melakukan kesalahan dalam penerapan rencana permainan.

Indra menyebut ingin melihat kemampuan mereka dan dasar mereka mengenai rencana permainan yang akan mereka mainkan.”Jadi hari ini kami memulai dengan taktikal,” ujar Indra Sjafri setelah sesi latihan Timnas Indonesia U-22.

“Kami mencari model permainan yang kami inginkan dan itu yang akan kami persiapkan dan mencari pemain-pemain yang memang tepat untuk menerapkannya dalam pertandingan. Kami sudah melihat di hari pertama hingga ketiga seperti apa grup taktikal yang kami buat. Hari ini kami melihat bagaimana pemahaman mereka mengenai rencana permainan itu,” tambahnya.

Indra Sjafri berencana untuk tidak berhenti melatih pada hari ini. Pelatih asal Sumatra Barat itu menegaskan rencana permainan akan menjadi sesi panjang yang akan terus diterapkannya selama pemusatan latihan.

Timnas Indonesia U-22 saat ini tengah melakukan pemusatan latihan untuk mempersiapkan diri berlaga di dua turnamen internasional. Tim asuhan Indra Sjafri itu akan tampil di Piala AFF U-22 2019 mulai 18 Februari dan tampil di Kualifikasi pada Maret 2019 di Piala AFC U-23 2020.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Seleksi Tahap Ketiga Skuat PSMS Medan untuk Liga 2 2019 Selesai, Sisa 16 Pemain

Published

on

(sports.sindonews.com)

Geosiar.com, Olahraga – Seleksi tahap ketiga perekrutan PSMS Medan sudah selesai dilakukan untuk mempersiapkan skuat mereka mengarungi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia, Liga 2 2019, Senin (21/01/19) kemarin.

Sebelumnya pada tahap kedua tersisa 30 pemain, di tahap ketiga ini jumlahnya makin sedikit, terpangkas dan hanya tinggal 16 pemain. Seleksi ini dilakukan di Lapangan Kebun Bunga, Medan, Senin kemarin. Dilakukan dengan menggelar game 2×30 menit.

16 pemain yang lolos terdiri dari dua kiper, empat bek sayap dan dua bek tengah. Selanjutnya ada dua gelandang tengah, dan empat penyerang sayap, serta dua striker.

Para pemain yang lolos seleksi ketiga ini rencananya akan digabungkan dengan 24 pemain profesional di Liga 1 dan Liga 2 yang sudah mendaftar di PSMS Medan. 

16 pemain hasil seleksi ketiga ini, akan bersaing dengan 24 pemain profesional untuk bisa masuk skuat utama PSMS Medan mengarungi Liga 2 2019.

Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning hanya menginginkan tiga sampai empat orang yang terpilih ke skuat utama
untuk 16 pemain hasil seleksi ketiga ini.

Berikut 16 pemain yang lolos seleksi ketiga , seperti dikutip dari indosport.

Kiper: Bayu Anggara, Wahyu Ardiansyah

Bek Sayap: M. Hari Nasution, Aris Ariza, Egas Adasi, Dike Arias, 

Bek Tengah: M. Effendi, Rifky Wahyudi

Gelandang: Faisal Harahap, Ardi Putra Mulia 

Penyerang kiri: Bagus Setiawan, Edi Alna, 

Penyerang kanan: M. Ricky Hamdani, M Yudha Pratama

Striker: M. Rohid, Sanzai Hutajulu

B

Continue Reading

Olahraga

Singapura Nyatakan Mundur dari Piala AFF U-22 2019

Published

on

Singapore national team with Fandi Ahmad (foxsportsasia.com)

Geosiar.com, Olahraga – Pada akhir pekan lalu, kabar datang dari Asosiasi Sepak Bola Singapura (FAS). FAS mengeluarkan pernyataan mengenai partisipasi Timnas Singapura U-22 di ajang Piala AFF U-22 2019.

Seperti tertulis dalam situs resmi FAS, Sabtu (19/1/2019), FAS menulis Timnas Singapura U-22 tidak akan berpartisipasi pada Piala AFF U-22 2019.

“Mengingat fakta bahwa tim yang sama juga akan bermain di Kualifikasi Piala AFC U-23 pada Maret 2019, pelatih kepala Fandi Ahmad sebaliknya akan fokus pada persiapan untuk kualifikasi itu dengan menggelar pemusatan latihan terpusat di luar negeri sebelum turnamen untuk mendapatkan skuat yang optimal,” demikian penjelasan resmi FAS.

Jika mengacu pada pembagian grup, mundurnya Singapura ini membuat lawan Timnas Indonesia U-22 berkurang. Pasalnya, the Young Lions tergabung dalam grup sama dengan pasukan asuhan Indra Sjafri di Grup B, bersama Malaysia, Myanmar, dan tuan rumah Kamboja.

Sementara Grup A dihuni Thailand, Vietnam, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Laos.

Sampai saat ini belum ada pernyataan resmi dari AFF perihal penarikan diri Timnas Singapura U-22 dari Piala AFF U-22 2019.

Piala AFF U-22 2019 akan jadi edisi pertama karena memang baru kali ini AFF menyelenggarakan turnamen untuk kelompok usia U-22. Turnamen ini jadi disasar jadi pemanasan Kualifikasi Piala AFC U-23 2020 serta SEA Games 2019 di Manila.

Pada edisi pertama ini, Piala AFF U-22 2019 akan diadakan di Kamboja pada 18 Februari-2 Maret 2019.

Continue Reading

Olahraga

Edy Rahmayadi Beri PR untuk Ketua Umum PSSI yang Baru

Published

on

Edy Rahmayadi

Geosiar.com, Olahraga – Masyarakat patut menghargai keputusan pengunduran diri Ketua Umum (Ketum) PSSI, Edy Rahmayadi. Secara mantap Edy mengakui mundur dari jabatan ketua umum karena gagal menjalankan tugas sebagai pucuk pimpinan PSSI. Seperti diketahui, jarang sekali pemimpin yang mau mengakui kegagalan dan mundur dari jabatan yang diembannya.

Banyak pekerjaan rumah yang harus dibereskan oleh Ketum PSSI baru guna membenahi dunia persepakbolaan Tanah Air. Harus kita akui, beberapa waktu belakangan, prestasi Tim Nasional Sepak Bola Indonesia belum memberikan hasil yang sesuai keinginan.

Hal ini juga semakin parah dengan mencuatnya kasus mafia sepak bola, soal dengan pengaturan skor. Satgas Antimafia Bola menemukan adanya mafia bola di kompetisi yang berada di bawah naungan PSSI, Liga 2 dan Liga 3. Sejumlah tersangka pun telah ditetapkan oleh aparat kepolisian terkait kasus tersebut.

Edy berharap Ketum PSSI yang baru nanti harus benar-benar memahami tentang persepakbolaan Indonesia dan dapat memajukan prestasi anak bangsa melalui sepak bola, baik di dalam negeri maupun mancanegara. Termasuk menyelesaikan karut marut permasalahan yang ada.

Edy juga berharap agar kongres PSSI bisa menghasilkan teknik mengembangkan serta memajukan persepakbolaan Indonesia dan dapat membersihkan sepak bola Indonesia dari para mafia yang telah merusak dan merugikan dunia persepakbolaan Indonesia.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com