Connect with us

Daerah

Bobol Gudang Farmasi, Pegawai Honorer Dinkes Sergai Ditangkap Polisi

Published

on

Bobol gudang farmasi, pegawai honorer dinkes Sergai ditangkap Polisi. (Gosumut.com)

Geosiar.com, Serdang Bedagai  – Tim Satreskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menangkap dua pelaku pembobol gudang Farmasi milik Kantor Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kedua tersangka yakni inisial HK alias H (34) bekerja sebagai pegawai Honorer di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai. Tersangka merupakan warga Dusun XII, Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah, Sergai. Sedangkan tersangka HK alias H dibantu oleh tersangka inisial FF alias B (38) warga dusun VII, Desa Firdaus , Kecamatan Seirampah, Sergai.

Keduanya ditangkap di lokasi terpisah. Tersangka HK alias H ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB. Sedangkan tersangka FF alias B ditangkap pada hari Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hal ini disampaikan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu didampingi Kasat Reskrim, AKP Alexander Piliang saat pemaparan press relis di Mako Polres Sergai, pada Kamis (6/12/2018) sore.

Selanjutnya, Kapolres memaparkan keduanya ditangkap karena melakukan pencurian obat-obatan digudang Farmasi milik Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai atas laporan Kepala UPT  Gudang Farmasi kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai, Yandi Richard Manurung SKM (42) Pegawai Negeri Sipil(PNS), tepatnya hari pada Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 18.45 WIB.

Tersangka HK alias H melakukan pencurian obat -obatan sebanyak 35 kotak kardus dengan cara mencongkel daun jendela samping kiri gudang farmasi Kantor Dinas Kesehatan Sergai dan membuka jerjak dengan menggunakan 1 buah obeng bunga.

Sedangkan tersangka inisial FF alias B mengambil dan kemudian menyimpan 28 kotak kardus yang berisikan obat -obatan ke dalam lemari baju yang ada didalam kamar pelaku atas suruhan tersangka HK alias H.

Dari tangan kedua tersangka petugas menyita barang bukti 7 kotak kardus yang berisikan obat – obatan, 6 kotak kardus yang berisikan obat Donferidon sirup, 1kotak kardus yang berisikan obat vitamin B1 tablet, 28 kotak kardus yang berisikan obat-obatan dengan rincian 2 kotak berisikan obat Ibuprofen dan 26 kotak kardus yang berisikan obat Donferidon sirup.

“Pasal yang disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3 subs pasal 362 jo pasal 56 ke 1e atau pasal 480 ke 1e dari KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun atau paling lama 5 tahun sampai 4 tahun atau denda paling banyak Rp 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah),” ucap Kapolres Sergai.(art)