Connect with us

Sumut

Ditangkap di Perkuburan Tebingtinggi, Pemilik Narkoba Dituntut 2 Tahun 6 Bulan

Published

on

Ahmad Said dikabarkan kedapatan memiliki narkoba (Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebingtinggi – Selesai mendengarkan keterangan terdakwa dan seluruh saksi di persidangan Pengadilan Negeri Tebingtinggi, terdakwa Said dituntut jaksa penuntut umum Dwi SH didepan majelis hakim Dharma S SH dengan kurungan penjara selama 2 tahun 6 bulan, kamis (27/12/2018).

Terdakwa Ahmad Said dikabarkan kedapatan memiliki narkoba pada Jumat (31/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan Baja, Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebingtinggi tepatnya di pinggir jalan area kuburan cina.

Terdakwa ditangkap oleh saksi Agustiyan dan saksi Sudarman yang merupakan petugas kepolisian. Sebelumnya saksi mendapat informasi dari informan yang dapat dipercaya bahwa di sekitar Simpang Marbun Jalan sering dijadikan tempat penyalahgunaan narkotika.

Usai mendapat informasi tersebut, saksi melakukan penyelidikan di lokasi yang diinformasikan oleh informan tersebut, saat  melakukan penyelidikan dan pengintaian para saksi melihat terdakwa sedang duduk di pinggir jalan dekat dengan kuburan dengan gerak-gerik mencurigakan.

Saksi langsung menghampiri terdakwa, selanjutnya para saksi merasa curiga terhadap perilaku terdakwa saat itu. Saksi menunjukkan surat tugas dan kemudian menyuruh terdakwa mengeluarkan barang-barang yang ada pada badan/pakaian yang dikenakan terdakwa.

Saksi melakukan  penggeledahan. Terdakwa sempat membuang 1 (satu) bungkus plastik klip transparan kecil dari genggaman tangan kanannya  dan selanjutnya para saksi menyuruh terdakwa mengambil barang yang dibuang itu. Setelah diperiksa ternyata barang tersebut adalah 1 bungkus plastik klip transparan kecil  yang berisi narkotika golongan –I jenis sabu.

Selanjutnya para saksi membawa terdakwa dan seluruh barang bukti ke kantor polisi guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, terdakwa mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang bernama Beni (belum tertangkap) di Kampung Dalam Kelurahan Berohol, Kota Tebingtinggi.