Connect with us

Daerah

Perda Karo Terkait BPD, Rapi Ginting Akui Kesalahan DPRD Serta Akan Mensahkanya ditahun 2018

Published

on

Anggota DPRD Karo Rapi Ginting (berjas abu abu dan pakai kopiah) Saat Dikonfirmasi oleh Geosiar terkait Perda tentang BPD didepan Makam pahlawan Kabanjahe

Geosiar – Karo – Menindaklanjuti Pemberitaan Terkait tidak adanya Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Karo yang mengatur tentang Badan Permusyawaratan Desa (BPD) selanjutnya Geosiar menemui Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karo, Rapi Ginting yang juga sebagai Ketua Pembentukan Rancangan Peraturan Daerah Karo.

Sebelumya, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Karo Abel Tarwai Tarigan, S.sos. MT saat dikonfirmasi awak media melalui nomor selulernya (9/11) menjelaskan Dengan ditetapkannya UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa, maka Daerah harus segera menyusun Perda atau Perbup mempedomani UU tersebut.

Termasuk Perda tentang BPD, saat ini Perda Kab Karo tentang BPD masih dalam tahap Pembahasan bersama DPRD dan belum ditetapkan, dan Perda ini lah yang nantinya sebagai dasar kita dalam Penetapan Organisasi dan Pengisian Personil BPD, dengan kata lain kita harus menunggu Perdanya ditetapkan, tutur Abel.(baca :tiga tahun anggota BPD terpilih tidak dilantik,tersandung tidak adanya Perda dan Perbup karo yang mengatur).

Saat ditemui usai acara tabur bunga dalam memperingati hari Pahlawan bertempat di makam pahlawan kabanjahe (10/11). Rapi Ginting menjelaskan dan mengakui kebenaran belum adanya peraturan Daerah (Perda) kabuparen karo terkait BPD, dan selanjutnya Rapi mengatakan bahwa Pembahasan rancangan Perda itu sudah tinggal sekali pertemuan lagi, saat ini sudah selesai 98%.

lanjut rapi menjelaskan kesalahan terkait lambanya dan belum selesainya pembahasan dan penetapan Peraturan Daerah (Perda) tersebut memanglah ada pada kami (DPRD) Karo, tapi itu semua akibat dari bersamaanya jadwal kegiatan pembahasan P APBD dan KAUPPS, serta karena ada pembahasan untuk 15 perda lainya, selain itu terburu waktu rapat yang jadwalnya bersamaan, pembahasan Perda itu kami lakukan bukan per tiga tahun, melainkan disetiap tahunya, ujar Rapi.

Wajar wajar saja DPRD Karo didesak untuk segera mensahkan Perda tersebut, memang kami DPRD Karo yang salah lambat mengesahkan Perda, saya juga sudah sampaikan kepada Pimpinan DPRD agar kita segera melakukan pembahasan Akhir dan Mensahkan Perda terkait BPD tersebut ditahun 2018 ini, ujar Rapi mengakhiri./Eps/Dk.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Iptu Suhaily Hasibuan SH,MH Hadiri Pelantikan Satgas Anti Narkoba di Desa Tuntungan I

Published

on

saat acara pelantikan satgas anti narkoba yang dihadiri kanit reskrim polsek pancurbatu

Geosiar – Medan – Kapolsek Pancur Batu ,Kompol Faidir Chaniago SH,MH yang di wakilkan oleh Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan ,SH ,MH menghadiri kegiatan pelantikan Relawan Satgas Anti Narkoba yang di laksanakan di Balai Desa Tuntungan 1 Kecamatan Pancur Batu Kab Deli Serdang Kamis 24/01/19 Pukul 15.00 Wib .

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bapak Camat Pancurbatu Drs David Efrata Tarigan , Kepala Desa Tuntungan I Bapak Surya Darma Sembiring , Ketua Umum Pemuda Marga Silima Bapak Mbelin Brahmana , Kepala BNN Kabupaten Deliserdang yang diwakili oleh Tiarlina Manik SH, anggota DPRD Deliserdang Bapak Mberngab Sembiring , muspika , Tokoh Masyarakat , para undangan dan masyarakat Desa Tuntungan I

Acara pelantikan relawan satgas narkoba ini dilaksanakan dibalai desa dusun I Desa Tuntungan I Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang pada pukul 15.00 wib juga dihadiri oleh para undangan dan berbagai kalangan.

