Connect with us

Dunia

Penembakan di Bar California Tewaskan 12 Orang

Published

on

Sebagian korban luka mendapat pertolongan di lokasi sebelum dibawa ke rumah sakit pada insiden di California. (bbc.com)

Geosiar.com, California – Para pengunjung Borderline Bar and Grill di California seketika berlarian dan bahkan melompat dari jendela saat seorang mantan marinir Amerika Serikat melepaskan tembakan dengan membabi buta hingga menewaskan 12 orang pada Rabu (7/11/2018) malam.

“Mereka lari keluar dari pintu belakang, mereka memecahkan kaca, mereka berlompatan dari jendela. Mereka sembunyi di loteng, ada pula yang bersembunyi di kamar kecil,” kata Kepala Kepolisian Daerah Ventura, Geoff Dean, kepada AFP, Kamis (8/11/2018).

Dean menyampaikan bahwa tragedi ini bermula ketika pelaku yang teridentifikasi bernama David Long menembak satu petugas keamanan di depan bar.

Pada pukul 23.20, mantan anggota marinir yang pernah mengabdi di Afghanistan itu masuk ke dalam bar dan melepaskan tembakan secara membabi buta.

Para pengunjung lantas berlarian menghindari tembakan. Dua belas orang terkapar kehilangan nyawa, sementara 23 orang lainnya terluka karena “melompat dari jendela dan terperosok saat ingin bersembunyi di bawah meja.”

David Long kemudian menembak dirinya sendiri hingga tewas. Aparat lantas mengepung bar tersebut dan melarikan puluhan orang yang terluka ke rumah sakit.

Para korban selamat langsung kembali ke rumah masing-masing. Salah satu di antara mereka adalah Molly Maurer, orang yang juga menjadi saksi penembakan massal di festival musik di Las Vegas setahun lalu, di mana 58 nyawa melayang.

“Saya tidak percaya saya dapat mengatakan ini lagi. Saya masih hidup dan saya sudah tiba di rumah dengan selamat,” tulis Maurer melalui akun Facebook pribadinya.

Sementara itu, kepolisian langsung menggelar penyelidikan. Namun, mereka belum dapat mengetahui motif pelaku.

“Kami belum tahu apa motifnya kali ini. Jelas ada yang terjadi di dalam kepalanya yang membuatnya melakukan hal seperti ini. Ia punya masalah,” ucap Dean.

Saat ini, aparat sedang mendalami latar belakang Long. Berdasarkan data Kementerian Pertahanan, Long berbakti di Korps Marinir dari Agustus 2008 hingga Maret 2013.

Diketahui pada April lalu, sejumlah pejabat dipanggil ke rumah Long karena ada gangguan pada diri mantan marinir tersebut. Saat tiba di rumah Long di Newbury Park, petugas melihat pria itu “bertingkah sedikit tidak rasional.”

“Mereka merasa ia mungkin menderita stres akibat trauma (PTSD) jika mengingat ia adalah veteran yang pernah bergabung dengan korps marinir,” ucap Dean.

“Mereka langsung membentuk tim intervensi. Spesialis kesehatan mental juga sudah bertemu dengannya, berbicara dengannya, dan mencoba membersihkannya,” lajutnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dunia

Hendak Ditangkap, Mantan Presiden Peru Bunuh Diri

Published

on

Prosesi pemakaman Mantan Presiden Peru, Alan Garcia (Foto: AFP)

Geosiar.com, Peru – Terlibat kasus suap, mantan Presiden Peru Alan Garcia menembak kepalanya saat pihak kepolisian hendak menangkap di kediamannya, lingkungan kelas atas Miraflores di Lima, Rabu (17/4/2019).

Alan Garcia dituduh melakukan suap dengan sejumlah pejabat lainnya terkait Terminal ATM perusahaan Belanda dalam memenangkan konsesi 2011 untuk mengoperasikan terminal di pelabuhan Callao, di ibu kota Lima.

