Dua Penjambret Ponsel Babak Belur Dihakimi Warga di Medan

by

Geosiar.com, Medan – Dua pria pengangguran di Medan nekat melakukan aksi pencurian di Jalan Medan Percut, Pasar VI, Desa Sampali, Kecamatan Percutseituan, pada Senin (24/12/2018) lalu. Beruntungnya aksi keduanya berhasil digagalkan oleh warga setelah mendengar teriakan korban.

Pelaku tersebut bernama Putra Siahaan (27) warga Jalan Simpang Kariman Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan dan temannya, Wilson Sagala (35) warga Jalan Simpang Kariman, Desa Saentis Kecamatan Percut Sei Tuan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri membenarkan adanya peristiwa ini pada Senin (24/12/2018) sekitar pukul 20.00 WIB. orangtua korban mendapat kabar bahwa anak perempuannya telah menjadi korban jambret.

“Jadi begitu mendapat kabar anaknya menjadi korban jambret, kedua orangtuanya langsung mengecek kebenarannya dan ia menemukan kondisi anak dalam keadaan luka. Kemudian orang tua korban membuat laporan ke SPKT Polsek Percutseituan dengan bukti laporan LP/2651/XII/2018/SPKT PERCUT,” ungkap Kompol Faidil Zikri Kamis (27/12/2018).

Faidil menambahkan, sekitar pukul 23.30 WIB Bhabinkantibmas Desa Sampali Aiptu Cut Nurhayati bersama dengan masyarakat datang ke polsek Percutseituan dan menyerahkan dua org pelaku penjambretan itu.

“Keduanya sudah babak belur, satu di antaranya terpaksa dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis. Setelah dilakukan interogasi, keduanya mengakui perbuatannya yang mencuri hp milik korban dikarenakan faktor ekonomi,” tambahnya.

Polisi juga mengamankan satu unit Honda Supra yang digunakan pelaku melakukan aksinya. Kedua pelaku dijerat pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.