Connect with us

Daerah

Bupati LIRA: Hentikan dan Cabut Ijin PKS Mini di Sei Bamban

Published

on

Bupati Lira meminta kepada Pemerintah Sergai agar memberhentikan pengoperasian PKS mini Sei Bamban. (Geosiar.com)

Geosiar.com, Serdangbedagai – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) mini yang berada di Dusun17 Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Serdang Bedagai (Sergai) yang sudah beroperasi beberapa tahun menjadi momen pertanyaan di masyarakat yang diduga cacat hukum atau tidak jelas masalah perizinannya.

Demikian dikatakan oleh Bupati Lira Benhard Sihotang kepada wartawan Gosiar.com, Senin (3/12/2018) sekitar pukul 10.00 WIB di Sei Rampah.

Menurut Bupati Lira, Pendirian PKS mini di Desa Sei Bamban jelas telah menyalahi dengan Persyaratan Tata Bangunan yang meliputi Persyaratan peruntukan bangunan gedung sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah kabupaten/kota (RTRW), rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan (RDTRKP), dan rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL).

“Pembangunan dan pengoperasian PKS Mini itu nyata menyalahi aturan, deregulasi perizinan PKS yang hanya mengacu kepada Permentan No 29 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Permentan No 98 Tahun 2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan. Dengan demikian PKS hanya dapat didirikan di lingkungan Perkebunan, bukan di perkotaan yang bersempadan dengan Perkantoran, Puskesmas Rawat Inap, Yayasan Pendidikan bahkan Rumah Ibadah, ” jelas Benhard.

Diketahui, pendirian PKS mini ini merupakan jenis usaha industri yang wajib memiliki Izin Lingkungan dengan kajian Amdal atau UKL-UPL karena dapat mengakibatkan Kerusakan lingkungan dan menjadikan wabah penyakit dengan derita berkepanjangan.

“Oleh sebab itu dalam pendirian dan pengoperasian PKS mesti menaati UU No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan PP No 27 Tahun 2012 Tentang Izin Lingkungan, serta beragam Permen Lingkungan hidup yang mengupayakan agar kehidupan Industri tidak menjadi musuh bagi Lingkungan masyarakat, dengan mengikuti ketentuan jarak kelayakan Pembuangan Limbah cair ke media air, Kelayakan Emisi udara dari Boilerr dan Bau Gas Pengolahan dan berbagai instrumen yang mesti di Tata kelola dengan baik supaya lingkungan alam dan Komunitas masyarakat tetap merasa nyaman dan Damai dengan berbagai dampak hasil pengolahan,” cetus Benhard.

Selanjutnya Bupati Lira menyampaikan bahwa selama ini sudah sering mendapatkan keluhan dari masyarakat khususnya warga sekitar kawasan industri PKS, warga mengeluhkan karena pabrik didirikan ditengah pemukiman padat penduduk dan rumah ibadah serta tidak ramah lingkungan yang mengakibatkan polusi serta dampak lingkungan lainnya, dan yang jelas tingkat kebisingan mesin pabrik sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

“Pabrik tidak memiliki pembuangan limbah, hal ini bisa menjadi racun menyebar melalui udara. Jadi kalau ditinjau dari aspek AMDAL (Analisis mengenai dampak lingkungan) jelas akan menimbulkan bencana besar bagi tata ruang dan masyarakat sekitar,” sambungnya.

Bupati Lira meminta kepada Pemerintah Sergai agar memberhentikan pengoperasian PKS mini Sei Bamban dan mencabut ijinnya karena pemberian izin kepada PKS Mini di Sei Bamban yang saat ini telah beroperasi tidak memenuhi syarat dan ketentuan maka izin mesti di cabut,kata Bupati Lira. (art/yl)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Dijamin Bupati Karo, PDAM Tirtamalem Tetap Tak Mampu Bayar Tunggakan Dan Gaji Karyawan

Published

on

Geosiar – Kabanjahe – Pasca diberhentikanya Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabanjahe, Arvino Hamsyari ST tertanggal 27 Maret 2019, kini tunggakan pembayaran listrik yang menurut informasi sebelumnya telah dijamin oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana SH yang seyogianya akan dibayarkan pada tanggal 12 April 2019 ataupun sebelum Pemilu ternyata hingga saat ini belum juga mampu dibayarkan oleh pelaksana tugas (Plt) Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin, kamis (18/4/2019).

