Connect with us

Selebritis

Abu Jenazah Pencipta SpongeBob SquarePants Ditabur ke Laut

Published

on

Pencipta SpongeBob SquarePants, Stephen Hillenburg.

Geosiar.com, California – Abu mendiang pencipta karakter Spongebob SquarePants, Stephen Hillenburg yang meninggal pada 26 November lalu telah ditebar ke laut.

Melanasir dari Entertainment Weekly, berdasarkan dokumen kematian Hillenburg yang dirilis oleh TMZ menunjukkan bahwa abu seniman tersebut telah ditebar di pesisir California usai kremasi.

Dokumen tersebut juga melaporkan bahwa penyebab kematian Hillenburg adalah penyakit motor neuron, amyotrophic lateral sclerosis (ALS) yang telah dideritanya sejak Maret 2017 lalu.

Sebelumnya berita kematian Hillenburg dikonfirmasi oleh Nickelodeon yang telah menyiarkan serial kartun populer tersebut sejak 1999 silam.

“Dengan rasa sedih kami memberikan kabar duka tentang meninggalnya Stephen Hillenburg, pencipta SpongeBob SquarePants,” tulis Nickelodeon dalam unggahan Twitter-nya, Selasa (27/11/2018).

Sejak diputar pada tahun 1999, serial kartun SpongeBob SquarePants telah hadir dalam lebih dari 200 episode.

Sosok SpongeBob, digambarkan Hillenburg sebagai sosok ceria yang banyak bicara dan dengan senang hati selalu membantu orang-orang di sekelilingnya.

“Steve menggambarkan SpongeBob dengan rasa humor dan kepolosan yang unik. Sosok ini selalu diingat oleh semua anak-anak di dunia,” ujar Nickelodeon.

Karakter SpongeBob yang natural dan dunia Bikini Bottom yang penuh dengan petualangan, ujar mereka, akan selalu menjadi pengingat nilai optimisme, persahabatan, dan kekuatan imajinasi yang tak terbatas.

Hillenburg juga diketahui pernah menulis, memproduksi, dan menyutradari film The SpongeBob SquarePants pada tahun 2004 dan berhasil menghasilkan US$140 juta dari penayangannya di seluruh dunia.

Pada awal 2018, Hillenburg mendapatkan kehormatan khusus dalam Emmy Awards atas kontribusinya di bidang animasi dan industri penyiaran.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selebritis

Sutopo Beri Selamat Atas Kelahiran Anak Pertama Raisa dan Hamish

Published

on

Hamsih dan Raisa

Geosiar.com, Selebritis – Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho memberi perhatian atas kelahiran putri penyanyi Raisa Andriana dan Hamish Daud. Ia menyampaikan ucapan selamat atas kelahiran anak pertama pasangan yang menikah 3 September 2017 lalu itu.

Dalam ucapannya, Sutopo berharaap agar anak pasangan selebriti itu dapat tumbuh sehat serta berbakti pada orangtua.

“Saya hanya bisa mengucapkan dan turut bersuka cita. Selamat atas kelahiran anaknya. Semoga menjadi anak yang sehat, selamat, solehah, berbakti pada orangtua dan senantiasa membanggakan orangtua,” tulisnya dalam sebuah pernyataan yang diterima CNNIndonesia.com pada Rabu (13/2/2019).

Diketahui, Raisa melahirkan anak pertama berjenis kelamin perempuan melalui operasi caesar pada Selasa (12/2/2019) dini hari di RSIA Kemang, Jakarta Selatan.

Selain mendoakan kelahiran putrinya, Sutopo pun menyampaikan pesan khusus untuk Raisa dan Hamish. Dia mengatakan agar keduanya tetap bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena anak adalah anugerah sekaligus amanah Allah SWT.

“Ketika kita diberikan anak oleh Allah, itu adalah amanah yang harus dijaga dan dididik agar menjadi orang yang saleh dan tidak terjerumus kepada kebatilan. Anak juga sumber kasih sayang. Tidak mudah menjadi orangtua itu. Tapi juga bukan hal yang sulit untuk menjadi orangtua asal kita memahami hakiki hidup kita,” pesannya.

Dia menambahkan, “Jadikan kelahiran anak yang pertama ini menjadi pusat kasih sayang dan totalitas dalam memaknai pernikahannya. Anak adalah segalanya, yang melebihi harta, polularitas dan kenikmatan lain di gemerlap dunia.”

