Connect with us

Nasional

Jutaan Orang Belum Punya e-KTP, Mendagri: Masyarakat Tak Proaktif

Published

on

Mendagri, Tjahjo Kumolo (Liputan6.com)

Geosiar.com, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menargetkan seluruh warga akan punya e-KTP akhir tahun 2018 ini. Atau setidaknya sudah merekam data e-KTP. Namun, hingga saat ini masih ada jutaan warga yang tak memiliki e-KTP.

Berdasarkan data yang dirilis Kemendagri pada Rabu (26/12/2018), terdapat 4,64 juta (2,42%) penduduk yang belum merekam data e-KTP. Juga 2,1 juta (0,8%) warga dari 263.960.794 juta yang sudah merekam, tapi belum memiliki fisik e-KTP.

Pasalnya kepemilikan e-KTP itu penting karena UU Pemilu mewajibkan pemilih membawa e-KTP sebagai syarat menggunakan hak pilih. Dalam hal ini, mereka yang sudah merekam tapi belum punya fisik e-KTP tetap tak bisa memilih.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tak menampik targetnya menyelesaikan e-KTP hingga akhir tahun ini meleset. Namun, dia menegaskan Kemendagri sudah berupaya mengejar target itu, justru masyarakat yang tak proaktif merekam data diri.

“Iya belum, tapi kan tergantung masyarakat proaktif atau tidak yang saya sampaikan ada 1,2 juta yang enggak mau aktif. Ya jangan salahkan kami, jangan salahkan KPU,” kata Tjahjo usai dialog soal bencana di Pandeglang, Banten, Jumat (28/12).

Salah satu cara andalan Kemendagri itu dengan melakukan jemput bola di 514 kabupaten/kota untuk warga yang masih belum merekam data e-KTP. Pada tanggal 27 hingga 31 Desember, Tim Kemendagri akan menerjunkan masing-masing 5 orang di tiap daerah.

“Kemendagri memaksimalkan, kami juga mengimbau rakyat harus proaktif jika ia ingin menggunakan hak pilihnya, karena KPU sebagai penyelenggara menjamin setiap warga negara itu harus menggunakan hak pilihnya,” jelasnya.