Connect with us

Kesehatan

Penderita Maag Bisa Diet?

Published

on

Geosiar.com, Kesehatan – Anda mungkin pernah berulang kali mencoba untuk diet, tapi tidak pernah berhasil karena punya penyakit maag atau asam lambung. Terlambat makan sedikit saja, gejala asam lambung langsung kambuh dan bikin perut terasa perih. Padahal, Anda mungkin ingin diet untuk menurunkan berat badan yang berlebih. Sebenarnya, apakah orang dengan sakit maag benar-benar tidak boleh diet? Kalau boleh, bagaimana cara amannya? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Diet merupakan cara yang dilakukan untuk mengatur jumlah dan memilih makanan untuk mencapai tujuan tertentu. Misalnya menurunkan berat badan, mengendalikan kadar kolesterol tubuh, hingga mempercepat penyembuhan penyakit tertentu.

Orang yang menderita sakit maag tentu tidak akan kuat diet kalau harus membatasi porsi makannya, sebab sekali saja terlambat makan, perut akan terasa mulas karena asam lambung naik.

Sebetulnya, orang yang punya sakit maag boleh diet seperti orang normal lainnya, kok. Apalagi bagi Anda yang mengalami kelebihan berat badan, diet bisa jadi cara yang tepat untuk mendapatkan berat badan ideal, meskipun punya sakit maag.

Yang terpenting, perhatikan lagi cara diet yang Anda jalani. Ingat, walaupun sedang diet, Anda harus tetap makan teratur supaya gejala asam lambung tidak kambuh. Bahkan jika dilakukan dengan cara yang benar, diet juga bisa membantu meringankan gejala maag, lho.

Nah, berikut ini panduan diet yang aman untuk orang dengan sakit maag.

  • Pilih makanan yang tepat

Bagi Anda yang punya sakit maag tapi ingin diet, Anda harus pintar memilih jenis makanan yang aman untuk asam lambung sekaligus tidak membuat berat badan naik. Kunci utamanya adalah memilih makanan yang mengandung rendah kalori dan lemak, tapi tinggi protein. Contohnya yaitu ikan, daging ayam tanpa kulit, daging sapi tanpa gajih, dan telur ayam bagian putihnya saja.

Perhatikan juga asupan karbohidrat harian Anda. Karbohidrat yang terlalu banyak tak hanya membuat berat badan Anda cepat naik, tapi juga memperparah gejala asam lambung. Apalagi jika karbohidrat ini berasal dari makanan olahan seperti kue, donat, atau roti.

Sebagai solusinya, ganti dengan asupan karbohidrat dari buah-buahan segar, kacang-kacangan, dan biji-bijian. Atau pilih sumber karbohidrat kompleks dengan kandungan serat yang tinggi, seperti nasi merah dan roti gandum.

Makanan ini dapat membantu mengendalikan berat badan Anda sekaligus meringankan gejala maag yang mengganggu.

  • Atur porsinya

Ikuti panduan “makan sedikit tapi sering lebih baik daripada porsi besar dalam sekali makan”. Bila Anda terbiasa makan 3 kali sehari dalam porsi banyak, sebaiknya bagi ke dalam 5-6 porsi kecil.

Makan dalam jumlah kecil dengan jenis makanan yang tepat dapat membantu mengendalikan berat badan. Bahkan, hal ini juga bisa mengurangi gejala asam lambung yang sering kambuh, seperti dilansir dari Medical News Today.

  • Olahraga rutin

Menurut sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Obesity tahun 2013, berat badan yang normal dapat membantu meredakan gejala asam lambung cukup drastis. Salah satu cara paling mudah, murah, dan efektif yang bisa Anda lakukan adalah olahraga.

Akan tetapi, sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter sebelum mulai olahraga. Beberapa jenis olahraga, khususnya olahraga intensitas tinggi, ternyata dapat menurunkan aliran darah ke sistem pencernaan Anda. Bukannya bikin sehat, gejala asam lambung Anda malah jadi sering kambuh.

Sebaiknya, mulailah dengan olahraga yang ringan seperti berjalan, jogging, yoga, atau berenang. Lakukan setidaknya selama 30 menit minimal 3 kali seminggu. Setelah itu, perhatikan reaksi tubuh Anda. Jika gejala maag tidak kambuh, maka Anda baru boleh mencoba jenis olahraga lainnya yang lebih berat.