Connect with us

Nasional

Kisah Jimmy, Korban Selamat Pembantaian KKB yang Pura-pura Mati

Published

on

Jimmi Aritonang (baju hitam) salah satu pekerja pembangunan jembatan yang berhasil dievakuasi ke Wamena. (tribun)

Geosiar.com, Jimmy Aritonang merupakan salah satu korban selamat dari aksi pembantaian kelompok kriminal bersenjata di Dirtik Yigi Kabupaten Nduga menceritakan upayanya selamat dari pembantaian yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua.

Seperti yang diceritakan oleh Lefrend Siagian, kakak iparnya, Jimmy selamat dari pembunuhan sadis KKB karena ketika itu dia pura-pura mati. Lalu Jimmy diselamatkan oleh warga hingga bersembunyi di Pos TNI terdekat sampai dengan pos tempat perlindungan.

Awalnya Jimmy dan 20 rekannya dijemput dibarak karyawan. Kemudian mereka dijejerkan lalu ditembaki secara membabibuta oleh kelompok tersebut. Beruntung Jimmy selamat lantaran tidak terkena tembakan. Untuk mengelabui, Jimmy berpura-pura mati hingga kelompok kriminal bersenjata meninggalkan lokasi kejadian.

“Melihat KKB sudah pergi dirinya berusaha melarikan diri, selain itu juga ada tiga orang temannya yang selamat, sehingga semuanya pergi mencari tempat perlindungan disalah satu rumah warga,” ujarnya kepada wartawan via telepon, Rabu (5/12/2018).

Tidak sampai di situ. Rupanya, KKB mengetahui kejadian itu dam langsung mendatangi lokasi tempat persembunyian mereka. Namun salah seorang warga menghadang kelompok tersebut dan sempat terjadi adu mulut antar mereka sehingga nyawa Jimmy dan tiga orang rekannya berhasil selamat.

“Ibu ini yang menghalangi KKB untuk menjemput mereka, Bahkan ibu itu sempat terlibat adu mulut dengan KKB agar melepaskan keempat korban,” tambahnya.

Tak memerlukan waktu lama, Jimmy dan tiga orang rekannya pun meninggalkan rumah warga tersebut dan bersembunyi di Pos TNI di Mbua yang berjarak kurang lebih 12 kiometer dari Distrik Yigi.

Perjuangan Jimmy untuk tetap selamat masih berlanjut. KKB yang mengetahui keempat korban sedang berada di pos TNI di Mbua, langsung melakukan penyerangan yang mengakibatkan satu prajurit TNI tewas.

“Kerena kalah jumlah TNI dan korban langsung meninggalkan pos tersebut mencari tempat lebih aman, dan disitulah mereka bertemu dengan tim gabungan yang hendak melakukan evakuasi,” ujarnya.

Sementara itu perlu diketahui Pasukan TNI/Porli telah mengevakuasi 12 warga sipil dari Distrik Mbua, Kabupaten Nduga ke Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya hingga Rabu (5/12/2018). 12 Warga sipil ini sebelumnya menyelamatkan diri dari DistrikY Yigi ke Distrik Mbua pasca penyerangan KKB, pada Senin (3/12/2018) lalu.

Empat dari 12 yang divekuasi merupakan karyawan PT Istaka Karya yang berhasil menyelamatkan diri dalam insiden penyerangan KKB di Distrik Yigi. Keempatnya yakni bernama Jimmi Aritonang, Martinus Sampe, Ayub, dan Jefri.

Danrem 172 Praja Wira Yakti, Kolonel Infantri Binsar Sianipar ketika dikonfirmasi menyebutkan dari keterangan salah seorang korban selamat, sebanyak 19 karyawan PT. Istaka Karya yang dipastikan meninggal dunia dalam insiden itu.

“Dari pengakuan korban selamat 17 karyawan yang meninggal karena ditembak KKB, sementara dua karyawan lainnya diperkirakan juga meninggal karena kehabisan darah . Tetapi, untuk memastikan informasi jumlah korban yang tewas, kami masih menunggu evakuasi jenazah korban,” katanya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Sandiaga Jenguk Relawan yang Kecelakaan saat Kelelahan Kawal Kotak Suara

Published

on

Sandiaga kunjungi relawan di Kampung Luar Batang, Penjaringan (Detik.com)

Geosiar.com, Jakarta – Calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno menjenguk relawan Prabowo-Sandi bernama Fatmawati yang mengalami kecelakaan motor karena kelelahan mengawal kotak suara. Sandiaga terjun langsung ke wilayah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tiba di kediaman Fatmawati di Kampung Luar Batang, RT 3 RW 01 No 11, Jakarta Utara, Selasa (23/4/2019) sekitar pukul 14.35 WIB, Sandi langsung diserbu warga yang berebut bersalaman dan berswafoto.