Kepala Desa Tuntungan I Surya Darma Sembiring dalam kata sambutannya mengatakan, bahwa awal terbentuknya relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I bermula banyaknya laporan para ibu-ibu yang resah dengan para anak mereka yang menggunakan narkoba.

Dengan adanya laporan para ibu-ibu tersebut, Kepala Desa berkordinasi dengan muspika plus Kecamatan Pancurbatu dan BNN Kabupaten Deliserdang yang akhirnya terbentuk relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I kecamatan Pancurbatu,” ujar Kepala Desa.

Kepala Desa juga menambahkan, bagi para ibu-ibu yang mengetahui kalau anaknya telah kecanduan narkoba segera laporkan kepada relawan satgas narkoba agar bisa dilakukan rehabilitasi yang ada di Desa Tuntungan I,” ungkap kades.

Camat Pancurbatu Drs David Efrata Tarigan dalam kata sambutannya mengatakan, atas nama muspika plus Kecamatan Pancurbatu, ia merasa bangga kepada para relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I , Camat juga berpesan kepada masyarakat Desa bawah untuk memberantas narkoba masyarakat desa dapat menggunakan anggaran desa
Mberngab Sembiring Anggota DPRD Deliserdang mengatakan, ia sangat bangga terhadap para pengurus relawan satgas narkoba yang mana para pengurus relawan satgas narkoba merupakan pengsiunan TNI/Polri yang seharusnya dapat beristirahat dan tidak lagi mengurus masadepan generasi muda.

Namun kata Mberngab, untuk mencegah peredaran narkoba khususnya di Desa Tuntungan I, para pengsiunan TNI/Polri ini masih mau melibatkan diri, untuk itu katanya, ia sangat bangga dan mengacungkan jempol kepada para pengurus relawan satgas narkoba.

Sementara itu Kepala BNN Kabupaten Deliserdang AKBP Safwan Khayat yang diwakili Tiarlina Manik SH mengatakan sangat bangga dengan tim relawan satgas narkoba Desa Tuntungan I.

Tiarlina mengatakan, dari 394 Desa dan Kelurahan yang ada di Deliserdang baru di Desa Tuntungan I Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deliserdang yang tim relawan satgas narkobanya terbentuk dari purnawirawan TNI/Polri.

Untuk itu kata Tiarlina Manik SH ia berharap agar tim dapat bekerja secara maksimal agar peredaran narkoba dapat diberantas untuk menyelamatkan generasi muda,” ujar Tiarlina Manik SH.”

Kapolsek Pancur Batu Kapolsek Pancur Batu ,Kompol Faidir Chaniago SH,MH saat dikonfirmasi langsung melalui Kanit Reskrim Iptu Suhaily Hasibuan ,SH,MH mengatakan Bahwa kegiatan pelantikan satgas anti narkoba di Desa Tuntungan 1 Kecamatan Pancur Batu telah selesai dilaksanakan.

Selanjutnya, kami akan terus melakukan pemberantasan narkoba , dimana kita ketahui bersama Narkoba adalah musuh kita bersama , kami juga menghimbau kepada masyarakat apbila ada mengetahui adanya peredaran narkoba di wilayah hukum Polsek Pancur Batu supaya melaporkan nya . pungkas Suhaily./Eps

Continue Reading

Daerah

PT WEP Bersedia Kucurkan Uang CSR Ke Desa Amburidi

Published

on

Geosiar – Tanahkaro – Warga Desa Mburidi sudah berulang kali mengingatkan dan mendesak PLTA PT Wampu Elektric Power (WEP) yang berada didaerah desa Rih tengah kec. Kutabuluh, berharap untuk peduli dan bertanggungjawab terhadap infrastruktur jalan yang sudah lama rusak akibat beroperasinya PLTA PT Wampu Elektric Power (WEP).

