Connect with us

Olahraga

Cristiano Ronaldo Dinilai Lebih Hebat dari Messi

Published

on

Cristiano Ronaldo (BBC.Com)

Geosiar.com, Olahraga – Perdebatan soal siapa yang pantas dinobatkan menjadi pemain terbaik di dunia, antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi sepertinya tak akan pernah berakhir.  Namun Ronaldo dinilai lebih hebat karena sudah membuktikan kekuatannya  di banyak liga.

Ronaldo memulai kariernya di Lisbon, Portugal. Lalu Manchester United (MU) terpikat untuk menariknya ke MU.  Ronaldo menerima tawaran tersebut dan sudah bermain di MU selama enam musim, yakni 2003-2009. Bersama MU, Ronaldo meraih banyak trofi, salah satunya Ballon d’Or pertama.

Hengkang dari MU, selanjutnya Ronaldo mendarat di Real Madrid. Ia menyandang predikat pahlawan Santiago Bernabeu selama sembilan tahun, yakni 2009-2018 sebelum pindah ke Juventus awal musim ini.

Cristiano Ronaldo membuktikan kemampuannya di tiga liga tersebut dan dianggap lebih hebat dari Messi.

Ronaldo dan Messi memang diketahui dua pemain yang  terus bersaing dalam satu dekade terakhir, keduanya sama-sama meraih lima trofi Ballon d’Or. Hanya pada 2018 ini Ronaldo dan Messi harus dikalahkan Luka Modric yang jadi pemenang.

Walau demikian, sang agen, Jorge Mendes mengatakan dengan tegas bahwa Ronaldo sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa. Mendes mengakui tak ada pemain lain yang bisa melakukan apa yang sudah diperbuat Ronaldo.

“Cukup, Cristiano adalah pemain terbaik sepanjang sejarah. Di Inggris, di Spanyol, di Italia – di mana pun,” ungkap Mendes kepada Express, seperti dilansir boola.com, Sabtu (8/12/2018).

“Dia adalah yang terbaik sepanjang sejarah,” tambahnya.

Senada dengan Mendes, Paulo Sousa juga mengakui Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia. Mantan pemain Juventus ini memuji etika kerja Ronaldo yang tidak ada duanya. Ronaldo adalah yang terbaik dalam hal dedikasi pada sepak bola.

“Bagi saya, dia adalah yang terbaik di dunia. Khususnya soal bagaimana dia menjaga kontinuitas yang sama dalam melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menang,” ungkap Paulo.

“Ketika saya melatih Portugal U-16, dia bermain di tim U-19. Sebagai anak kecil, dia selalu seperti itu, dia selalu menyadari bagaimana caranya berkembang,” tutup Sousa.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Fredyan Wahyu Lupakan PSMS Medan Demi Fokus Ke Timnas Indonesia U-22

Published

on

Fredyan Wahyu

Geosiar.com, Olahraga – Pemain belia PSMS Medan Fredyan Wahyu hingga kini belum memikirkan masa depannya bersama Tim PSMS karena memilih fokus membantu timnas Indonesia U-22 demi meraih hasil maksimal di Piala AFF U-22.

Pria kelahiran Boyolali ini masuk ke dalam daftar 23 pemain yang digaet ke Kamboja. Ia berpeluang menjalani penampilan perdananya bersama tim setelah dimainkan pelatih Indra Sjafri dalam pertandingan uji coba.

Fredyan dipercaya sebagai starter di posisi full back kanan saat bersua Madura United. Ketika menghadapi Bhayangkara, Fredyan masuk di babak kedua menggantikan Asnawi Mangkualam. Menyoal kemungkinan menembus posisi starter, Fredyan menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih.

“Senang sekali bisa terpilih. Saya harap bisa memberikan yang terbaik. Kalau saya diberi kepercayaan main, saya siap dan berikan kemampuan maksimal saya,” ungkap Fredyan.

“Saya senang sekali suasananya di sini sangat kekeluargaan. Mereka semua baik-baik. Jadi saya tidak merasa grogi. Harapan saya timnas bisa juara AFF. Kalau lawan yang paling saya waspadai tentu saja Thailand.”

