Connect with us

Lifestyle

Ungkap Manfaat Minyak Zaitun untuk Rambut

Published

on

Ilustrasi (alodokter.com)

Geosiar.com, Lifestyle – Pernahkah anda mendengar masker rambut atau kondisioner dari minyak zaitun? Ternyata selain minyak kelapa, minyak zaitun juga tengah populer digunakan sebagai perawatan rambut, sudahkah anda coba?

Minyak kelapa saja diklaim dapat menyebabkan penumpukan protein di kutikula rambut jika digunakan dalam jangka panjang, bagaimana dengan minyak zaitun?

Dikutip dari stylecaster.com, penumpukan protein dapat membuat rambut rapuh dan keriting. Apakah minyak zaitun juga memiliki efek yang sama?

Istimewanya, minyak zaitun terbukti bagus digunakan untuk rambut, terutama untuk rambut yang sangat membutuhkan kelembapan. Minyak kelapa dan minyak zaitun sama-sama memiliki manfaat yang baik untuk memberikan kelembapan bagi kulit dan rambut.

Minyak zaitun mempunyai kandungan yang lebih berat dan lebih kaya daripada minyak kelapa, membuatnya bagus digunakan bagi si pemilik rambut keriting, rambut rusak, dan rambut diwarnai. Semua jenis rambut cenderung memiliki poros berpori yang tidak dapat menahan kelembapan alami, membuatnya rapuh, dan kering.

Menggunakan minyak zaitun yang kaya akan asam lemak omega 3 dan vitamin E pada rambut dapat menyeimbangkan kemampuan rambut menahan kelembapan. Sedangkan vitamin E yang terkandung dalam minyak zaitun dapat membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas, paparan sinar matahari, dan polusi.

Manfaat minyak zaitun akan bertahan sampai rambut dicuci menggunakan sampo. Bagaimana dengan membeli produk perawatan rambut yang memiliki kandungan minyak zaitun? Apakah sama saja?

Tingkat kandungan minyak zaitun yang ditemukan dalam produk perawatan rambut biasanya sangat rendah, tidak benar-benar bisa menembus ke dalam rambut. Untuk itu, jika ingin menggunakan minyak zaitun alami sebagai perawatan rambut, dilansir dari fimela.com, berikut langkah-langkahnya.

Panaskan secangkir minyak zaitun yang telah dicampur dengan air hangat ke dalam microwave, kemudian taruh ke dalam sebuah botol. Bagi rambut menjadi tiga bagian sebelum mengaplikasikan minyak zaitun, pijatkan dari akar ke ujung.

Bungkus kepala selama 30 menit, keramas, lalu keringkan rambut seperti biasa. Sudah pernah coba merawat rambut menggunakan minyak zaitun?

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Ini Jenis Makanan Penyebab Diabetes

Published

on

Ilustrasi cek gula darah

Geosiar.com, Kesehatan –  Diabetes selalu jadi momok yang menakutkan. Komplikasi yang disebabkan bisa mengancam nyawa. Di dunia, dilaporkan perkirakan ada sekitar 245 juta orang berjuang melawan diabetes. Sementara di Indonesia, prevalensi diabetes naik menjadi 8,5 persen pada 2018 dari sebelumnya 6,9 persen pada 2013.

Diabetes terjadi ketika tubuh tak dapat menggunakan insulin salah satu bagian penting dari sistem metabolisme tubuh dengan baik.

Gaya hidup tak sehat menjadi ‘terdakwa’ dari tak berfungsinya insulin dalam tubuh ini. Khususnya gaya hidup dalam memilih makanan. Dalam European Journal of Nutrition, disebutkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2.

Jika seseorang ingin menurunkan risiko diabetes, maka ada baiknya untuk mulai getol melakoni diet sehat yang diisi oleh makanan-makanan bergizi. Dengan catatan, usaha itu harus dilakukan berbarengan dengan aktivitas olahraga dan manajemen stres.

Berikut jenis makanan yang bisa meningkatkan risiko diabetes diambil dari berbagai sumber.

Karbohidrat olahan

Ketika sumber karbohidrat diolah, vitamin dan mineral yang ada di dalamnya tentu akan hilang.

Kalori tanpa nutrisi ditambah dengan kandungan gula tinggi merupakan pelaku utama penyebab diabetes. Sebiasa mungkin, Anda perlu menghindari makanan jenis ini.

Sifat karbohidrat olahan yang mudah dicerna membuat makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin. Seiring berjalannya waktu, kondisi itu bakal berujung pada diabetes tipe-2.

Dalam Archives of Internal Medicine yang dipublikasikan di JAMA Network, disebutkan bahwa pola makan tinggi karbohidrat olahan meningkatkan risiko diabetes tipe-2 sebesar 21 persen.

Untuk mengurangi risiko itu, artinya Anda perlu membatasi asupan makanan karbohidrat olahan seperti roti, biskuit, dan pasta.

Minuman manis

Sudah jadi rahasia umum bahwa minuman manis dengan kandungan gula tinggi menjadi penyebab utama diabetes tipe-2. Gula, sebagaimana diketahui, dapat menyebabkan resistensi insulin.

Mengutip Healthline, meminum satu hingga dua gelas minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 sehingga 26 persen.

Untuk tetap terhidrasi, Anda bisa mengurangi konsumsi minuman manis dan memperbanyak air mineral untuk tubuh.

Lemak trans dan jenuh

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe-2. Sementara lemak jenuh diketahui mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Lemak jenuh dapat ditemukan di sejumlah sumber makanan seperti daging, mentega, susu, dan keju.

