Connect with us

Sumut

Deni Gelar Reses III 2018, Pemko Diminta Perbaiki Ifrastruktur Skala Prioritas

Published

on

Medan, Geosiar.com – Pemko Medan diminta tetap respon menyahuti keluhan masyarakat soal buruknya infrastruktur. Kondisi banjir dan jalan rusak yang masih saja dikeluhkan warga diharapkan segera tuntas.

Desakan dan harapan itu disampaikan anggota DPRD Medan Denni Maulana Lubis (Partai Nasdem) saat menggelar reses III 2018 di Jl Denai Gg Rela Lingkungan II Kel Tegal Sari Mandala II Kec Medan Denai, Kamis (6/12/2018). Hadir saat reses ratusan konstituen dan tokoh masyarakat.

Saat reses, hampir seluruh keluhan warga mengeluhkan terkait infrastruktur yang rusak. Menyikapi itu, Deni minta Pemko Medan dapat memperbaiki skala prioritas. Seperti keluhan salah satu warga H Daud menyampaikan agar anggota Dewan Deni Maulana dapat memfasilitasi percepatan perbaikan masalah banjir. Kondisi drainase di Jl Denai Sp Jl Pancasila tetap saja tumpat sehingga tidak berfungsi.

“Banjir selalu saja menghantui warga saat hujan turun. Air masuk ke rumah warga akibat drainase tidak berfungsi,” terang Daut.

Sementara itu, A Kadir Lubis mengatakan agar pengaspalan badan Jalan Tangkuk Bongkar X Kel Tegal Wari Mandala II supaya dituntaskan. Saat ini jalan tersebut pengaspalan tidak berlanjut sehingga badan jalan sebagian masih rusak.

Diakhir reses, anggota DPRD Medan Deni Maulana Lubis SE mengatakan, keluhan warga akan disampaikan ke Pemko Medan lewat rapat paripurna.

“Seluruh keluhan akan kami rangkum dan diteruskan ke Pemko Medan untuk ditindaklanjuti. Kita berharap Pemko dapat menyikapi skala prioritas keluhan masyarakat. Sehingga keluhan dapat segera direalisasikan,” ujar Deni Maulana Lubis yang pada periode 2019-2024 menjadi Caleg DPRD Kota Tangerang, Propinsi Banten No Urut 8 dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem). (lamru)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sumut

Kejuaraan MIS Open 2019 Internasional akan Digelar di Medan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Kejuaraan Indonesia Roller Skate Series II Medan Inline Skate (MIS) Open 2019 yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi MH akan dilaksanakan di Lapangan Cadika Johor pada 26-28 April mendatang.Diharapkan acara tersebut dapat mempromosikan Kota Medan sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat menarik.

Sedangkan persiapan event bertaraf internasional itu telah rampung 95 persen. Direncanakan, MIS Open 2019 akan dibuka Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Imam Nahrawi.

Wali Kota Medan diwakili Kadispora kota Medan Marahusin Lubis yang memimpin rapat di Balai.Kota Medam, Selasa (23/4/2019), berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait harus terus bekerja sama dan bekerja keras hingga akhirnya kejuaraan sepatu roda itu berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

 “Sejauh ini persiapan sudah mencapai 95 persen dan OPD terkait sudah bekerja dengan semaksimal mungkin. Saya harap kita terus solid dan bekerja keras agar pelaksanaan MIS Open 2019 ini berjalan sukses dan lancar mengingat event ini akan dibuka langsung Menpora RI,” kata Marah Husin.

Dikatakan Marahusin, MIS Open 2019 akan diikuti sebanyak 400 atlet sepatu roda baik dari dalam maupun luar negeri seperti India, Taipei, Hongkong, Singapura, Malaysia, Philipina, New Zealand serta Thailand. Tidak hanya memperebutkan Piala Wali Kota, MIS Open 2019 juga yang akan memperebutkan Piala Danlanud Soewondo.

Melalui event berskala internasional ini bilang Marahusin, Kota Medan sebagai tuan rumah tentunya sangat  bangga karena dapat menyelenggarakan event besar tersebut. Sebab, Kota Medan nantinya akan kedatangan banyak peserta baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan begitu para peserta akan mengetahui lebih jauh tentang Kota Medan.

 “Dengan momentum ini, kita dapat menunjukan  kualitas yang dimiliki Kota Medan sebagai salah satu  kota dengan memiliki objek wisata bersejarah. Oleh karenanya melalui MIS Open 2019. Kita harapkan dapat  mempromosikan Kota Medan sebagai salah satu destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi,” harapnya. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Pemko Medan Tertibkan Loket Liar dan Pedagang Dibadan Jalan

Published

on

Medan, Geosiar.com – Tim gabungan Pemko Medan kembali melakukan penertiban terhadap  loket  bus  Antar Kota  Antar Provinsi (AKAP) dan  Antar Kota Dalam Provinsi  (AKDP) yang masih beroperasi di sepanjang Jalan Sisingamangaraja Medan, Senin (22/4/2019).  Selain tidak memiliki izin,  keberadaan loket yang juga merangkap sebagai  pool bus itu sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas sehingga mengurangi ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Selain Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang menurunkan 48 personel,  penertiban yang dilakukan mulai pukul 10.00 WIB itu juga melibatkan Satpol PP dengan 12 personel serta aparat samping seperti Denpom I/5 ( 2 personel), Pomal (1 personel), Satlantas Polrestabes Medan (12 personel) serta  Sat Samapta Polrestabes Medan (12 personel).

