Connect with us

Daerah

Begini Kronologi Aksi Pencurian 3 Warga Medan di Tebingtinggi

Published

on

Gomgom Simanjuntak (33) alias Rita Sari jalani sidang di Pengadilan Negeri Tebingtinggi. (Geosiar.com)

Geosiar.com, Tebingtinggi – Hari ini, Kamis (29/11/2018) Gomgom Simanjuntak (33) alias Rita Sari, warga Menteng, Medan, menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tebingtinggi yang dipimpin oleh majelis hakim Dharma SH CN.

Dikatakan Jaksa Penuntut Umum Dhania SH bahwa terdakwa Gomgom bersama-sama dengan Murni dan Mama Fino (keduanya DPO) melakukan pencurian pada Rabu (19/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB, di sebuah Toko Sembako milik saksi korban Salim Lin yang terletak di Jalan Gurami No.7D Lk.VII Kelurahan Badak Bejuang Kecamatan Tebingtinggi.

Namun perkaranya telah diputus oleh Hakim Pengadilan Negeri Tebingtinggi selama 1 bulan yang dipimpin oleh hakim anak Nelly SH.

Sebelum melakukan aksinya, terdakwa Gomgom menemui kakaknya, Murni, alias Mamak Fino di rumahnya yang berada di Jalan Bromo Medan untuk kemudian mengajaknya melakukan aksi pencurian di Kota Tebingtinggi. Murni pun menuruti ajakan itu.

Tak hanya Murni, keduanya juga diketahui menghubungi keponakannya yang bernama Ucok Baba. Ucok Baba kemudian pergi ke Kota Tebingtinggi dengan menumpangi mobil rental Innova dan membawa anaknya Michael (3).

Sesampainya di Jalan Gurami Lk.VII Tebingtinggi, mereka masuk kedalam toko dan berpura-pura menanyakan harga produk untuk mengalihkan perhatian saksi Salim Lina. Namun saat saksi terlihat sibuk, Ucok Baba langsung menuju laci dan menemukan sebuah tas berwaran hitam milik Salim. Dengan cepat Ucok Baba mengambil uang senilai Rp8.300.000 dan memasukkan ke celananya agar tidak ketahuan.

Namun aksi tersebut akhirnya diketahui oleh saksi Salim Lina. Atas perbuatannya, terdakwa diancam pidana pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana. (as)