Berbeda dengan lemak jenuh, lemak trans merupakan salah satu bentuk dari lemak tak jenuh yang bisa membawa Anda pada risiko diabetes. Umumnya, lemak trans ditemukan dalam makanan kemasan dan makanan yang digoreng atau dipanggang dengan minyak.

Untuk menghindari lemak trans, Anda bisa menggunakan minyak zaitun saat menggorang.

Daging merah

Daging merah, baik yang olahan atau tidak, sama-sama terkait dengan diabetes tipe-2. Sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa 3 ons daging merah per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 hingga 19 persen. Sementara konsumsi daging olahan bisa meningkatkan risiko hingga 51 persen.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda beralih pada sumber protein yang mampu meningkatkan kesehatan seperti ikan. Atau, jika Anda ingin merasakan nikmatnya daging merah, Anda bisa mengombinasikannya dengan semangkuk sayur.

Continue Reading

Lifestyle

Ini Dia 5 Alasan Rambut Selalu Lepek

Published

on

Ilustrasi Rambut Lepek

Geosiar.com, Lifestyle – Salah satu kesalahan pada rambut adalah kelepekan. Rambut yang selalu lepek tidak peduli apapun yang dilakukan? Ingin membuat rambut agar terlihat bagus? Terlebih dahulu cari tahu apa yang membuat rambut selalu lepek.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa rambut selalu lepek dikutip dari cheatsheet.com, Rabu (14/11/2018). Penasaran? Ini dia

1. Minyak

Minyak menjadi penyebab utama kepelekan rambut. Minyak bisa terbentuk dari kombinasi kelembapan, kotoran, dan minyak alami yang dihasilkan oleh rambut itu sendiri sepanjang hari. Minyak bisa diatasi dengan mengaplikasikan sampo kering untuk menyerap kelebihan minyak. Sudah sering coba cara ini?

2. Rambut lurus

Meskipun jauh lebih mudah merawat rambut lurus, tetapi jenis rambut yang satu ini juga cenderung mudah lepek karena kurangnya tekstur alami. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan sisir yang tepat sesuai jenis rambutmu.

3. Rambut tipis

Seperti halnya dengan rambut lurus, rambut tipis biasanya bersifat genetik. Untuk memberi tampilan rambut yang lebih tebal, coba dengan ekstensi rambut yang bisa dilepas.

Penataan rambut yang berlebihan

4. Penataan

Rambut lepek juga bisa disebabkan oleh penataan yang buruk. Sering menggunakan alat pelurus rambut?

Pastikan untuk tidak pernah menggunakannya dari akar rambut karena jelas akan membuat rambut terlihat lepek. Atau bisa juga menggunakan hairspray untuk menambahkan tekstur pada rambut.

5. Menggunakan produk yang tidak tepat

Jika rambut terus menerus lepek, perhatikanlah lagi produk yang digunakan selama ini. Siapa tahu anda salah menggunakan produk.

Menggunakan sembarang produk tidak akan menyelesaikan masalah. Selain produk, cara mengaplikasikan produk tersebut juga memiliki peranan yang besar. Seperti mengaplikasikan kondisioner terlalu dekat dengan akar rambut. Atau tidak membilas sampo dengan bersih, pernah mengalaminya?

Continue Reading

Lifestyle

Dijamin Ampuh! Basmi Ketombe dengan Ramuan Cuka Apel

Published

on

Ilustrasi Cuka Apel

Geosiar.com, Lifestyle – Ketombe merupakan masalah umum yang terjadi pada rambut. Akan tetapi untuk sejumlah orang ketombe adalah masalah membandel yang sulit dihadapi. Memang agak rumit untuk mengatasinya, salah pilih sampo sedikit saja bisa-bisa ketombe semakin menjadi-jadi.

Untuk mengatasinya harus lakukan perawatan menyeluruh sampai ke kulit kepala. Banyak produk di pasaran yang mengklaim mampu mengatasi ketombe. Namun sayangnya belum tentu produk tersebut langsung cocok atau tidak menimbulkan reaksi negatif di kulit.

Bilamana cocok, menggunakannya harus terus menerus bisa membuat rambutmu rusak karena terus menerus kena paparan bahan kimia. Jadi, mari coba yang alami untuk atasi ketombe dengan menggunakan cuka apel. Berikut caranya!

Campurkan 1/2 gelas air, 1/2 gelas air mawar, 2 sdm cuka apel, dan 2 sdm perasan air lemon, lalu aduk sampai rata. Aplikasikan ramuan tersebut secara merata ke rambut setelah keramas dengan sampo dan kondisioner seperti biasa sambil memijatnya dengan jari selama 3-5 menit.

Selanjutnya, jangan langsung bilas. Diamkan dulu sampai 20 menit, lalu bilas dengan air dingin sampai bersih. Gunakan seminggu sekali selama rambut berketombe.

Diketahui Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat merawat kulit kepala saat berketombe. Cuka apel juga membersihkan kulit kepala dari kotoran yang menyumbat kulit kepala sehingga menyebabkan munculnya ketombe. Kadar minyak di kulit kepala juga terjada tetap seimbang berkat cuka apel.

Seperti cuka apel, air lemon juga dapat berfungsi membersihkan kulit kepala dan membuatnya lebih sehat. Sementara air mawar, selain wangi juga bisa membuat kulit kepala lebih halus dan terhindar dari ketombe.

Continue Reading
Advertisement

Trending