Connect with us

pemilu 2019

Transkip Rekaman Hoaks 7 Kontainer Surat Suara Sudah Tercoblos

Published

on

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman

Geosiar.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan bahwa penyebaran berita bohong alias hoaks 7 kontainer surat suara yang sudah tercoblos dinilai sudah keterlaluan. Oleh karena itu KPU segera melaporkannya kepada Bareskrim Polri.

KPU, kata Arief, selalu bertanggung jawab dengan segala permasalahan yang menyangkut soal Pemilu 2019. Banyaknya isu-isu miring soal Pemilu 2019 pun seringkali dijawab KPU dengan data yang dimilikinya guna meluruskan isu tersebut.

“Setiap permasalahan KPU harus mampu dipertanggungjawabkan, sehingga berita bohong kami jawab dengan data,” kata Arief di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (4/1/2018).

Namun karena melihat penyebaran berita hoaks soal adanya 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos membuat masyarakat khawatir, Arief beserta Bawaslu RI segera melaporkannya kepada Bareskrim Polri. Hal itu diusahakan agar tidak memberikan pengaruh buruk pada jalannya penyelenggaraan Pemilu 2019.

“Kalau mengingatkan KPU jangan lewat medsos tapi terbuka,” ujarnya.

Di sisi lain, Arief mengaku mendapatkan adanya berita hoax tersebut dari kiriman-kiriman yang diterimanya dari sosial media.

“Dari media sosial, di Twitter saya lihat, di WA saya terima juga. Saya lupa yang mana. Tapi dari medsos,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, warganet digegerkan oleh rekaman dengan durasi 33 detik dengan suara pria yang beredar di Whatsapp. Dalam rekaman itu, si pria memberi info telah menemukan 70 juta suara yang sudah dicoblos pada gambar Jokowi – Maruf Amin.

Arief mengatakan surat suara itu dikirim dari Cina dan sudah disita TNI AL. Di ujung rekamannya, pria tersebut meminta agar memberitahukan kepada pihak Gerindra Pusat dan ke Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

Berikut transkrip rekaman tersebut:

Sekarang ini ada 7 kontainer di Tanjung Priok sekarang lagi geger, marinir udah turun, dibuka satu isinya kartu suara yang sudah dicoblos nomor satu, Jokowi itu mungkin dari China.

Total katanya itu kalau 1 kontainer itu 10 juta berarti kalau ada 7 kontainer 70 juta suara udah dicoblos nomor satu. Tolong sampaikan akses ke bapake atau ke Gerindra Pusat untuk segera kesana ini ta’ kirimin nomor telefon orangku yang disana untuk membimbing ke kontainer itu, ya. Atau sukur akses Djoko Santoso pasti marah kalau beliau, langsung ngecek sana ya.