“Penertiban dilakukan dalam upaya  mengurai kemacetan, sebab keberadaan loket bus, parkir di atas trotoar, parkir berlapis, PK5  serta mobil penjual paket data menjadi pemicu kemacetan.  Untuk itu penertiban akan rutin kita lakukan guna memberikan efek jera,” kata Iswar.

Usai memberikan arahan, Iswar selanjutnya  membagi seluruh personel yang ada menjadi  dua tim. Tim  pertama ditugaskan melakukan penertiban melakukan penertiban di Jalan Sisingamangaraja mulai mulai depan Masjid Raya Al Mashun sampai persimpangan Jalan Tritura.  Sedangkan tim kedua melakukan penertiban di sepanjang Jalan Dr Mansyur.

Proses penertiban berjalan dengan lancar, tim gabungan langsung menertiban  loket bus yang masih beroperasi. Di samping itu juga menertibkan kenderaan bermotor yang parkir berlapis maupun di atas trotoar. Selain penggembosan, tim gabungan juga menggembok ban depan mobil.  Kemudian membongkar tenda milik PK5 maupun penjual paket yang berjualan di badan jalan serta menertibkan mobil penjual paket data.

Usai melakukan penertiban, Iswar  kembali mengimbau kepada para pengusaha bus agar tidak membuka loket yang dijadikan pool di sepanjang Jalan Sisingamangaraja. Sebab, Pemko Medan telah menyediakan tempat di Terminal Terpadu Amplas.  Selain mengimbau, Iswar juga menegaskan akan menurunkan tim untuk melakukan pengawasan. “Apabila beroperasi, loket bus langsung kita tertibkan kembali!” tegasnya.

Begitu juga dengan PK5 dan pedagang paket data baik yang berjualan menggunakan mobil maupun tenda di badan jalan, Iswar minta tidak melakukannya lagi, sebab kehadiran mereka menjadi salah satu pemicu terjadinya kemecetan. “Apabila kedapatan berjualan kembali, kita akan tindak tegas!”  tukasnya.

Iswar selanjutnya mengingatkan agar masyarakat menyadari bahwa jalan itu barang milik publik, dimana seluruh masyarakat punya  hak yang sama tapi khusus untuk lalu lintas, bukan tempat berjualan. “Silahkan lakukan aktifitas tanpa harus mengganggu hak orang lain dalam hal ini para pengguna jalan,” pungkasnya. (lamru)

Continue Reading

Sumut

Sekda Medan Buka FGD Penghapusan dan Inventarisasi Barang Milik Daerah

Published

on

Medan, Geosiar.com – Sejalan dengan peraturan pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah dan permendagri Nomor 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah, disebutkan bahwa barang daerah memiliki aturan dan siklus pengelolaan yang bersifat nasional, mulai dari perencanaan, perolehan, pengelolaan, sampai penghapusan dan ganti ruginya.

Demikian Sekretaria Daerah (Sekda) Kota Medan Ir Wiriya Alrahman MM pada saat pembukaan FGD (Focus Group Discussion) tentang Penghapusan dan Inventarisasi barang milik daerah sesuai peraturan menteri dalam negeri Nomor 19 Tahun 2016 tentang pedoman pengelolaan barang milik daerah di Hotel Emerald Jalan KL Yos Sudarso, Selasa (23/4/2019).

Dalam sambutan Sekda mengatakan pengelolaan aset merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan daerah, karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis.

“Pengelolaan aset merupakan salah satununsur yang sangat penting dalan menyusun laporan keuangan daerah dan hatus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis,” kata Sekda.

Kemudian Sekda menyatakan, untuk mencapai tujuan tersebut, Pemerintah Daerah perlu mempersiapkan aparatnya menghadapi perubahan, mendorong pelaksanaan tata kelola aset daerah sesuai dengan peraturan, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, agar laporan keuangan menuju Good Goverment atau pemerintahan yang baik.

“Untuk menunjang keberhasilan tata kelola barang milik daerah yang efektif, efisien dan akuntabel, diperlukan dukungan, komitmen partisipasi dan tanggungjawab dari semua pihak,” ucap Sekda.

Selanjutnya Wiriya meminta kepada seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan seksama dan sungguh-sungguh, agar dapat mencermati dan melaksanakan segala aturan dalan pengelolaan barang daerah, sehingga dapat memahaminya dengan baik dan melaksanakannya dengan benar.

Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan Ir Irwan Ritonga MSi. Serta narasumber perwakilan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang M Oktovizar Dewangga Yuseli dan Melvin Maringan Siburian. (lamru)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com