Connect with us

Lifestyle

Berikut Cara Masak Kangkung Agar Tidak Menghitam

Published

on

Ilustrasi (merdeka.com)

Geosiar.com, Lifestyle – Bagaimana sih cara agar saat memasak kangkung tidak hitam? Sayur kangkung yang ditumis memang mudah sekali berubah warna menjadi hitam dan menyusut. Penampilannya pun tidak lagi menarik.

Cara memasak kangkung memang harus diperhatikan agar tidak menghitam. Berikut, ada trik dan tips sederhana yang bisa langsung kita coba untuk membuat kangkung tetap segar dan hijau saat ditumis. Selengkapnya, mari simak infonya berikut ini dikutip fimela.

1. Langsung gunakan api besar

Perbesar api kompor saat bumbu yang ditumis telah beraroma harum. Setelah itu sayur kangkung langsung dimasukkan. Penggunaan api besar ini akan membuat kangkung lebih cepat matang. Sehingga kangkung tak perlu berlama-lama kena panas kompor. Warna hijau sayur pun bisa terjaga dan tidak langsung berubah hitam.

2. Jangan banyak menambahkan air

Ketika menumis kankung, tambahkan air sedikit saja. Jangan sampai kebanyakan. Terlalu banyak air hanya akan membuat sayur kangkung lebih cepat layu dan lembek, warnanya pun tidak cantik lagi. Tapi kalau bumbu tumisan sudah mengandung air, tak perlu menambahkan air lagi saat menumis kangkung.

3. Tambah sedikit air perasan lemon

Kangkung yang akan dimasak bisa diberi air perasan lemon secukupnya. Setelah itu, kangkung bisa diolah seperti biasa. Penambahan air perasan lemon ini pun bisa menambah cita rasa segar pada kangkung.

Tidak terlalu sulit kan memasak kangkung agar tidak hitam ini? Sekarang saatnya untuk mencoba langsung. Semoga hasilnya benar-benar memuaskan dan sesuai harapan untuk dinikmati bersama seluruh anggota keluarga.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kesehatan

Ini Jenis Makanan Penyebab Diabetes

Published

on

Ilustrasi cek gula darah

Geosiar.com, Kesehatan –  Diabetes selalu jadi momok yang menakutkan. Komplikasi yang disebabkan bisa mengancam nyawa. Di dunia, dilaporkan perkirakan ada sekitar 245 juta orang berjuang melawan diabetes. Sementara di Indonesia, prevalensi diabetes naik menjadi 8,5 persen pada 2018 dari sebelumnya 6,9 persen pada 2013.

Diabetes terjadi ketika tubuh tak dapat menggunakan insulin salah satu bagian penting dari sistem metabolisme tubuh dengan baik.

Gaya hidup tak sehat menjadi ‘terdakwa’ dari tak berfungsinya insulin dalam tubuh ini. Khususnya gaya hidup dalam memilih makanan. Dalam European Journal of Nutrition, disebutkan bahwa terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2.

Jika seseorang ingin menurunkan risiko diabetes, maka ada baiknya untuk mulai getol melakoni diet sehat yang diisi oleh makanan-makanan bergizi. Dengan catatan, usaha itu harus dilakukan berbarengan dengan aktivitas olahraga dan manajemen stres.

Berikut jenis makanan yang bisa meningkatkan risiko diabetes diambil dari berbagai sumber.

Karbohidrat olahan

Ketika sumber karbohidrat diolah, vitamin dan mineral yang ada di dalamnya tentu akan hilang.

Kalori tanpa nutrisi ditambah dengan kandungan gula tinggi merupakan pelaku utama penyebab diabetes. Sebiasa mungkin, Anda perlu menghindari makanan jenis ini.

Sifat karbohidrat olahan yang mudah dicerna membuat makanan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan kadar insulin. Seiring berjalannya waktu, kondisi itu bakal berujung pada diabetes tipe-2.

Dalam Archives of Internal Medicine yang dipublikasikan di JAMA Network, disebutkan bahwa pola makan tinggi karbohidrat olahan meningkatkan risiko diabetes tipe-2 sebesar 21 persen.

Untuk mengurangi risiko itu, artinya Anda perlu membatasi asupan makanan karbohidrat olahan seperti roti, biskuit, dan pasta.

Minuman manis

Sudah jadi rahasia umum bahwa minuman manis dengan kandungan gula tinggi menjadi penyebab utama diabetes tipe-2. Gula, sebagaimana diketahui, dapat menyebabkan resistensi insulin.

Mengutip Healthline, meminum satu hingga dua gelas minuman manis per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 sehingga 26 persen.

Untuk tetap terhidrasi, Anda bisa mengurangi konsumsi minuman manis dan memperbanyak air mineral untuk tubuh.

Lemak trans dan jenuh

Kolesterol tinggi merupakan salah satu faktor risiko diabetes tipe-2. Sementara lemak jenuh diketahui mampu meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Lemak jenuh dapat ditemukan di sejumlah sumber makanan seperti daging, mentega, susu, dan keju.

Berbeda dengan lemak jenuh, lemak trans merupakan salah satu bentuk dari lemak tak jenuh yang bisa membawa Anda pada risiko diabetes. Umumnya, lemak trans ditemukan dalam makanan kemasan dan makanan yang digoreng atau dipanggang dengan minyak.

