Connect with us

pemilu 2019

Polisi Tunggu Pemeriksaan Bawaslu Soal Bupati Boyolali

Published

on

Ahmad Iskandar (memegang surat laporan) dan juru bicara Tim Advokat Pendukung Prabowo Hendarsam Marantoko (kiri) di Bareskrim. (detikcom)

Geosiar.com, Jakarta – Markas Besar Polri masih menunggu penyelidikan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tentang kasus Bupati Boyolali Seno Samodro yang diduga mengumpat Calon Presiden Prabowo Subianto. Umpatan ini muncul saat Seno Samodro ikut dalam unjuk rasa soal tampang Boyolali yang diucapkan Prabowo.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo menyampaikan, polisi belum bisa mengambil kesimpulan apakah ucapan Seno termasuk dalam kategori perkara pemilu atau perkara umum.

“Kalau sudah menyangkut Pemilu itu Bawaslu dulu, apakah ujaran beliau masuk ranah pelanggaran pemilu,” kata Dedi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, (8/11/2018).

Dedi mengatakan usai Bawaslu mengeluarkan keputusan perkara tersebut kemudian ditangani oleh Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu). Sentra Gakumdu merupakan satuan yang terdiri dari Polisi, Kejaksaan, dan Bawaslu yang fokus menangani pelanggaran Pemilu.

“Semua yang menyangkut masalah Pemilu, yang menyangkut capres, cawapres, dan juru kampanye yang terlibat aktif di dalam kegiatan Pemilu itu semua ranahnya Bawaslu. Bawaslu yang dikedepankan. Kalau pidana umum polisi bisa langsung menindaklanjuti,” kata Dedi.

Diketahui sebelumnya, seorang warga bernama Ahmad Iskandar melaporkan Bupati Boyolali Seno Samodro ke Bareskrim Polri pada 5 November 2018. Laporan tersebut terkait dengan aksi unjuk rasa yang juga dihadiri Bupati Seno pada Ahad 4 November.

Kehadiran Bupati Boyolali dalam demo massa, adalah sesuai dengan fakta dan rekaman video yang ada. Dalam unjuk rasa tampang Boyolali itu, Seno Samodro sempat berpidato dan memaki Prabowo dengan nama binatang dalam bahasa jawa.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

pemilu 2019

Real Count KPU 1.57%, Jokowi Unggul Tipis dari Prabowo di Bengkulu

Published

on

Real count KPU 1.57%, pada 19 Apr 2019 pukul 12.00, dengan jumlah 12.802 dari 813.350 TPS.

Geosiar.com, Jakarta – Hitungan cepat suara Pemilu 2019 versi Real Count KPU masih berlangsung. Hingga saat ini, paslon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin masih unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Berdasarkan real count KPU 1.57%, pada 19 Apr 2019 pukul 12.00, dengan jumlah 12.802 dari 813.350 TPS, kubu 01 memperoleh suara sebesar 56,35% sedangkan kubu 02 memperoleh 43,65%.

Pasangan petahana, Jokowi-Ma’ruf menguasai 18 provinsi di Indonesia dan suara luar negeri, sementara pasangan lawanya, Prabowo-Sandiaga menguasai 16 provisi di Indonesia.

Perolehan suara di Bengkulu, bagi kedua kandidat Pilpres 2019 ini, hanya berbeda tipis, yakni sekitar 276 suara. Jokowi-Ma’ruf meraih 53.495 suara, sementara Prabowo-Sandiaga 53.219 suara.

Hasil hitung cepat alias quick count di sejumlah lembaga survei sementara juga menunjukkan pasangan Joko Widodo-KH Maruf Amin (Jokowi-Amin) unggul atas Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi).

Kendati demikian, keputusan akhir pemenang Pilpres 2019 tetap akan melalui penghitungan manual alias real count dari KPU mendatang.

Continue Reading

pemilu 2019

Real Count KPU 0.64%, Ini Parpol yang Lolos ke Senayan

Published

on

HASIL HITUNG SUARA LEGISLATIF DPR RI 2019

Geosiar.com, Jakarta – Penghitungan cepat alias quick count Pileg DPR-RI 2019 sedang berlangsung di sejumlah lembaga survei nasional.

Tercatat ada 16 partai politik (parpol) yang bertarung untuk merebut kursi parlemen. Namun, berdasarkan real count KPU hanya 9 parpol yang berhasil lolos dari ketentuan ambang batas parlemen, yakni sebesar 4%, sedangkan tujuh parpol lainnya terpaksa harus takluk di Pileg 2019.

Berikut ini hasil real count KPU 0.64%, pada 19 Apr 2019 pukul 11.15, dengan jumlah 5.234 dari 813.350 TPS.

Partai politik tidak memenuhi ambang batas 4%

Partai Garuda sebesar 0,46% suara
Partai Berkarya sebesar 1,9% suara
Perindo sebesar 2,53% suara
PSI sebesar 2,77% suara
Hanura sebesar 1,39% suara
PBB sebesar 0,87% suara
PKPI sebesar 0,27% suara

Sedangkan, Partai politik yang memenuhi ambang batas 4%

PKB sebesar 8,63% suara
Gerindra sebesar 10,52% suara
PDIP sebesar 21.98% suara
Golkar sebesar 13,56% suara
Nasdem sebesar 10,32% suara
PKS sebesar 8,26% suara
PPP sebesar 4,19% suara
PAN sebesar 5,92% suara
Demokrat sebesar 6,44% suara

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta para elite politik untuk mendorong konstituen dan simpatisannya agar sabar menunggu hasil resmi terkait penghitungan suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

Continue Reading

pemilu 2019

Dampingi Prabowo, Ekspresi Sandiaga Jadi Sorotan

Published

on

Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beserta tim sukses BPN di Kartanegara, Kebayoran Baru, Jakarta selatan, Kamis (18/4/2019) (Foto: detikcom).

Geosiar.com, Jakarta – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali memberikan pidato atas klaim kemenangan Pemilu 2019 versi survei exit poll internal BPN di Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

Klaim ketiga kali ini, Sandiga terlihat mendampingi Prabowo setelah sebelumnya absen lantaran kondisi kesehatan yang kurang baik.

“Pada hari ini, saya Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno kembali mendeklarasikan kemenangan sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024,” buka Prabowo saat menyampaikan pidatonya di konferensi pers, Kamis (18/4/2019).

Saat mendeklarasikan kemenangan ini, Sandiaga terlihat berdiri di samping Prabowo Subianto dengan mengenakan baju berwarna biru, Sandiaga terlihat berdiri tegak sembari menunduk di samping pasangan capresnya tersebut.

Hadirnya Sandiaga ini ternyata menjadi sorotan tersendiri bagi awak media. Mereka pun langsung menyoroti wajah Sandiaga yang kelihatanya tidak begitu antusias dan bersemangat. Padahal, pidato itu terkait klaim kemenangan mereka di Pilpres 2019 versi exit poll BPN.

Selain itu, Sandiaga juga tidak turut berbicara ataupun menimpali pidato yang disampaikan Prabowo, seperti biasanya dalam jumpa pers. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu hanya menyimak pidato kemenangan yang disampaikan Prabowo dan hanya mengacungkan dua jari saat Prabowo meneriakan kata ‘merdeka’.

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com