Hal ini dikatakan kepala desa Mburidi Sukendi perangin angin mewakili warganya didampingi Sekcam kutabuluh Robert Ginting, Aiptu Takari Pandia anggota Polsek Kutabuluh Polres Tanah Karo, saat menggelar rapat, Rabu (23/1) pukul 17.00 wib di ruang kerja kepala Bappeda Kab. Karo.

Menurut Sukendi, PT Wampu Elektric Power (WEP) belum bersedia menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk itu kami menagih janjinya agar tahun 2019 ini perbaikan infrastruktur peningkatan jalan segera terealisasi, Ungkap Sukendi.

Namun kurangnya kepedulian dan respon pihak PT WEP, gara gara ini kami minta pihak pemda karo memfasilitasi untuk adakan pertemuan, atas desakan ini berujung digelar rapat di kantor bappeda, Tandasnya.

Sementara Bupati Karo Terkelin Brahmana meyambangi acara Rapat yang alot dan kunjung tak selesai membuahkan hasil kesepakatan, hal ini saya muncul untuk mendengar langsung mengapa pihak PT WEP belum bersedia mengambil sikap, info ini sesuai dari kepala Bappeda, Ujar Terkelin saat tiba diruang rapat Bappeda.

“Setelah proses panjang dialog yang kami lakukan, syukurlah akhirnya pihak PT WEP bersedia menerima saran dan masukan dari, pihak pemda sebagai fasilitator, ini semua berkat komunikasi dan mengutamakan kearifan lokal, mungkin saja tadi pihak PT WEP kurang yakin, jadi kita maklum saja, tapi yang penting setelah saya hadir kesepakatan akhirnya tercapai, Terang Bupati.

Terkait isi kesepakatan, saya serahkan kepada Bappeda, apa isi yang tertuang dalam kesepakatan bersama, saya instruksikan Bappeda untuk segera dibuat berita acara notulennya, lalu bagikan surat kesepakatan ini, agar kades Mburidi dapat menyampaikan ke warganya, agar tidak terjadi lagi riak riak ditengah desa, Mburidi, nantinya, Harapnya.

Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Msi didampingi kepala PUPR Ir Paten Purba mengatakan kita sudah buatkan isi kesepakatan, namun tadi pihak PT WEP tidak mau membutuhkan tanda tangannya didalam surat kesepakatan yang telah kami konsep. ”

Untung, setelah Bupati Karo menjelaskan kepada PT WEP tadi, akhirnya mereka menerima kesepakatan yang telah dibuat, dan bersedia membubuhkan tandatangannya sebagai tanda setuju,untuk mengucurkan CSR – nya ditahun 2019 ini Ujar Nasib.

Perihal isi butir butir yang tertuang dalam kesepakatan ada 4 (empat) point yang disepakati, menurut Sianturi antara lain, PT. WEP akan mengalokasikan CSR untuk infrastruktur tahun 2019, untuk meningkatkan jalan Rih Tengah-ujung Deleng kecamatan kutabuluh dengan jenis perkerasan aspal macadam dengan lebar perkerasan 3 (tiga) meter dan panjang perkerasan lebih kurang 6.5 km.

Karena keterbatasan kemampuan anggaran CSR PT WEP untuk tahun 2019, ketiga
Pemerintah Kabupaten Karo akan melakukan sosialisasi terkait rencana kegiatan pada point diatas kepada kepala desa dan masyarakat setempat.

Dengan adanya kesepakatan ini PT WEP telah dapat melaksanakan kegiatan sebagaimana tersebut dalam point diatas, perbaikan jalan dari desa ujung Deleng sampai desa limang akan direncanakan lebih lanjut oleh pemerintah Kabupaten Karo. “Cetus Sianturi dan Paten./Eps/Mawar

Continue Reading

Daerah

Bupati Karo Dampingi Gubsu Kunjungan Kerja Di Kabupaten Karo.

