Connect with us

Daerah

SMA N 2 Kabanjahe Diduga Lakukan Pungli, Kutip Uang Komite Rp.1.450.000 Dan OSIS Rp. 120.000

Published

on

SMA N 2 Kabanjahe

Geosiar – Karo – Modus dan Ragam Pungutan Liar berpotensi terjadi penyelewengan atau tindak pidana korupsi, terlebih bila tidak miliki dasar hukum yang jelas untuk memungut biaya pendidikan langsung kepada wali murid dan hanya berlandaskan ” kesepakatan dengan komite sekolah”.

Sepertinya catatan permasalahan penyelenggaraan Pendidikan dikabupaten Karo yang dirasa semakin kurang baik kembali menuai protes oleh berbagai kalangan, Pemerhati, masyarakat dan orang tua siswa. bentuk protes tersebut diakibatkan patokan besaran kutipan uang pembayaran untuk Dewan komite dan uang OSIS disekolah SMU Negri 2 Kabanjahe, hal ini membuat orang tua siswa merasa terpaksa.

Seperti Penuturan orang tua siswa, MR Ginting menjelaskan kepada Geosiar dikabanjahe (6/12) mengatakan “Saya sebagai orang tua Siswa yang memiliki perekonomian rendah dan jauh dari kata Mampu merasa sangat terpaksa dan berat untuk membayar beban uang kutipan untuk Dewan Komite Sekolah sebesar Rp. 1.450.000,00 (satu juta empatratus limapuluh ribu) Pertahun dan iuran uang OSIS sebesar Rp. 120.000.00, (seratus duapuluh ribu) Pertahunya, jelas MR.

Lanjutnya, saya juga ada membaca Peraturan Presiden (Pepres) nomor 87 tahun 2016 tentang Sapu bersih pungutan liar (Saberpungli). dan pungutan uang komite dan uang OSIS tersebut masuk kategori pungutan liar ujarnya.

Parahnya pihak sekolah dan Dewan Komite Sekolah SMU Negri 2 kabanjahe mematok jumlah uang yang harus saya bayarkan dengan menuliskan diatas kertas jumlah  yang wajib dan harus saya bayarkan. dan hanya di indonesia kalo disaat ujian bukan ditekan untuk belajar, tapi ditekan untuk bayar uang Dewan Komite, ujar MR mengakhiri.

Pemerhati Pendidikan dikaro, Jhonsah Ginting (7/12) mengatakan ” Pihak dari satuan tugas Saber Pungli dikabupaten karo ini harus mensosialisasikan terkait apa apa saja yang masuk kategori pungutan liar di lingkungan Sekolah. dan hal ini agar masyarakat dan orang tua siswa, ataupun Wali murid dapat mengetahui dan memahami apakah benar benar terjadi pungutan liar disekolah sesuai dengan permintaan hukum yang berlaku dan yang mengatur, ujarnya.

Dalam rumusan korupsi juga dapat dilihat pada pasal 12 huruf e UU nomor 20 tahun 2001, berasal dari pasal 423 KUHP yang dirujuk dalam pasal 1 ayat (1) huruf c UU Nomor 3 tahun 1971, dan pasal 12 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagai tindak pidana korupsi, yang kemudian dirumuskan kembali pada UU Nomor 20 tahun 2001.

Pengertian pungutan liar adalah suatu perbuatan yang dilakukan oleh pegawai negri atau penyelenggara yang dengan maksud menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, atau dengan menyalahgunakan kekuasaanya memaksa seseorang memberikan sesuatu, membayar, atau menerima pembayaran dengan potongan atau untuk mengerjakan sesuatu bagi dirinya sendiri.

Didalam UU Nomor 20 Tahun 2003 juga sudah jelas diatur tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa Pemerintah menjamin  pendidikan dasar tanpa pungutan. dan didalam aturan itu juga memuat sanksi disiplin pegawai negri sipil dan hukum pidana, maka dari itu bila benar telah terjadi pungutan liar disekolah SMU Negri 2 Kabanjahe tersebut, pihak kejaksaan dan kepolisian dapat segera mengusutnya, ujar jhonsah.

Kepala sekolah SMU Negri 2 Kabanjahe, Bastaria Sinulingga Spd. Mpd hingga saat ini tidak menjawab konfirmasi dari awak Media melalui Aplikasi Whatsap nomor selulernya.

Selanjutnya Geosiar mengkonfirmasi Wakil Kepala Polisi Resor (Wakapolres) Tanah Karo yang juga sebagai Ketua Tim dari Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Saberpungli) Kabupaten Karo(7/12), Komisaris Polisi (Kompol) Edward N Saragih Mengatakan “Trimakasih infonya, kami akan tindaklanjuti ujarnya singkat./Eps

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Kajari Tebingtinggi Musnahkan Barang Bukti 87 Kasus Kejahatan

Published

on

Barang bukti dari 87 kasus telah dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri Tebingtinggi (Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebingtinggi – Barang bukti dari 87 kasus kejahatan telah dimusnahkan pihak Kejaksaan Negeri Tebingtinggi, Senin (10/12/2018) pukul 11.00 WIB dan disaksikan kalangan jurnalis media cetak dan elektronik,

Kajari Tebingtinggi, M.Novel SH MH didampingi Kasi Pidsus Chandra SH, Kasi Pidum Okto Silaen SH, Kasi Barang bukti dan Barang Rampasan Okta Fiada Ginting SH MH, mengamankan diantaranya narkoba jenis sabu 292,12 gram, Extacy 0,6 gram, ganja 1051,46 gram.