Keseriusannya membawa timnas U-22 meraih hasil bagus di Kamboja membuat Fredyan tidak memikirkan masa depannya bersama PSMS. Sampai saat ini, manajemen belum memberikan kepastian mengenai pemain yang akan dikontrak untuk musim 2019.

“Yang jelas ada klub yang menawarkan, dan saya sudah ada agen. Sementara saya fokus dulu ke timnas,” pungkasnya.

Continue Reading

Olahraga

Ibunda Meninggal Dunia, Ezechiel N’douassel Pulang Kampung ke Chad

Published

on

Ezechiel N'douasse

Geosiar.com, Olahraga – Striker Persib Bandung, Ezechiel N’douassel sedang berduka. Ibu tercintanya meninggal dunia pada Senin (11/2/2019). Pemain bernomor punggung 10 di Persib ini harus meninggalkan timnya sementara untuk pulang dulu ke kampung halamannya di Chad.

Pria kelahiran 22 April 1988 itu sudah tidak terlihat pada sesi latihan di lapangan Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB, Bandung, Rabu (13/2/2019).

Kemungkinan juga dirinya tidak akan memperkuat Persib saat bertanding melawan Arema FC pada 16 besar Piala Indonesia 2019, Senin (18/2/2019) mendatang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.

“Kami akan lihat dulu karena Ezechiel harus utamakan keluarga dulu. Dia profesional, kemarin sempat main dulu bela tim dan sekarang pergi untuk keluarga. Itu lebih bagus untuk dia,” ungkap pelatih Persib, Miljan Radovic.

Radovic mengungkapkan bahwa Ezechiel tetap diberi program latihan selama pulang ke negaranya. Radovic tidak membatasi waktu kepada Ezechiel N’douassel selama pulang ke negaranya.

“Kami lihat saja, sekarang situasinya susah. Kami mengerti dengan kondisi keluarganya saat ini. Saya sering komunikasi dengan Eze, tapi keluarga diutamakan. Apalagi, pertandingan melawan Arema FC jadwalnya dikabarkan mundur menjadi Senin (18/2/2019), sehingga Persib punya waktu persiapan lebih panjang.” ungkap Radovic.

“Lawan Arema mundur itu biasa di sini. Tapi oke, kami harus selalu adaptasi dan tidak masalah, kami siap. Saya pikir lebih bagus untuk recovery, kemudian latihan lebih banyak. Saya pernah bilang bahwa tim ini membutuhkan waktu 15 hari lagi agar performa pemain kami bagus. Tapi, kami siap melawan Arema,” tutup pelatih Persib Bandung berusia 43 tahun tersebut.

Continue Reading

Olahraga

Marko Simic Dituding Lecehkan Wanita di Pesawat

Published

on

Marko Simic

Geosiar.com, Olahraga – Marko Simic diduga melakukan aksi pelecehan terhadap wanita di dalam pesawat saat dalam perjalanan menuju Australia. Paspor pemain kelahiran Kroasia itu pun ditahan.

Striker Persija Jakarta itu melakukan perjalanan ke Australia bersama Persija untuk laga Kualifikasi Liga Champions Asia melawan Newcastle Jets. Macan Kemayoran lebih dulu melakukan transit di Bali setelah sempat terbang dari Bandara Soekarno-Hatta.

Dalam perjalanan dari Bali menuju Australia, Simic berulah. Berdasarkan laporan media Australia, 9 News, Marko Simic melakukan pelecehan kepada seorang wanita yang duduk bersebelahan di dalam pesawat.

Pada akhirnya pria 31 tahun itu diperiksa oleh Polisi Federal Australia di bandara pada Minggu, (10/2/2019) waktu setempat, dan didakwa melakukan tindakan tak senonoh tanpa persetujuan.

Pihak kepolisian setempat sudah meminta Simic untuk menyerahkan paspornya. Simic harus tetap di Australia sampai pemeriksaan berikutnya 9 April mendatang. Tuduhan ini disebut bisa membawa hukuman penjara jika terbukti kebenarannya.

Menurut kabar yang beredar Simic masih bisa main untuk Persija pada laga yang bakal berlangsung di Newcastle International Sports Centre, Selasa (12/2/2019) sore WIB.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com