Connect with us

Nasional

40 Caleg Eks Napi Korupsi akan Diumumkan KPU

Published

on

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Geosiar.com, Jakarta – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyampaikan bahwa pihaknya mendapat saran dari pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengumumkan calon anggota legislatif (caleg) baik di tingkat DPR, DPRD, serta DPD yang berstatus mantan narapidana kasus korupsi.

“Hasil diskusi (pimpinan KPK) memberikan saran kepada KPU untuk mengumumkan kepada publik 40 orang mantan narapidana korupsi yang sekarang menjadi calon anggota DPR, DPRD, dan DPD,” ujar Wahyu di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Wahyu menyatakan akan membawa saran pimpinan KPK itu dalam rapat pleno KPU. Dia menilai kemungkinan besar pihaknya akan mengumumkan 40 orang calon anggota DPR, DPRD, dan DPD yang menyandang status mantan koruptor serta lama hukumannya.

Keputusan mengumumkan caleg mantan napi kasus korupsi merupakan salah satu upaya pihaknya melindungi hak politik masyarakat dalam memilih wakilnya. KPU, kata Wahyu wajib memberikan informasi yang utuh tentang para caleg yang ikut kompetisi pada Pemilu 2019.

“Jadi itu bagian dari pelayanan KPU untuk menjaga hak politik pemilih dalam Pemilu 2019,” ujarnya.

Di samping itu, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan bahwa pihaknya berharap hasil pemilihan legislatif (Pileg) 2019 mendatang tak menambah deretan pelaku korupsi. Sampai saat ini, kata Febri, KPK telah menjerat 69 anggota DPR dan 150 anggota DPRD.

“Tentu kami berharap hasil pemilu legislatif nanti tidak menambah deretan pelaku korupsi itu,” kata Febri.

Febri mengatakan pihaknya juga mendorong meminimalisir politik uang dalam pesta demokrasi lima tahunan. Menurut Febri, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di tengah masa kampanye Pemilu 2019 ini.

“Bagaimana masyarakat memahami bahwa politik uang itu tidak hanya beresiko dalam jangka pendek, bahkan juga beresiko melahirkan pelaku korupsi yang baru nanti setelah mereka menjabat,” ujarnya.

“Kami memanfaatkan waktu kampanye ini untuk melalukan sosialisasi melalui berbagai media kepada masyarakat luas terkait dengan gerakan anti politik uang,” sambung dia.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pasca Diberitakan, BBPJN Wilayah Sumut Lakukan Perawatan Jalan Nasional Di Kabupaten Karo

Published

on

Lokasi perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo

Geosiar – Tanahkaro – Pasca pemberitaan terkait Banyaknya titik titik permukaan jalan yang sangat memprihatinkan dan dalam kondisi kerusakan parah hampir di sepanjang permukaan Jalan Nasional jamin ginting di kabupaten Karo – batas Kabupaten Deliserdang hingga Ruas Simpang Ujung aji batas kota kabanjahe, serta ditemukan banyak titik lubang menganga dan retak retak, serta asphalt yang terkelupas.

Hari ini, selasa (23/4) pihak Balai Besar Pelaksaanaan Jalan Nasional (BBPJN) wilayah sumut terlihat memulai pekerjaan perawatan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, dan dimulai dari seputaran taman hutan raya (Tahura).

Pihak BBPJN Wilayah Sumut, simanjuntak saat dikonfirmasi dilokasi pekerjaan menjelaskan “benar kita dari BBPJN, ini sudah dimulai dan rencananya hingga kecamatan merek nantinya, pembersihan dengan grader ini dilakukan agar jalan menjadi lebar serta pada saat hujan nantinya tidak terjadi genangan air pada permukaan jalan, dan untuk informasi lebih jelasnya silahkan hubungi pihak kantor aja bang, ujarnya kepada awak media geosiar.com.