Selain itu juga, ternyata puluhan karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Malem Kabupaten Karo belum menerima Upah ataupun gaji selama lima bulan terakhir bekerja dikarenakan PDAM Tirtamalem tidak memiliki saldo ataupun uang yang cukup untuk memenuhi pembayaran tunggakan Pembayaran Pasokan Listrik sekira Rp.400.000.000,00 juta lebih ditambah gaji puluhan karyawan selama lima bulan terakhir bekerja.

Saat awak media geosiar menyambangi kantor PDAM Tirtamalem di kota Kabanjahe dan mempertanyakan keberadaan Plt Direktur PDAM Tirtamalem Willem Prangin angin dan Keberadaan Pembantu Plt Tirtamalem Jonara Tarigan untuk dikonfirmasi secara langsung, namun sayang awak media hanya dapat menemui dua orang karyawan bersama Kasub keuangan PDAM Tirtamalem, Naksir Purba.

Saat dipertanyakan apakah pihak PDAM Tirtamalem sudah membayar tunggakan Pembayaran listrik dan tunggakan gaji karyawan, Naksir Purba mengaku dan menjelaskan bahwa Plt Direktur dan Pembantu Plt Direktur PDAM Tirtamalem sedang berada dikantor Bupati Karo dalam rangka membicarakan tunggakan pembayaran listrik beserta tunggakan pembayaran gaji karyawan bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Karo.

lanjutnya lagi, benar tunggakan listrik kurang lebih Rp.400 juta dan gaji puluhan karyawan hingga kini belumlah dapat dibayarkan, namun untuk pembayaran pemakain listrik selain tunggakan sudah dibayarkan, ujar Naksir sembari meninggalkan ruang kerjanya dikarenakan adanya keperluan terkait tugasnya.

Menurut penuturan Sumitro Sitepu, karyawan yang juga turut dimintai keterangan tentang belum dibayarkan puluhan gaji karyawan selama lima bulan terakhir juga mengakui kebenaranya dengan mengatakan ” benar gaji kami belum dibayar selama lima bulan bang.

Pernyataan Sumitro tersebut juga diamini karyawan lainya, Peron Purba
mengatakan “gimanalah gaji kami bisa dibayarkan, saldo pemasukan masih kosong direkening perusahaan, kami sebenarnya sangat berharap agar dapat segera menerima gaji yang tertunda untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari hari, ujarnya bernada datar./Edy surbakti

Continue Reading

BMKG

Gempa Bumi 5,1 SR Kembali Guncang Sabang

Published

on

Ilustrasi

Geosiar.com, Aceh – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 Skala Richter (SR) mengguncang Sabang, Aceh. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB, Kamis (11/4/2019).

Titik koordinat gempa berada di 7,60 Lintang Utara-94,46 Bujur Timur, 212 km barat laut Kota Sabang, Aceh. Gempa ada di kedalaman 77 km.

Namun belum diketahui ada-tidaknya dampak akibat gempa ini.

Continue Reading

Daerah

Kecelakaan Bus di Malaysia, Jenazah TKI Asal Sei Rampah Tiba di Rumah Duka

Published

on

Jenazah TKI Asal Rampah Ayu (22) saat tiba di rumah duka, Kamis (11/4/2019)

Geosiar.com, Serdang Bedagai – Jenazah TKI Asal Rampah,  Ayu (22) yang menjadi korban kecelakaan bus karyawan di KLIA, Sepang, Malaysia pada Minggu (7/4/2019) kemarin, telah tiba di rumah duka berlokasi di Dusun IV Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis (11/4/2019) sekira pukul 11.20 WIB.

Kedatangan jenazah Ayu (22) diselimuti derai air mata sanak kelurga dan masyarakat sekitar yang telah berkumpul di rumah duka sejak pagi tadi. Ayu merupakan anak ke-3 dari pasangan Zulkarnain (46) dan Erna (45) yang seorang karyawan kontrak di Kargo Malaysia Airlines, Bandara Kuala Lumpur, Malaysia.

Berdasarkan pantauan media, Jenazah Ayu dibawa menggunakan ambulance yang diiringi sebanyak tujuh mobil. Rumah duka yang telah dipadati oleh pelayat sejak pagi, menghambat proses penurunan jenazah dari ambulance menuju ke dalam rumah.

Setelah disemayamkan di rumah duka, jenazah Ayu langsung di bawa ke Masjid Jamik untuk disholatkan. Proses pemakaman akan dilakukan hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim, Dusun IV Desa Pematang Ganjang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.

Sebelumnya diketahui, setidaknya ada empat warga negara Indonesia (WNI) tewas dalam kecelakaan bus tersebut. Kecelakaan itu terjadi lantaran bus diduga salah berbelok, sehingga menyebabkan hilang kendali dan kemudian terjun ke selokan. (art)

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com