Untuk menghindari lemak trans, Anda bisa menggunakan minyak zaitun saat menggorang.

Daging merah

Daging merah, baik yang olahan atau tidak, sama-sama terkait dengan diabetes tipe-2. Sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa 3 ons daging merah per hari dapat meningkatkan risiko diabetes tipe-2 hingga 19 persen. Sementara konsumsi daging olahan bisa meningkatkan risiko hingga 51 persen.

Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda beralih pada sumber protein yang mampu meningkatkan kesehatan seperti ikan. Atau, jika Anda ingin merasakan nikmatnya daging merah, Anda bisa mengombinasikannya dengan semangkuk sayur.

Continue Reading

Lifestyle

Ini Dia 5 Alasan Rambut Selalu Lepek

Published

on

Ilustrasi Rambut Lepek

Geosiar.com, Lifestyle – Salah satu kesalahan pada rambut adalah kelepekan. Rambut yang selalu lepek tidak peduli apapun yang dilakukan? Ingin membuat rambut agar terlihat bagus? Terlebih dahulu cari tahu apa yang membuat rambut selalu lepek.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa rambut selalu lepek dikutip dari cheatsheet.com, Rabu (14/11/2018). Penasaran? Ini dia

1. Minyak

Minyak menjadi penyebab utama kepelekan rambut. Minyak bisa terbentuk dari kombinasi kelembapan, kotoran, dan minyak alami yang dihasilkan oleh rambut itu sendiri sepanjang hari. Minyak bisa diatasi dengan mengaplikasikan sampo kering untuk menyerap kelebihan minyak. Sudah sering coba cara ini?

2. Rambut lurus

Meskipun jauh lebih mudah merawat rambut lurus, tetapi jenis rambut yang satu ini juga cenderung mudah lepek karena kurangnya tekstur alami. Cara mengatasinya adalah dengan menggunakan sisir yang tepat sesuai jenis rambutmu.

3. Rambut tipis

Seperti halnya dengan rambut lurus, rambut tipis biasanya bersifat genetik. Untuk memberi tampilan rambut yang lebih tebal, coba dengan ekstensi rambut yang bisa dilepas.

Penataan rambut yang berlebihan

4. Penataan

Rambut lepek juga bisa disebabkan oleh penataan yang buruk. Sering menggunakan alat pelurus rambut?

Pastikan untuk tidak pernah menggunakannya dari akar rambut karena jelas akan membuat rambut terlihat lepek. Atau bisa juga menggunakan hairspray untuk menambahkan tekstur pada rambut.

5. Menggunakan produk yang tidak tepat

Jika rambut terus menerus lepek, perhatikanlah lagi produk yang digunakan selama ini. Siapa tahu anda salah menggunakan produk.

Menggunakan sembarang produk tidak akan menyelesaikan masalah. Selain produk, cara mengaplikasikan produk tersebut juga memiliki peranan yang besar. Seperti mengaplikasikan kondisioner terlalu dekat dengan akar rambut. Atau tidak membilas sampo dengan bersih, pernah mengalaminya?

Continue Reading

Lifestyle

Dijamin Ampuh! Basmi Ketombe dengan Ramuan Cuka Apel

Published

on

Ilustrasi Cuka Apel

Geosiar.com, Lifestyle – Ketombe merupakan masalah umum yang terjadi pada rambut. Akan tetapi untuk sejumlah orang ketombe adalah masalah membandel yang sulit dihadapi. Memang agak rumit untuk mengatasinya, salah pilih sampo sedikit saja bisa-bisa ketombe semakin menjadi-jadi.

Untuk mengatasinya harus lakukan perawatan menyeluruh sampai ke kulit kepala. Banyak produk di pasaran yang mengklaim mampu mengatasi ketombe. Namun sayangnya belum tentu produk tersebut langsung cocok atau tidak menimbulkan reaksi negatif di kulit.

Bilamana cocok, menggunakannya harus terus menerus bisa membuat rambutmu rusak karena terus menerus kena paparan bahan kimia. Jadi, mari coba yang alami untuk atasi ketombe dengan menggunakan cuka apel. Berikut caranya!

Campurkan 1/2 gelas air, 1/2 gelas air mawar, 2 sdm cuka apel, dan 2 sdm perasan air lemon, lalu aduk sampai rata. Aplikasikan ramuan tersebut secara merata ke rambut setelah keramas dengan sampo dan kondisioner seperti biasa sambil memijatnya dengan jari selama 3-5 menit.

Selanjutnya, jangan langsung bilas. Diamkan dulu sampai 20 menit, lalu bilas dengan air dingin sampai bersih. Gunakan seminggu sekali selama rambut berketombe.

Diketahui Cuka apel memiliki sifat antibakteri dan antijamur yang dapat merawat kulit kepala saat berketombe. Cuka apel juga membersihkan kulit kepala dari kotoran yang menyumbat kulit kepala sehingga menyebabkan munculnya ketombe. Kadar minyak di kulit kepala juga terjada tetap seimbang berkat cuka apel.

Seperti cuka apel, air lemon juga dapat berfungsi membersihkan kulit kepala dan membuatnya lebih sehat. Sementara air mawar, selain wangi juga bisa membuat kulit kepala lebih halus dan terhindar dari ketombe.

Continue Reading
Advertisement

Trending