Lebih lanjut, Sutopo merujuk lagu Raisa yang berjudul LDR. Katanya, kini lagu itu telah berubah arti dan makna. Bukan lagi untuk kekasih yang jauh di perantauan, melainkan soal sang anak yang baru lahir.

“Tanpamu langit tak berbintang/ Tanpamu hampa yang kurasa/ Terbit dan tenggelamnya mentari membawamu lebih dekat/ Denganmu langitku berbintang denganmu sempurna,” kutip Sutopo akan lirik yang dimaksud.

Saat ini, sudah banyak beredar foto Raisa menggendong bayi baru lahir dengan Hamish di sampingnya. Namun, sepertinya baik Raisa ataupun Hamish belum memberikan keterangan resmi soal kabar kelahiran sang bayi.

Continue Reading

Nasional

Ahmad Dhani ‘Sempit-sempitan’ Bersama 6 Tahanan di Balik Jeruji Besi

Published

on

Ahmad Dhani

Geosiar.com, Jakarta – Musisi Indonesia, Ahmad Dhani kini tengah ditahan di Rutan Medaeng, Surabaya sejak minggu lalu. Di balik jeruji besi, dia harus berbagi bersama enam tahanan lainnya.

“Sama seperti di Rutan Cipinang. Lima sampai enam orang,” kata Pengacara Ahmad Dhani, Hendarsam Marantoko, Selasa (12/2/2019).

Di dalam ruangan tahanan tersebut, Hendarsam mengatakan Dhani menjauhi asap rokok.

Ahmad Dhani ditahan oleh karena kasus ujaran kebencian. Suami Mulan Jameela ini divonis 1,5 tahun penjara. Sebelumnya dia mendekam di Rutan Cipinang hingga akhirnya dipindah ke Rutan Medaeng.

Selain kasus ujaran kebencian, Dhani hari ini juga akan menjalani sidang kedua soal kasus ‘vlog idiot’.

Continue Reading

Selebritis

Anang Tanggapi Sindiran Jerinx SID Soal RUU Permusikan

Published

on

Perwakilan Kami Musik Indonesia, Glenn Fredly berbincang dengan Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Anang Hermansyah sebelum mengikuti rapat dengar pendapat umum di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen..

Geosiar.com, Selebritis – Anggota DPR RI Anang Hermansyah berpendapat perdebatannya dengan Jerinx Superman Is Dead di media sosial tentang Rancangan Undang-Undang atau RUU Permusikan adalah suatu masukan dan kritik yang dapat dilontarkan melalui berbagai macam cara.

“Ini masukan, masukan itu ada berbagai macam cara,” kata Anang, ditemui usai pertemuan dengan musisi di Jakarta, Senin, (4/2/2019).

Anang menilai, menerima masukan dari berbagai pihak merupakan hal yang harus dia jalani demi memperbaiki rancangan undang-undang yang ditentang oleh banyak musisi ini.

“Supaya memperkaya apa yang sekarang ada, nanti, kita bahas,” ujar politikus asal Partai Amanat Nasional itu.

Rancangan Undang-Undang Permusikan, meskipun baru dalam bentuk rancangan yang belum diajukan pemerintah, menuai kontroversi di kalangan musisi karena dianggap membatasi kreasi dan kebebasan berekspresi.

Musisi merasa keberatan atas ketentuan-ketentuan yang dirumuskan dalam RUU tersebut, salah satunya adalah pasal 5 yang dianggap menghambat proses kreasi mereka.

Pada pasal 5 RUU tersebut, disebutkan dalam proses kreasi dilarang, antara lain mendorong khalayak umum melakukan kekerasan, memuat konten pornografi, menistakan agama, memprovokasi ras atau golongan tertentu dan mendorong khalayak umum melakukan tindakan melawan hukum.

Para musisi berpendapat pasal tersebut multitafsir dan tidak ada standard ukuran yang jelas.

Anang mengatakan dalam sebuah pertemuan dengan Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia beberapa waktu lalu, dia menyatakan tidak menyetujui pasal tersebut.

“Saya bilang tidak setuju dengan pasal 5 itu,” kata Anang menegaskan pernyataannya.

Lebih lanjut,Anang berjanji akan mendengarkan masukan-masukan dari musisi dan pelaku industri musik untuk memperbaiki RUU Permusikan ini.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com