Selain itu, Garcia menerima tudingan kasus suap dari perusahaan pembangunan Brazil, Odebrecht. Kasus ini termasuk skandal suap terbesar di Amerika Latin.

Pihak kepolisian setempat memberikan pernyataan bahwa Garcia sempat di bawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan dan meninggal setelah menjalani operasi.

Presiden Peru Martin Vizcarra, mengkonfirmasi berita duka tersebut melalui akun instagram miliknya.

“Kami kecewa dan sedih mendengar kabar ini, kami berbelasungkawa atas kematiannya,” tulis Vizcarra melalui akun twitternya.

Presiden dua periode tersebut merupakan satu dari empat mantan presiden Peru yang terlibat dalam berbagai skandal suap. Catatan korupsinya diketahui dilakukan bersama Pedro Pablo Kuczynski (2016), Ollanta Humala (2011) dan Alejandro Toledo (2001).

Continue Reading

Dunia

Korut Uji Coba Senjata Baru, Kim Jong-un ‘Puas’

Published

on

Kim Jong-un memimpin langsung uji coba senjata taktis tipe baru produksi Korea Utara pada Kamis (18/4/2019) pagi. (Foto: Reuters)

Geosiar.com, Korut – Peluncuran senjata baru Korea Utara (Korut) sedang dalam tahap uji coba. Pemimpin Korut, Kim Jong-un turun langsung ke lapangan untuk menyaksikan uji coba senjata yang dipandu secara taktis tersebut, Kamis (18/4/2019) pagi.

Dilaporkan dari kantor berita Korut KCNA, uji coba senjata dilakukan dengan sejumlah mode tembakan ke arah target-target berbeda. Kim menjelaskan, senjata terbaru miliknya itu merupakan modifikasi dari senjata sebelumnya.

“Senjata ini merupakan mode termutakhir dari penerbangan pemandu dengan hulu ledak yang paling kuat,” kata Kim Jong-un dalam pernyataan yang dilansir kantor berita KCNA.

Kim juga menegaskan, senjata ini merupakan bentuk peningkatan kekuatan militer Korut. Kim pun mengatakan kepuasannya atas kinerja senjata baru tersebut.

“Rampungnya pengembangan sistem senjata tersebut menjadi peristiwa yang sangat penting dalam meningkatkan kekuatan tempur militer Korut,” imbuh Kim.

Sebelumnya, lembaga Center for Strategic and International Studies (CSIS) memprediksikan Korut akan kembali melakukan operasi terkait persenjataan mereka setelah gagal mencapai kesepakatan dengan Presiden AS, Donald Trump.

Continue Reading

Dunia

Jokowi Unggul di Vietnam, Prabowo Menang di Suriah

Published

on

llustrasi Surat Suara

Geosiar.com, Jakarta – Hasil surat suara pemilihan umum (Pemilu) 2019 yang di luar negeri juga dihitung pada hari pencoblosan di Indonesia, Rabu (17/4/2019). Bagaimana hasilnya?

Seperti dikutip dari Antara, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan suara sebanyak 161 suara (70,6%). Sedangkan Prabowo-Sandiaga memperoleh 63 suara (27,6%).

Hal tersebut disampaikan dalam keterangan tertulis Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Hanoi.

Sementara di Timor Leste, Jokowi-Ma’ruf mendapat 2.739 suara dan Prabowo-Sandiaga memperoleh 578 suara. Jokowi memperoleh 81,88% suara.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Beirut mengatakan bahwa Jokowi memperoleh 110 suara sementara Prabowo mendapat 61 suara.

Namun di Suriah menghasilkan suara yang berbeda. Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Damaskus menyampaikan bahwa Prabowo-Sandi unggul dengan total perolehan suara sebanyak 83 suara sementara Jokowi memperoleh 48 suara.

Continue Reading

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com