Selain itu, diamankan juga alat hisap bong, pipet plastik, kaca pirex, timbangan digital, telepon genggam dan dot.

Ditempat terpisah, Kasi Barang Bukti, Okta Ginting SH MH mengatakan kegiatan ini dilakukan dalam rangka hari anti korupsi yang diperingati seluruh jajaran kejaksaan.

Tampak hadir dalam pemusnahan barang bukti mewakili KTU Pengadilan Negeri Sangkot Tobing SH, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Tebingtinggi  Kompol Bambang,  KTU Dinas Kesehatan Azrai dan Kanit Narkoba Ipda Ganda Manullang.

Continue Reading

Daerah

Tiba di KNIA, Jenazah Korban KKB Disambut Prajurit TNI

Published

on

Tiba di KNIA, jenazah korban KKB disambut prajurit TNI. (Geosiar.com)

Geosiar.com, Serdang Bedagai – Kedatangan salah satu jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Bandara Kuala Namu International Airport (KNIA), Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, pada Sabtu pagi (8/12/2018) pukul 07.55 WIB disambut Prajurit TNI dari Koramil 23/Beringin, Kodim 0204/Deliserdang.

Jenazah korban tiba menggunakan pesawat Citylink QG 10 ini atas nama Jepri Simaremare (26)  warga Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Provinsi Sumatera Utara.

“Penjemputan jenazah langsung dipimpin Komandan Koramil (Danramil) 23/Beringin, Mayor Inf Makmur Siahaan bersama sejumlah Babinsa,” jelas Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga di Medan, Sabtu (8/12/2018) pagi.

Jenazah Korban KKB dikawal Prajurit TNI.

Setelah melewati proses administrasi di Bandara KNIA, jenazah Jepri Simaremare langsung diberangkatkan dengan ambulance menunju kampung halamannya di Desa Sei Belutu, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai.

“Proses penjemputan dan pengantaran jenazah menuju kampung halamannya dikawal penuh oleh Danramil 23/Beringin bersama para Babinsa,” jelas Kolonel Roy.

Ditambahkan Roy,  jenazah diterbangkan dari Jakarta menuju Bandara KNIA juga turut didampingi oleh Waldispen Sirait, Aipda Selamat Tanjung dari Polres Timika, staf PT Istaka Karya, Idris, dan staf Kementerian BUMN Jakarta Anindita. (art)

Continue Reading

Daerah

Bobol Gudang Farmasi, Pegawai Honorer Dinkes Sergai Ditangkap Polisi

Published

on

Bobol gudang farmasi, pegawai honorer dinkes Sergai ditangkap Polisi. (Gosumut.com)

Geosiar.com, Serdang Bedagai  – Tim Satreskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menangkap dua pelaku pembobol gudang Farmasi milik Kantor Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Kedua tersangka yakni inisial HK alias H (34) bekerja sebagai pegawai Honorer di kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai. Tersangka merupakan warga Dusun XII, Desa Firdaus, Kecamatan Seirampah, Sergai. Sedangkan tersangka HK alias H dibantu oleh tersangka inisial FF alias B (38) warga dusun VII, Desa Firdaus , Kecamatan Seirampah, Sergai.

Keduanya ditangkap di lokasi terpisah. Tersangka HK alias H ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB. Sedangkan tersangka FF alias B ditangkap pada hari Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Hal ini disampaikan Kapolres Sergai, AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu didampingi Kasat Reskrim, AKP Alexander Piliang saat pemaparan press relis di Mako Polres Sergai, pada Kamis (6/12/2018) sore.

Selanjutnya, Kapolres memaparkan keduanya ditangkap karena melakukan pencurian obat-obatan digudang Farmasi milik Kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai atas laporan Kepala UPT  Gudang Farmasi kantor Dinas Kesehatan Pemkab Sergai, Yandi Richard Manurung SKM (42) Pegawai Negeri Sipil(PNS), tepatnya hari pada Minggu (25/11/2018) sekitar pukul 18.45 WIB.

Tersangka HK alias H melakukan pencurian obat -obatan sebanyak 35 kotak kardus dengan cara mencongkel daun jendela samping kiri gudang farmasi Kantor Dinas Kesehatan Sergai dan membuka jerjak dengan menggunakan 1 buah obeng bunga.

Sedangkan tersangka inisial FF alias B mengambil dan kemudian menyimpan 28 kotak kardus yang berisikan obat -obatan ke dalam lemari baju yang ada didalam kamar pelaku atas suruhan tersangka HK alias H.

Dari tangan kedua tersangka petugas menyita barang bukti 7 kotak kardus yang berisikan obat – obatan, 6 kotak kardus yang berisikan obat Donferidon sirup, 1kotak kardus yang berisikan obat vitamin B1 tablet, 28 kotak kardus yang berisikan obat-obatan dengan rincian 2 kotak berisikan obat Ibuprofen dan 26 kotak kardus yang berisikan obat Donferidon sirup.

“Pasal yang disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 3 subs pasal 362 jo pasal 56 ke 1e atau pasal 480 ke 1e dari KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun atau paling lama 5 tahun sampai 4 tahun atau denda paling banyak Rp 900.000 (sembilan ratus ribu rupiah),” ucap Kapolres Sergai.(art)

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com