Kemudian Sandi bergegas ke rumah Fatmawati. Fatmawati tampak menangis haru melihat kedatangan pasangan capres Prabowo tersebut. Sandi kemudian bertanya soal kondisi kaki kanan Fatmawati yang dibalut perban.

Fatmawati menceritakan dirinya saat mengalami kecelakaan motor. Fatma mengaku kelelahan karena beberapa hari kurang tidur karena ikut mengawal surat suara di Kecamatan Penjaringan. Dia belum ke dokter melainkan hanya diurut.

Sandi tampak bersimpati. Dia menyarankan agar Fatmawati segera memeriksakan kondisi kakinya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) terdekat agar tidak salah penanganan.

Sandi pun kemudian diajak bersantap di rumah Fatmawati. Para relawan Prabowo-Sandi sebelumnya telah memasak di rumah Fatmawati untuk menyambut Sandi. Pasangan Prabowo Subianto itu pun tampak menyantap hidangan tekwan yang disajikan.

Continue Reading

Ekonomi

Jokowi Minta Kementerian dan Lembaga Kurangi Belanja Barang Sebanyak-banyaknya

Published

on

Presiden Jokowi saat memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor (Kompas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo biasa disapa Jokowi meminta kepada kementerian dan lembaga agar memperbanyak belanja modal dan mengurangi belanja barang.

Perintah tersebut disampaikan Presiden Jokowi ketika memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor, pada Selasa (23/4/2019) pagi.

“Kemarin juga sudah kita sampaikan bahwa belanja modal agar diperkuat, agar ditingkatkan. Semua kementerian harus bisa memaksa organisasinya agar penyerapan anggaran betul-betul bisa direalisasikan,” ungkap Jokowi.

Jokowi menambahkan, dalam konteks belanja modal di level provinsi, kabupaten dan kota, masih ada kecenderungan berkutat pada infrastruktur.

Oleh sebab itu, mantan gubernur DKI Jakarta ini ingin adanya penambahan anggaran di Kementerian PUPR, supaya infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jalan arteri dapat diwujudkan.

Jokowi juga meminta untuk mengurangi belanja barang sebanyak mungkin. Dia meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk melihat dokumen APBN tahun-tahun sebelumnya dan memilih mana yang cocok untuk memangkas belanja barang.

Continue Reading

Nasional

KPK Resmi Lantik 21 Penyidik Baru

Published

on

Pelantikan 21 penyidik baru KPK (Detik.com)

Geosiar.com, Jakarta – KPK resmi melantik sebanyak 21 orang penyidik baru. Penyidik baru yang sudah dilantik ini diharapkan dapat memperkuat bidang penyidikan KPK.

“Hari ini, 23 April 2019 KPK melantik 21 penyidik muda di Gedung Merah Putih KPK. Pelantikan ini adalah salah satu upaya KPK untuk memeperkuat fungsi penindakan,” ungkap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada awak media, Selasa (23/4/2019).

Febri mengatakan, kehadiran 21 penyidik baru membuat KPK memiliki sebanyak 117 orang penyidik. Para penyidik yang dilantik ini merupakan penyelidik yang telah mengikuti pelatihan sejak 11 Maret lalu hingga 13 April 2019.

“Selama lima pekan, para penyidik muda ini telah menerima pelatihan tentang hukum dan perundangan, kemampuan investigasi, dan capacity building. Pelatihan tahun ini adalah yang keempat yang digelar KPK. Sebelumnya pelatihan serupa pernah dilakukan pada 2012, 2014, dan 2015,” jelasnya.

Dalam kegiatan pelantikan tersebut, ke-21 orang penyidik baru ini mengucapkan sumpah jabatan. Kemudian mereka langsung ditugaskan di Direktorat Penyidikan KPK dan dibagi pada masing-masing satgas.

“Setelah pelantikan dilakukan, mereka langsung ditugaskan di Direktorat Penyidikan dan akan dibagi pada satuan-satuan tugas yang ada agar dapat bekerja secara efektif menangani perkara-perkara yang sedang berjalan di KPK saat ini,” tutup Febri.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com