Timses Prabowo Siap Beri Keterangan Soal Hoaks Surat Suara Tercoblos

by

Geosiar.com, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengaku akan kooperatif ketika dimintai keterangan terkait kasus kabar bohong (hoaks) tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 yang sudah tercoblos. Hal ini merupakan respons BPN Prabowo-Sandiaga atas permintaan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin supaya polisi memeriksa pihak-pihak yang namanya disebut dalam rekaman suara berisi hoaks tersebut.

Diketahui, dalam rekaman suara yang beredar di media sosial, terdengar seseorang meminta informasi mengenai tujuh kontainer surat suara telah dicoblos agar dilaporkan kepada BPN Prabowo-Sandiaga dan Gerindra. Seseorang dalam rekaman suara itu juga meminta masalah itu dilaporkan kepada Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade mengatakan, pihaknya siap membantu memberi keterangan agar persoalan ini menjadi jelas. Polisi pun bisa mengusut tuntas pelaku perekam hoaks terkait surat suara yang sudah dicoblos itu.

“Kalau perlu kami mendukung proses hukum ini,” kata Andre ketika dihubungi, Jumat (4/1/2019). Hal ini dilakukan supaya tidak ada fitnah yang mengarah kepada pihaknya. Andre menilai hoaks ini turut merugikan pihaknya.

Alasannya adalah, BPN Prabowo-Sandiaga seolah ikut merancang hoaks terkait surat suara yang sudah dicoblos berdasarkan narasi yang dibangun kubu Jokowi-Ma’ruf. Padahal, kata Andre, BPN Prabowo-Sandiaga tak tahu-menahu siapa pelaku perekam hoaks tersebut. “Bisa saja orang itu menyebut nama Gerindra dan Pak Djoko Santoso. Kami juga enggak tahu siapa pelakunya,” kata Andre.

BPN Prabowo-Sandiaga juga akan memberikan perlindungan kepada Wakil Sekretaris Jenderal Demokrat Andi Arief dalam perkara hoaks tersebut. Cuitan Andi di akun Twitter-nya @AndiArief_ merupakan salah satu yang dilaporkan oleh TKN Jokowi-Ma’ruf ke Kepolisian.

Andre menyampaikan, perlindungan hukum bakal diberikan karena Andi merupakan bagian dari Partai Demokrat yang ikut berkoalisi mendukung Prabowo-Sandiaga. Selain itu, Andre merasa cuitan Andi tidak bermasalah.

Pasalnya, dalam cuitannya, Andi hanya meminta agar pihak terkait memeriksa soal kabar adanya tujuh kontainer berisi surat suara yang telah dicoblos. “Hal-hal normal saja minta dicek, bukan bermaksud menyebarkan hoaks yang disampaikan Andi Arief,” kata dia.

Sebelumnya, TKN Jokowi-Ma’ruf melaporkan kasus hoaks adanya tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 yang sudah tercoblos ke Bareskrim Mabes Polri, Kamis (3/1/2019). TKN melaporkan pelaku pembuat rekaman suara terkait hoaks mengenai surat suara Pemilu 2019 yang telah dicoblos.