Published

on

Rombongan Gubsu saat kunker Ke kabupaten karo

Geosiar – Tanahkaro – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama rombongan tiba kamis (24/1),pukul 10.00 wib di kantor dinas Parawarsa di kuta Gadung desa Raya kec. Berastagi,langsung disambut hangat oleh Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama wakil Bupati karo Cory Seriwaty Br Sebayang, Dandim 0205 /TK Letkol Inf Taufik Rizal SE, Danyonif 125 /Si’mbisa letkol Inf Victor Andhika Ckjro, Waka polres Tanah Karo, Asisten 1 Drs Suang Karo Karo, asisten 3 Mulianta Tarigan, Plt asisten 2, Davit Trimei Sinulingga, para OPD pemda Karo dan para ASN UPT Panti parawarsa.

Kunjungan kerja Gubsu ini, langsung tinjau ruangan parawarsa tempat penampungan pelatihan ketrampilan binaan bagi perempuan yang kebanyakan pesertanya berlatar belakang terlibat dalam dunia kegelapan alias penyakit masyarakat sedang latihan menjahit,”

Yanti (26) asal daerah Siantar, saat disapa dan ditanya, oleh Gubsu mengaku Dia sudah hampir 2 bulan berada di Parawarsa,dan ditanya selanjutnya, apakah Yanti betah berada didalam serta mengikuti ketrampilan, beliau menjawab tidak betah pak, Hal ini membuat gubsu berpesan supaya baik baik, ikuti aturan sampai 6 bulan proses pembinaannya, Ujar Gubsu.

Lain lagi, menurut safrida (24) Dianya juga mengatakan sudah hampir 2 (dua) bulan berada di parawarsa dan dilatih berbagai ketrampilan menjahit, selain keterampilan menjahit, kami diajari teori perawatan rambut, perawatan muka, perawatan kulit tangan/kaki, pengeritingan rambut, pembuatan sanggul dan praktek Make UP, Tutur Safrida dihadapan gubsu

Gubsu juga berpesan, saat meninjau beberapa ruangan tempat pembinaan para khusus wanita ini, supaya dibenahi, dan diperbaiki, jika perlu tahun ini direhab, sebab saya lihat tadi ada ruangan asbesnya sudah rusak, Tandas Edy didampingi Rajali Kadis sosial Provsu.

Sebelum meninggalkan lokasi, gubsu memberikan Pengarahan bagi peserta binaan agar para binaan menekuni ketrampilannya, sehingga sewaktu kembali kemasyrakat untuk beradaptasi para binaan sudah dapat berusaha dengan ketrampilan yang diperolehnya, begitu juga dianjurkan bagi yang beragama Kristen dan muslim selalu berdoa dan membaca sembari menyerahkan alkitab dan Alquran sesuai masing masing agama yang dianut peserta binaan. ”

Ini saya serahkan supaya dibaca dan dipahami, agar ada perubahan rohani nantinya, setelah keluar dari rumah penampungan parawarsa ini, jangan disimpan saja. Tapi dibaca, Tandasnya.

Usai di parawarsa, rombongan gubsu dan bupati Karo beserta Forkopimda menuju kantor Perjoreken yang tidak jauh dari parawarsa dan dilanjutkan sejumlah titik ditinjau baik kantor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Disisi lain saat berada di lokasi relokasi tahap III di siosar gubsu menganjurkan kepada Dansatgas erupsi Gunung Sinabung agar segera bersama kepolisian sinergitas segera benar air di siosar, kita akui memang saat ini saya lihat krisis air, tapi dalam waktu dekat ini OPD Provsu akan membantu dan berkoordinasi secepatnya penanganan air ini segera selesai.

Disinggung mengenai kedepan terkait status gunung Sinabung, gubsu tidak banyak berkomentar, iya itu sudah rejeki dan anugerah dari Tuhan, Katanya

Sementara sisi yang sama, dana relokasi tahap III,sekedar info untuk media pers, dana sudah stanby di kab. Karo, iya dana itu sudah diluncurkan dari pusat sekitar 161 M yang ditampung di APBN sedangkan dari Provsu kita anggarkan untuk 2019 ini sebesar 10 M./Eps/Mawar

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com