Connect with us

Sumut

Jembatan Sidua-dua Simalungun Dapat Dilalui dengan Sistem Buka Tutup

Published

on

Lintasi Jembatan Sidua-dua Pengendara Harus Ekstra Hati-hati, Ada Lumpur 10 Centimeter (tribunnews.com)

Geosiar.com, Sumut – Pembersihan material akibat longsor yang sampai menutupi Jembatan Kembar Sidua-dua di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, mulai tampak hasilnya. Kini pengendara sudah dapat melalui jembatan Si Dua-dua yang sempat terputus, Jumat (4/1/2019).

Kepala Bidang Peralatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Simalungun, O Manik mengatakan pihaknya sedang berupaya keras mengevakuasi material longsor yang menutupi Jembatan Sidua-Dua sejak Kamis lalu (3/1/2019). Hasilnya masih satu jembatan yang baru dibersihkan dan bisa diakses.

“Salah satu jembatan sudah berhasil kami bersihkan. Kalau cuaca baik dan tidak ada longsor susulan, maka kami menargetkan pembersihan di jembatan lainnya akan selesai sore nanti,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Parapat AKP Bambang Priyatno menuturkan petugas turut meberlakukan sistem buka tutup di jalan tersebut setelah salah satu jembatan dari dua Jembatan Kembar berhasil dibersihkan.

“Arus lalu lintas masih kami atur satu arah, yakni dari Parapat menuju Kota Pematangsiantar. Sementara dari arah Pematangsiantar menuju Parapat kami arahkan melalui jalur alternatif, yakni dari simpang Palang menuju Girsang untuk selanjutnya menuju Parapat,” ujar Bambang.

Diketahui longsor kembali menerjang Jembatan Sidua-dua di jalan nasional Kota Pematangsiantar-Kota Parapat, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Kamis (3/1/2019). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, akses jalan dari Siantar menuju Parapat maupun sebaliknya putus total karena jembatan terpendam material longsor.