2018, Pemko Medan Bangun Jalur Pedestrian 1.259 Meter

by


 
Medan, Geosiar.com – Pada Tahun 2018, Pemko Medan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) telah membangun jalur pedestrian (troatoar)  sepanjang 1.259,6 meter di sejumlah titik di Kota Medan. Pembangunan pedestrian itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan warga pejalan kaki dan disabilitas dari keramaian kenderaan yang melintas di jalan utama.

“Total panjang pembangunan jalur pedestrian yang kita lakukan tahun 2018 sepanjang 1259,6 meter, sedangkan lebarnya bervariasi  mulai 2-4 meter, tergantung dari kondisi jalan masing-masing. Dengan kehadiran pedestrian ini, kita harapkan masyarakat pejalan kaki merasa aman dan nyaman ketika melintasinya,” jelas Kadis PU Kota Medan Khairul Syahnan di Medan, Senin (7/1/2019).

Menurut Syahnan, selain memberikan kenyamanan juga untuk memberikan keindahan estetika kota. Ditambahkan, jalur pedestrian yang dibangun itu menggunakan campuran batu alam, batu guli dan kerikil. Jalur pedestrian yang dibangun juga sangat ramah bagi para penyandang disabilitas.

“Jalur pedestrian yang dibangun ini tengahnya kita pasang guiding block bewarna kuning. Kehadiran guiding block dengan garis lurus dan bertekstur bulat ini berfungsi sebagai jalur penuntun bagi para penyandang disabilitas, khususnya tunanetra. Dengan demikian para penyandang disabilitas  bisa melintasi jalur pedestrian dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Untuk hal itu, Syahnan berharap, pembangunan jalur pedestrian agar fungsinya tetap menjadi jalur bagi masyarakat pejalan kaki. Oleh karenanya berharap agar OPD terkait untuk ikut menjaga dan mengawasinya sehingga tidak difungsikan sebagai tempat parkir kenderaan bermotor maupun tempat lapak brjualan bagi pedagang kaki lima.

“Apabila fungsi pedestrian berubah tentunya akan menganggu ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat pejalan kaki. Di samping itu tentunya dapat mempercepat rusaknya jalur pedestrian, terutama bila dipergunakan untuk tempat parkir kenderaan bermotor baik roda dua maupun empat. Sebab, kehadiran jalur pedestrian ini untuk melindungi hak-hak  masyarakat pejalan kaki,” pungkasnya.

Disebutkan, ada lima segmen pembangunan  pedestrian yang dilakukan, segmen pertama trotoar seputaran Rumah Dinas Gubernur Sumut Jalan Sudirman sepanjang 495 meter. Segmen kedua pembangunan trotoar di kawasan Taman Beringin Jalan Sudirman/Jalan T Cik Ditiro sepanjang 257,7 meter.

 Kemudian segmen ketiga Taman Segitiga sepanjang 168,9 meter, lalu segmen keempat pembangunan jalur pedestrian di Jalan Cik Ditiro sampai Jalan Uskup Agung sepanjang 231 meter dan segmen kelima yakni pembangunan jalur pedestrian Jalan Uskup Agung sampai Jalan Diponegorosepanjang 143 meter. (lamru)