Sebelumnya, senin (15/4) Geosiar telah menulis informasi didalam pemberitaan jalan nasional jamin ginting kabupaten karo, baca www.Geosiar.com : Penyelenggara jalan nasional Jamin Ginting Tunggu Jatuh Korban Jiwa.

Seperti diketahui, ada UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) yang mengatur secara rinci mengenai jalan, termasuk resiko dan sanksi pidana serta denda bagi penyelenggara jalan yang lalai serta abikatkan celaka bahkan akibatkan meninggal dunia, dapat diancam dengan hukum pidana./edy surbakti

Continue Reading

Nasional

Sandiaga Jenguk Relawan yang Kecelakaan saat Kelelahan Kawal Kotak Suara

Published

on

Sandiaga kunjungi relawan di Kampung Luar Batang, Penjaringan (Detik.com)

Geosiar.com, Jakarta – Calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno menjenguk relawan Prabowo-Sandi bernama Fatmawati yang mengalami kecelakaan motor karena kelelahan mengawal kotak suara. Sandiaga terjun langsung ke wilayah Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.

Tiba di kediaman Fatmawati di Kampung Luar Batang, RT 3 RW 01 No 11, Jakarta Utara, Selasa (23/4/2019) sekitar pukul 14.35 WIB, Sandi langsung diserbu warga yang berebut bersalaman dan berswafoto.

Kemudian Sandi bergegas ke rumah Fatmawati. Fatmawati tampak menangis haru melihat kedatangan pasangan capres Prabowo tersebut. Sandi kemudian bertanya soal kondisi kaki kanan Fatmawati yang dibalut perban.

Fatmawati menceritakan dirinya saat mengalami kecelakaan motor. Fatma mengaku kelelahan karena beberapa hari kurang tidur karena ikut mengawal surat suara di Kecamatan Penjaringan. Dia belum ke dokter melainkan hanya diurut.

Sandi tampak bersimpati. Dia menyarankan agar Fatmawati segera memeriksakan kondisi kakinya ke rumah sakit umum daerah (RSUD) terdekat agar tidak salah penanganan.

Sandi pun kemudian diajak bersantap di rumah Fatmawati. Para relawan Prabowo-Sandi sebelumnya telah memasak di rumah Fatmawati untuk menyambut Sandi. Pasangan Prabowo Subianto itu pun tampak menyantap hidangan tekwan yang disajikan.

Continue Reading

Ekonomi

Jokowi Minta Kementerian dan Lembaga Kurangi Belanja Barang Sebanyak-banyaknya

Published

on

Presiden Jokowi saat memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor (Kompas.com)

Geosiar.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo biasa disapa Jokowi meminta kepada kementerian dan lembaga agar memperbanyak belanja modal dan mengurangi belanja barang.

Perintah tersebut disampaikan Presiden Jokowi ketika memimpin rapat kabinet paripurna di Istana Kepresidenan, Bogor, pada Selasa (23/4/2019) pagi.

“Kemarin juga sudah kita sampaikan bahwa belanja modal agar diperkuat, agar ditingkatkan. Semua kementerian harus bisa memaksa organisasinya agar penyerapan anggaran betul-betul bisa direalisasikan,” ungkap Jokowi.

Jokowi menambahkan, dalam konteks belanja modal di level provinsi, kabupaten dan kota, masih ada kecenderungan berkutat pada infrastruktur.

Oleh sebab itu, mantan gubernur DKI Jakarta ini ingin adanya penambahan anggaran di Kementerian PUPR, supaya infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jalan arteri dapat diwujudkan.

Jokowi juga meminta untuk mengurangi belanja barang sebanyak mungkin. Dia meminta kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk melihat dokumen APBN tahun-tahun sebelumnya dan memilih mana yang cocok untuk memangkas belanja barang.

Continue Reading
Advertisement
Advertisement

Trending

Alamat Redaksi : Jl. Mataram No. 21 Gedung Catolic Center Lt 2 Medan – Sumatera Utara, Telp. +626180514970 Email : geosiar.com@gmail.com Copyright © 2017-2018 Geosiar.Com